Menu

Mode Gelap
Rayakan Liburan dengan Perjalanan Hemat, DAMRI Hadirkan Promo “Twin Date 4.4 Kelola 196 Ribu Penumpang, Pelindo Regional 2 Pastikan Kelancaran Arus Lebaran 2026 KAI Daop 7 Madiun Layani 492 Ribu Pelanggan Selama Angkutan Lebaran 2026 Awal Libur Panjang Paskah, Volume Penumpang Kereta Api Tembus 183 Ribu KCIC Imbau Masyarakat Pesan Tiket Whoosh Lebih Awal Jelang Libur Panjang Paskah Dukung Persiapan Konsumsi Jemaah Haji, Garuda Terbangkan 15 Ton Makanan Siap Saji ke Jeddah

SOSOK

Dzikir Rajab, Harlah ke-103 NU dan Haul Kubro Karuhun Digelar di Bojong Kaum Bogor

badge-check


 Dzikir Rajab, Harlah ke-103 NU dan Haul Kubro Karuhun Digelar di Bojong Kaum Bogor Perbesar

Wartatrans.com, BOGOR — Rangkaian kegiatan keagamaan dan kebudayaan digelar di kawasan Keramat Pasarean Bojong Kaum, Desa Bojong, Kecamatan Kemang, Kabupaten Bogor, Jumat (16/1/2026). Acara tersebut meliputi Dzikir Rajab, peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-103 Nahdlatul Ulama (NU), serta Haul Kubro para karuhun sepuh yang dimakamkan di Pasarean Bojong Kaum.

Haul ini ditujukan untuk mengenang jasa dan keteladanan sejumlah tokoh leluhur, di antaranya Uyut R.H. Santri Wijaya Kusumah, Dalem Wiratanudatar VII R. Abas Suria Nata Kusumah, Pangeran Kornel Kusumahdinata IX Sumedang, Kanjeng Dalem Wiratanu Cikundul, Syaikh Aria Wangsa Goparana Sagala Herang, Pangeran Santri Sumedang, hingga Eyang Prabu Siliwangi Bogor.

Kegiatan berlangsung sejak pukul 13.00 hingga 16.00 WIB dan dihadiri tokoh ulama, sesepuh, pengurus NU, serta masyarakat dari berbagai wilayah di Bogor dan sekitarnya. Suasana khidmat terasa saat dzikir dan doa bersama dipanjatkan sebagai bentuk penghormatan kepada para leluhur sekaligus ungkapan syukur atas usia ke-103 tahun NU.

Dalam rangkaian acara tersebut, juga dilakukan penyerahan kenang-kenangan berupa Totopong Sunda Pakuan Pajajaran kepada Pangersa Rais Syuriah PCNU Kabupaten Bogor, Dr. KH. Romdhon, MH. Penyerahan simbol budaya Sunda ini dimaknai sebagai penguatan nilai-nilai kearifan lokal yang sejalan dengan tradisi keislaman dan perjuangan Nahdlatul Ulama.

Panitia menyampaikan bahwa haul dan dzikir Rajab ini bukan sekadar ritual tahunan, melainkan ikhtiar merawat ingatan sejarah, memperkuat spiritualitas, serta meneguhkan hubungan antara ulama, umara, dan budaya lokal. Melalui kegiatan ini, diharapkan generasi muda semakin mengenal dan meneladani perjuangan para karuhun yang telah berjasa bagi agama, bangsa, dan tanah Pasundan.

Acara ditutup dengan doa bersama untuk keselamatan bangsa, keutuhan NKRI, serta keberkahan bagi masyarakat Kabupaten Bogor dan Nahdlatul Ulama di usianya yang ke-103 tahun.*** (MY)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Rayakan Liburan dengan Perjalanan Hemat, DAMRI Hadirkan Promo “Twin Date 4.4

2 April 2026 - 23:40 WIB

Kelola 196 Ribu Penumpang, Pelindo Regional 2 Pastikan Kelancaran Arus Lebaran 2026

2 April 2026 - 23:02 WIB

Dukung Persiapan Konsumsi Jemaah Haji, Garuda Terbangkan 15 Ton Makanan Siap Saji ke Jeddah

2 April 2026 - 19:36 WIB

Cerita dari Bukit Sinyonya: FIFGROUP Wujudkan Desa Sejahtera dan Sekolah yang Lebih Layak 

2 April 2026 - 18:29 WIB

Advokad Wahyudi Perkuat Lini Hukum Wartatrans.com, Respons Meningkatnya Risiko Sengketa Media Digital

2 April 2026 - 16:48 WIB

Pengaturan Gate Pass Terkoordinasi dan Terukur, Arus Barang di Pelabuhan Tanjung Priok Tetap Lancar

2 April 2026 - 16:45 WIB

Advokat Nourman, SH Gabung Di Wartatrans.com sebagai Kuasa Hukum, Perkuat Profesionalisme Media

2 April 2026 - 16:32 WIB

Sumur Bor untuk Warga Terdampak Bencana di Aceh Utara Rampung, Aktivis: Ini Awal Pemulihan

2 April 2026 - 15:49 WIB

Pengukuhan Imuem Syiek Abu Indrapuri Picu Polemik, Kuasa Hukum BKM Minta Polda Periksa Bupati Aceh Besar

2 April 2026 - 14:56 WIB

Di Galery Ruang Darmin, Yahya TS Tegaskan Identitas Betawi Lewat Pameran “Betawie Punye Yahye”

2 April 2026 - 09:20 WIB

Trending di RAGAM