Menu

Mode Gelap
Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditersangkakan, Dugaan Korupsi Asabri hingga PLN KKP Tambah 10 Kapal Pengawas dan Perluas Dermaga Batam untuk Berantas Illegal Fishing di Natuna Lewat Program TJSL, KAI Salurkan Beasiswa Rp300 Juta untuk Lima Anak Korban Kecelakaan KA di Bekasi Timur Lima KA Berrelasi Terpanjang di Sumatra Catat Kenaikan Penumpang pada Semester I 2026 Gedung GOS Resmi Berubah Fungsi Menjadi Taman Budaya Negeri Gayo Bima Alfath Perkenalkan Single “Cinta Tak Bernyawa”, Siap Tampil Perdana di Panggung NEW CELEBRITY

RAGAM

Desakan Manfaatkan Bandara Rembele sebagai Pusat Operasi Kemanusiaan untuk Wilayah Gayo

badge-check


 Desakan Manfaatkan Bandara Rembele sebagai Pusat Operasi Kemanusiaan untuk Wilayah Gayo Perbesar

Wartatrans.com, ACEH — Sejumlah pihak mendesak pemerintah pusat dan daerah untuk segera memaksimalkan Bandara Rembele di Kabupaten Bener Meriah sebagai pusat operasi penanganan darurat pascabencana yang telah mengisolasi empat kabupaten di kawasan Gayo, Aceh. Kabupaten Bener Meriah, Aceh Tengah, Gayo Lues, dan Aceh Tenggara dilaporkan terputus total akibat jalan longsor, jembatan ambruk, serta kerusakan infrastruktur lainnya.

Dalam pernyataan yang beredar, masyarakat mempertanyakan mengapa langkah strategis melalui jalur udara belum segera diambil, padahal akses darat dinilai tidak lagi memungkinkan untuk memastikan distribusi bantuan serta evakuasi warga.

“Sudah sejak Rabu diberitakan bahwa kerusakan parah terjadi di mana-mana. Jalan longsor, jembatan putus, akses lumpuh total. Jika darat tidak memungkinkan, maka jalur udara harus dimaksimalkan,” ujar Wira, seorang warga yang mengaku prihatin melihat kondisi tersebut.

Ia menilai Bandara Rembele seharusnya dapat dijadikan hub logistik utama, dengan pesawat Hercules digunakan sebagai feeder untuk membawa bantuan dari Jakarta, Medan, Banda Aceh, dan kota-kota lain. Dari Rembele, bantuan dapat diteruskan menggunakan helikopter dan pesawat kecil ke titik-titik krisis yang masih terisolasi.

Kritik juga diarahkan kepada pihak berwenang yang dinilai lamban dalam mengerahkan armada udara milik negara. Warga mempertanyakan kurangnya helikopter dan pesawat kecil yang semestinya dapat dikerahkan dari pangkalan udara di Jakarta, Sumatera Utara, hingga Blang Bintang.

“Apakah kita terlalu miskin pesawat kecil dan helikopter untuk mengatasi situasi seperti ini? Banyak warga terjebak, logistik mereka menipis, bahkan ada yang harus menyeberangkan jenazah dengan tali. Mengapa operasi udara tidak segera diperbesar?” tegasnya.

Ia meminta pemerintah bertindak cepat, tidak hanya menyampaikan laporan kerusakan, tetapi mengambil langkah konkret demi keselamatan warga.

“Segera manfaatkan Bandara Rembele sebagai pusat bantuan. Ini bukan sekadar soal logistik, tetapi soal nyawa dan harga diri,” ujarnya menutup pernyataan tersebut.*** (Jasa)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Jum’at Berkah Aceh Bangun Ukhuwah Lewat Segelas Kopi dan Sepotong Kue di Masjid tansaran 

10 Juli 2026 - 20:37 WIB

Nobar Perempatfinal Hingga Final Piala Dunia 2026 Dihadirkan InJourney Airports di 7 Bandara

10 Juli 2026 - 18:55 WIB

Omah Jangan Diam Terus, Resto di Depok yang Menyajikan Kelezatan, Perjalanan, dan Nilai Kemanusiaan

10 Juli 2026 - 17:05 WIB

Pelita Air Hadirkan Senandung Musikal Maliq & D’Essentials di Penerbangan

10 Juli 2026 - 15:42 WIB

Anggota DPR RI Fraksi NasDem Rachmat Gobel Meninggal Dunia di Usia 63 Tahun

10 Juli 2026 - 09:27 WIB

Sengkarut 4 Blok Lahan Kosong Negara di Kemayoran: Ketegasan Negara Menghilang?

10 Juli 2026 - 09:11 WIB

Pasar K-Culture Melejit, Destinasi Baru Incar Cuan di Jakarta

10 Juli 2026 - 04:10 WIB

Sabet Penghargaan, Model 3R mGanik Jadi Terobosan Kebuntuan Diabetes Tipe 2

10 Juli 2026 - 04:05 WIB

TEMUAN BPK: Defisit Keuangan Membengkak, Transparansi Perjalanan Dinas Pemko Subulussalam Dipertanyakan

10 Juli 2026 - 03:56 WIB

Tindak Lanjut MoU, Tani Merdeka Indonesia Aceh Tengah dan PT Bio Energy Rimba Perkuat Pendampingan Petani

10 Juli 2026 - 03:44 WIB

Trending di RAGAM