Menu ✖

Mode Gelap
Penumpang KA Joglosemarkerto Tembus 1,1 Juta hingga September 2026, Naik 9,73 Persen Tarif TransJakarta Disesuaikan 2027 Industri Pelayaran Kejar Nilai Ekspor, Bukan Sekadar Tambah Kapal BNI Tawarkan Investasi SBN SBR015 via wondr, Imbal Hasil hingga 6,85% APJAPI Nilai Layanan Bagasi Citilink Bertentangan dengan Aturan Yes, BNI Tingkatkan Layanan Keuangan Digital bagi Nasabah Emerald dan Private

ANJUNGAN

Di Bulan K3 Nasional 2026, IPC TPK Dorong Budaya Sadar Keselamatan di Warakas

badge-check


 Pramestie Wulandary, Corporate Secretary PT IPC Terminal Petikemas, menyampaikan sambutan pada Program TJSL Pelatihan Tanggap Darurat Kebakaran bagi warga Kelurahan Warakas Perbesar

Pramestie Wulandary, Corporate Secretary PT IPC Terminal Petikemas, menyampaikan sambutan pada Program TJSL Pelatihan Tanggap Darurat Kebakaran bagi warga Kelurahan Warakas

Wartatrans.com, JAKARTA – IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) terus memperkuat komitmennya dalam menciptakan lingkungan pelabuhan yang aman, tangguh, dan berkelanjutan. Upaya membangun kawasan pelabuhan yang aman tidak hanya dilakukan dari dalam area operasional, tetapi juga dengan melibatkan masyarakat sekitar.

Melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), IPC TPK menyelenggarakan Pelatihan Tanggap Darurat Kebakaran bagi warga Kelurahan Warakas, Tanjung Priok, Jakarta Utara, yang digelar dalam rangka Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Nasional 2026.

Kelurahan Warakas merupakan kawasan padat penduduk yang berbatasan langsung dengan area Pelabuhan Tanjung Priok dan memiliki potensi risiko kebakaran cukup tinggi. Menyadari kondisi tersebut, IPC TPK mengambil langkah preventif dengan membekali warga keterampilan dasar penanganan keadaan darurat, sehingga respons awal dapat dilakukan secara cepat sebelum risiko meluas.

Sebanyak 50 peserta perwakilan dari 14 Rukun Warga (RW), Karang Taruna, PPSU, Babinsa, PKK serta perangkat kelurahan lainnya mengikuti pelatihan yang diselenggarakan bekerja sama dengan Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Kota Sektor Kecamatan Tanjung Priok. Dalam kegiatan ini, peserta mendapatkan pembekalan mulai dari teori pencegahan kebakaran, pengenalan jenis sumber api, praktik penggunaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR), hingga simulasi pemadaman kebakaran skala kecil.

Sebagai bentuk dukungan nyata terhadap kesiapsiagaan lingkungan, IPC TPK menyampaikan bantuan berupa 5 unit APAR baru serta melakukan pengisian ulang 33 unit APAR milik warga, sehingga warga sarana memiliki sarana penanganan kebakaran mandiri yang dapat digunakan saat kondisi darurat.

“Masyarakat sekitar merupakan bagian penting dari ekosistem pelabuhan. Ketika warga memiliki pengetahuan dan kesiapsiagaan dalam menangani kebakaran, risiko dapat diminimalkan dan lingkungan menjadi lebih aman bagi semua pihak. Keselamatan adalah tanggung jawab bersama, dan kolaborasi antara perusahaan, pemerintah, serta warga menjadi kunci terciptanya kawasan yang tangguh,” ujar Pramestie Wulandary, Corporate Secretary IPC TPK.

Dukungan terhadap kegiatan ini juga disampaikan oleh Sumarno, PLT Kepala Sektor Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Kecamatan Tanjung Priok.

“Harapannya dengan pelatihan dan pemahaman yang diberikan hari ini, angka kejadian kebakaran di Warakas dapat turun, sehingga masyarakat semakin siap dan sigap dalam menghadapi situasi darurat,” ujarnya.

Kegiatan ini dihadiri oleh Sri Diana Tungga Dewi, Lurah Warakas, sebagai bentuk sinergi antara pemerintah kelurahan dan perusahaan dalam memperkuat keselamatan lingkungan masyarakat.

Melalui pelatihan ini, IPC TPK mendorong lahirnya penggerak keselamatan (safety champion) di tingkat komunitas yang mampu menularkan pengetahuan dan membangun budaya sadar keselamatan secara berkelanjutan di lingkungan masing-masing.

Program TJSL ini sekaligus mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) poin 11 tentang Kota dan Permukiman Berkelanjutan, dengan memperkuat kesiapsiagaan masyarakat terhadap risiko kebakaran dan bencana di sekitar kawasan pelabuhan.

Ke depan, IPC TPK akan terus menghadirkan program TJSL yang berfokus pada peningkatan kapasitas masyarakat dan penguatan kolaborasi dengan pemangku kepentingan lokal, sebagai bagian dari komitmen membangun kawasan pelabuhan yang tidak hanya produktif, tetapi juga aman dan berkelanjutan.(ahmad)

 

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Industri Pelayaran Kejar Nilai Ekspor, Bukan Sekadar Tambah Kapal

6 Oktober 2026 - 17:04 WIB

8.336 Peserta Rekrutmen KAI Jalani Seleksi Kesehatan di Klinik Mediska Manggarai

6 Oktober 2026 - 14:05 WIB

Kekeringan Hampir Empat Bulan, Bupati Fakfak Kerahkan Seluruh OPD Bantu Salurkan Air Bersih

6 Oktober 2026 - 13:55 WIB

Almujaini Abdul Karim Kembali Pimpin Musara Gayo Jabodetabek

6 Oktober 2026 - 12:54 WIB

ASDP Nyatakan Layanan Ketapang–Gilimanuk Kembali Lancar

6 Oktober 2026 - 12:48 WIB

Kabut Asap Selimuti Karas, Polisi Sektor Karas Bagikan Masker kepada Warga Malakuli.

6 Oktober 2026 - 09:37 WIB

Becak Listrik Prabowo: Ketika Teknologi Datang ke Jalanan Rakyat

6 Oktober 2026 - 08:34 WIB

Putra Aceh Dipercaya Duduki Kursi BPK RI, Khaidir Abdurrahman Siap Emban Amanah

6 Oktober 2026 - 06:21 WIB

118 Bus Shuttle DAMRI Siap Layani Mobilitas Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026

6 Oktober 2026 - 05:31 WIB

Pelindo Regional 4 Raih Dua Penghargaan P-TEC 2026

6 Oktober 2026 - 05:25 WIB

Trending di ANJUNGAN