Menu ✖

Mode Gelap
Pangkas Rugi 23,2%, Garuda Lulus Uji di Tengah Beban Avtur Global KAI Services Apresiasi Petugas Keamanan yang Bantu Penumpang Melahirkan di KRL Dr. Mohammad Amin, M. Sn,MA Jangan Malu Disebut Kampungan, Dangdut Justru Siap Menembus UNESCO Mansyur S Minta Wejangan Rhoma Irama: Jangan Takut Dangdut Ditinggal Anak Muda Jeritan Pilu Warga Berawang Baro Pegasing Delapan Dekade Merdeka, Terisolasi di Kubangan Lumpur dan Janji Manis Pembangunan ‎ KAI Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang, 748 Petugas PJL Disertifikasi hingga Tutup 1.329 Perlintasan Liar

SOSOK

Dzikir Rajab, Harlah ke-103 NU dan Haul Kubro Karuhun Digelar di Bojong Kaum Bogor

badge-check


 Dzikir Rajab, Harlah ke-103 NU dan Haul Kubro Karuhun Digelar di Bojong Kaum Bogor Perbesar

Wartatrans.com, BOGOR — Rangkaian kegiatan keagamaan dan kebudayaan digelar di kawasan Keramat Pasarean Bojong Kaum, Desa Bojong, Kecamatan Kemang, Kabupaten Bogor, Jumat (16/1/2026). Acara tersebut meliputi Dzikir Rajab, peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-103 Nahdlatul Ulama (NU), serta Haul Kubro para karuhun sepuh yang dimakamkan di Pasarean Bojong Kaum.

Haul ini ditujukan untuk mengenang jasa dan keteladanan sejumlah tokoh leluhur, di antaranya Uyut R.H. Santri Wijaya Kusumah, Dalem Wiratanudatar VII R. Abas Suria Nata Kusumah, Pangeran Kornel Kusumahdinata IX Sumedang, Kanjeng Dalem Wiratanu Cikundul, Syaikh Aria Wangsa Goparana Sagala Herang, Pangeran Santri Sumedang, hingga Eyang Prabu Siliwangi Bogor.

Kegiatan berlangsung sejak pukul 13.00 hingga 16.00 WIB dan dihadiri tokoh ulama, sesepuh, pengurus NU, serta masyarakat dari berbagai wilayah di Bogor dan sekitarnya. Suasana khidmat terasa saat dzikir dan doa bersama dipanjatkan sebagai bentuk penghormatan kepada para leluhur sekaligus ungkapan syukur atas usia ke-103 tahun NU.

Dalam rangkaian acara tersebut, juga dilakukan penyerahan kenang-kenangan berupa Totopong Sunda Pakuan Pajajaran kepada Pangersa Rais Syuriah PCNU Kabupaten Bogor, Dr. KH. Romdhon, MH. Penyerahan simbol budaya Sunda ini dimaknai sebagai penguatan nilai-nilai kearifan lokal yang sejalan dengan tradisi keislaman dan perjuangan Nahdlatul Ulama.

Panitia menyampaikan bahwa haul dan dzikir Rajab ini bukan sekadar ritual tahunan, melainkan ikhtiar merawat ingatan sejarah, memperkuat spiritualitas, serta meneguhkan hubungan antara ulama, umara, dan budaya lokal. Melalui kegiatan ini, diharapkan generasi muda semakin mengenal dan meneladani perjuangan para karuhun yang telah berjasa bagi agama, bangsa, dan tanah Pasundan.

Acara ditutup dengan doa bersama untuk keselamatan bangsa, keutuhan NKRI, serta keberkahan bagi masyarakat Kabupaten Bogor dan Nahdlatul Ulama di usianya yang ke-103 tahun.*** (MY)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Jeritan Pilu Warga Berawang Baro Pegasing Delapan Dekade Merdeka, Terisolasi di Kubangan Lumpur dan Janji Manis Pembangunan ‎

1 Oktober 2026 - 03:08 WIB

Peduli Lingkungan Sejak Dini, Terminal Teluk Lamong Edukasi Siswa tentang Pemilahan Sampah

30 September 2026 - 20:34 WIB

Dukung Program Presiden Prabowo, KKP Siapkan Produk Perikanan untuk Menu MBG

30 September 2026 - 18:39 WIB

Komitmen Jaga Setiap Perjalanan, DAMRI Raih Penghargaan Pelopor Kita DKI 2026

30 September 2026 - 14:46 WIB

KPU Fakfak Tetapkan Data Pemilih Triwulan III 2026, Naik 808 Jiwa

30 September 2026 - 13:41 WIB

Yanuar Cecar Eks Kalapas Cibinong: Sofa hingga AC Hilang, Siapa yang Perintah?

30 September 2026 - 12:34 WIB

Dari 10 Jamaah Menjadi 651, Majelis Taklim Ar Rahmah Rangkul Jemaah Syiar Islam Bersama

30 September 2026 - 12:19 WIB

Dari Control Room ke Lapangan, Peserta Magenta Intip Langsung Operasional IPC TPK

30 September 2026 - 11:13 WIB

Kolaborasi Addie MS & Twilite Orchestra, Anggun, dan Judika Warnai Perayaan 81 Tahun KAI

30 September 2026 - 07:37 WIB

Kejari Langsa Sita Rp250,9 Juta, Pulihkan Kerugian Negara dalam Kasus Dugaan Korupsi Proyek Jalan dan Drainase

30 September 2026 - 02:39 WIB

Trending di RAGAM