Menu

Mode Gelap
Pemimpin ALA Gayo untuk Aceh: Meneguhkan Keadilan, Merawat Martabat Jakarta Pertamina Enduro Siap Jalani Laga Kandang Pertama Proliga 2026, Menghadapi Jakarta Electric Alfian Chaniago Jaring Aspirasi Warga Huntap 1 Tondo Pemimpin Gayo untuk Indonesia: Dari Tanah Adat Menuju Etika Kebangsaan ASDP Perkuat Konektivitas Penyeberangan Wakatobi untuk Wisata dan Ekonomi Datang ke INACRAFT 2026, Pengunjung Bisa Dapat Diskon Tiket Kereta Api Lebaran 20 Persen

ANJUNGAN

Di Bulan K3 Nasional , Terminal Teluk Lamong dan Basarnas Gelar Sosialisasi Tanggap Darurat Bencana

badge-check


 Di Bulan K3 Nasional , Terminal Teluk Lamong dan Basarnas Gelar Sosialisasi Tanggap Darurat Bencana Perbesar

Wartatrans.com, SURABAYA – Dalam rangka memperingati Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Nasional Tahun 2026, PT Terminal Teluk Lamong (TTL) menggelar sosialisasi tanggap darurat kebencanaan yang dilaksanakan secara daring, Selasa (27/1).

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran, pengetahuan, serta kesiapsiagaan seluruh insan perusahaan dan keluarga dalam menghadapi potensi keadaan darurat dan bencana, baik yang bersumber dari faktor alam maupun non-alam. Ketrampilan ini dapat bermanfaat bagi perusahaan dan bagi masyarakat umum.

Senior Manajer QHSSE PT Terminal Teluk Lamong, Anang Januriandoko menyampaikan bahwa penguatan kesiapsiagaan menjadi bagian penting dari penerapan budaya keselamatan kerja di perusahaan. “Keselamatan dan kesehatan kerja merupakan prioritas utama PT Terminal Teluk Lamong, melalui sosialisasi ini, kami mendorong seluruh pegawai untuk memiliki pemahaman yang komprehensif serta kesiapan yang memadai dalam menghadapi berbagai potensi bencana dan kondisi darurat baik di perusahaan maupun di lingkungan masyarakat,” ujar Anang.

Sosialisasi menghadirkan Kepala Seksi Sumber Daya Kantor SAR Semarang, Asnawi Suroso, S.I.Kom., M.M., sebagai narasumber yang menyampaikan materi mengenai mitigasi bencana banjir, gempa bumi, dan tanah longsor. Selain itu, peserta juga dibekali pemahaman terkait Assessment Search and Rescue (ASR) sebagai langkah awal dalam penanganan keadaan darurat.

Materi sosialisasi turut mencakup teknik dasar pemindahan korban bencana yang aman, pemahaman Resusitasi Jantung Paru (RJP), serta penanganan awal pada kondisi pendarahan dan hipotermia. Seluruh materi disampaikan secara interaktif untuk meningkatkan pemahaman praktis peserta dalam menghadapi situasi darurat.

“Aspek terpenting dalam tanggap darurat adalah kesiapan sumber daya manusia. Pengetahuan yang tepat akan membantu meminimalkan risiko dan meningkatkan peluang keselamatan korban saat terjadi bencana,” jelas Asnawi.

Pelaksanaan kegiatan ini dilatarbelakangi oleh kondisi global yang semakin dinamis, termasuk dampak perubahan iklim yang meningkatkan potensi bencana hidrometeorologi, serta berbagai risiko lain yang dapat memengaruhi keselamatan dan keberlangsungan operasional perusahaan.

Melalui sosialisasi ini, PT Terminal Teluk Lamong berharap dapat meningkatkan kewaspadaan, membangun budaya sadar risiko, serta memperkuat komitmen dalam penerapan sistem tanggap darurat yang terencana dan terintegrasi, sejalan dengan semangat Bulan K3 Nasional dalam mewujudkan lingkungan kerja yang aman, tangguh, dan berkelanjutan.(ahmad)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Pemimpin ALA Gayo untuk Aceh: Meneguhkan Keadilan, Merawat Martabat

4 Februari 2026 - 20:27 WIB

Jakarta Pertamina Enduro Siap Jalani Laga Kandang Pertama Proliga 2026, Menghadapi Jakarta Electric

4 Februari 2026 - 20:11 WIB

Alfian Chaniago Jaring Aspirasi Warga Huntap 1 Tondo

4 Februari 2026 - 20:02 WIB

Pemimpin Gayo untuk Indonesia: Dari Tanah Adat Menuju Etika Kebangsaan

4 Februari 2026 - 19:53 WIB

ASDP Perkuat Konektivitas Penyeberangan Wakatobi untuk Wisata dan Ekonomi

4 Februari 2026 - 19:37 WIB

Trending di ANJUNGAN