Menu

Mode Gelap
Terminal Teluk Lamong Bekali Warga Ring 1 dengan Kompetensi dan Sertifikasi Gada Pratama Kemenhub Optimalkan Transportasi Laut untuk Distribusi Bantuan Kemanusiaan Pascagempa NTT Di Tengah Dampak Gempa, Pelindo Hadir Bantu Masyarakat Flores DAMRI Hadirkan Promo Tarif Rp50.000 untuk Layanan Blok M–Bandara Soekarno-Hatta DAMRI Hadirkan Promo Cashback SPayLater selama Bulan Agustus 2026 IPC TPK Dorong Pemulihan Ekosistem Mangrove melalui Program “The North Green Movement”

BANDARA

Ditjen Hubud-DGAC Prancis Perbarui Kerja Sama Teknis Penerbangan Sipil

badge-check


 Ditjen Hubud-DGAC Prancis Perbarui Kerja Sama Teknis Penerbangan Sipil Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA  – Direktorat Jenderal Perhubungan Udara (Ditjen Hubud) Kementerian Perhubungan kembali menegaskan komitmennya dalam memperkuat kerja sama internasional di bidang penerbangan sipil.

Hal itu ditandai melalui penandatanganan Annex VI Kerja Sama Teknis Penerbangan Sipil antara Ditjen Hubud Republik Indonesia dan Direction Générale de l’Aviation Civile (DGAC) Prancis, yang pelaksanaannya didukung oleh Airbus.

Penandatanganan Annex VI dilakukan Kamis (2/7/2026) sebagai tindak lanjut atas kerja sama teknis yang telah terjalin antara Indonesia dan Prancis dalam mendukung pengembangan sektor penerbangan sipil.

Direktur Jenderal Perhubungan Udara, Lukman F. Laisa, menyampaikan, penandatanganan Annex VI merupakan langkah strategis memastikan keberlanjutan kerja sama teknis yang telah berjalan dengan baik sekaligus memperkuat kolaborasi kedua negara dalam menghadapi tantangan dan perkembangan sektor penerbangan sipil.

“Annex VI menjadi wujud nyata komitmen Indonesia dan Prancis dalam meningkatkan keselamatan, keamanan, dan keberlanjutan penerbangan sipil melalui penguatan kapasitas pengawasan, pengembangan sumber daya manusia, serta pertukaran pengetahuan, pengalaman, dan praktik terbaik,” jelas Dirjen Lukman.

Annex VI merupakan kelanjutan dari Technical Cooperation Agreement (TCA), yang telah disepakati pada tahun 2019 dan menjadi dasar pelaksanaan berbagai program kerja sama teknis di bidang penerbangan sipil antara Ditjen Hubud dan DGAC Prancis.

Dengan diberlakukannya Annex VI, maka Annex V yang sebelumnya menjadi dasar pelaksanaan kerja sama dinyatakan tidak berlaku lagi.

Ruang lingkup kerja sama dalam Annex VI meliputi penguatan sistem pengawasan keselamatan penerbangan sipil, peningkatan kompetensi sumber daya manusia di bidang penerbangan, pertukaran keahlian dan pengalaman, serta pelaksanaan berbagai kegiatan teknis lainnya yang mendukung implementasi standar dan rekomendasi Organisasi Penerbangan Sipil Internasional (ICAO).

“Melalui kerja sama ini, diharapkan kedua otoritas penerbangan sipil dapat terus saling berbagi pengalaman dan keahlian sehingga mampu meningkatkan kinerja penyelenggaraan penerbangan sipil, memperkuat penerapan standar keselamatan dan keamanan penerbangan, serta mendukung terciptanya sistem penerbangan yang semakin andal dan berdaya saing,” harapnya.

Senada dengan hal tersebut, Asia Pacific Cooperation Director, DGAC France, Thibaut Lallemand, menyampaikan bahwa pihaknya bangga dapat melanjutkan kemitraan strategis dengan Indonesia.

Menurutnya, keselamatan penerbangan merupakan prioritas utama yang menjadi landasan dalam setiap bentuk kerja sama antara kedua negara.

“Kami sangat bangga dapat melanjutkan kerja sama ini. Keselamatan selalu menjadi prioritas utama, dan setiap upaya yang mendukung peningkatan keselamatan penerbangan akan memberikan manfaat bagi Indonesia maupun Prancis. Melalui kerja sama yang erat, kedua negara dapat terus berbagi pengalaman dan memperkuat sistem penerbangan sipil yang lebih aman,” ujar Thibaut.

Sementara itu, Regional Safety Director for Europe – Operations Safety Enhancement Airbus, Denis Blaché, menegaskan komitmen Airbus untuk terus mendukung kerja sama teknis antara Ditjen Hubud dan DGAC Prancis, khususnya dalam penguatan kapasitas pengawasan keselamatan penerbangan (safety oversight).

Dikatakannya, kolaborasi yang telah terjalin selama ini menjadi fondasi yang kuat untuk terus meningkatkan standar keselamatan penerbangan.

“Airbus berkomitmen untuk terus mendukung kerja sama ini, khususnya dalam penguatan safety oversight. Kami meyakini bahwa kolaborasi yang telah terjalin selama bertahun-tahun dibangun atas dasar kepercayaan yang kuat, dan kami berharap kemitraan ini terus berkembang serta memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan keselamatan penerbangan di Indonesia maupun Prancis,” ujar Denis.

Annex VI berlaku untuk jangka waktu satu tahun sesuai dengan ketentuan yang telah disepakati oleh kedua otoritas penerbangan sipil dan dapat diperpanjang berdasarkan kesepakatan bersama.

Melalui penandatanganan Annex VI ini, Ditjen Hubud kembali menegaskan komitmennya untuk terus membangun kemitraan internasional yang strategis guna mewujudkan sistem penerbangan sipil Indonesia yang selamat, aman, andal, berkelanjutan, serta selaras dengan standar internasional. (omy)

 

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

DAMRI Hadirkan Promo Tarif Rp50.000 untuk Layanan Blok M–Bandara Soekarno-Hatta

20 Agustus 2026 - 20:24 WIB

Kemenhub Salurkan Bantuan Kemanusiaan bagi Korban Gempa Flores NTT

20 Agustus 2026 - 15:03 WIB

Ayo Serbu 390 Ribu Kursi Promo di Garuda Indonesia Travel Festival

19 Agustus 2026 - 21:38 WIB

Bandara Ngurah Rai Bali Mulai Operasikan Jembatan Transfer Penumpang Antarterminal

19 Agustus 2026 - 15:29 WIB

GMF Rampungkan Modernisasi Hercules TNI AU Usia Operasional Bertambah hingga 20 Tahun

19 Agustus 2026 - 13:16 WIB

Citilink Terbangi Rute Bandung ke Medan, Denpasar, Surabaya, Palembang, dan Balikpapan

17 Agustus 2026 - 22:25 WIB

Peringatan Hari Kemerdekaan RI, Kemenhub Jamin Akses Transportasi di Daerah Terdampak Bencana

17 Agustus 2026 - 22:08 WIB

GGRM Suntik Rp200 Miliar, Bandara Dhoho Hadapi Balik Modal 26 Tahun

17 Agustus 2026 - 08:07 WIB

Besok, Lagu Kebangsaan Indonesia Raya Berkumandang Serentak di 37 Bandara InJourney Airports

16 Agustus 2026 - 18:42 WIB

Dukung Penanganan Gempa NTT, AirNav Pastikan Layanan Navigasi Lancar

16 Agustus 2026 - 14:08 WIB

Trending di BANDARA