Wartatrans.com, BANDA ACEH – Kabar berpulangnya H. Sjamsul Kahar, Pemimpin Umum Harian Serambi Indonesia, meninggalkan duka mendalam bagi keluarga besar insan pers dan seniman Aceh.
Ucapan belasungkawa disampaikan Dr. Sulaiman Juned, bersama keluarga, Keluarga Besar Sanggar Cempala Karya (Sanggar Ceka), serta Komunitas Seni Kuflet.
“Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. Saya beserta keluarga dan Keluarga Besar Sanggar Cempala Karya (Sanggar Ceka) serta Komunitas Seni Kuflet turut berduka yang mendalam,” ujar Sulaiman Juned.
Menurut Sulaiman, H. Sjamsul Kahar bukan hanya dikenal sebagai maestro dan tokoh jurnalis, tetapi juga merupakan sastrawan dan teaterawan Aceh yang memiliki kontribusi besar terhadap perkembangan seni dan kebudayaan di Aceh.
Ia mengenang hubungan dan kebersamaannya dengan almarhum ketika dirinya pernah menjadi anggota Komite Sastra pada Dewan Kesenian Provinsi Aceh (DKA).
“Ketika saya pernah menjadi anggota Komite Sastra pada Dewan Kesenian Provinsi Aceh, beliau menjabat Ketua Umum Dewan Kesenian Aceh (DKA) bersama almarhum Maskibi sebagai Sekretaris Umum,” kenangnya.
Sulaiman mengatakan, kabar wafatnya H. Sjamsul Kahar menjadi kehilangan yang sangat dirasakan oleh keluarga besar seni dan budaya Aceh.
“Tentu kami sangat berduka mendapatkan kabar ini. Semoga keluarga yang ditinggalkan tabah hendaknya,” ungkapnya.
Ia juga mendoakan agar almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT.
“InsyaAllah almarhum abangda kami Sjamsul Kahar berada di surga Allah. Al-Fatihah. Aamiin ya Rabbal ‘alamin,” tutup Sulaiman.
Kepergian H. Sjamsul Kahar tidak hanya meninggalkan duka bagi keluarga dan dunia pers, tetapi juga bagi para pelaku seni, sastra, dan teater yang pernah berinteraksi serta berkarya bersamanya di Aceh.
Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. Semoga almarhum mendapat ampunan dan rahmat Allah SWT, serta keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan.*** (Kamaruzzaman)


























