Menu ✖

Mode Gelap
Penumpang KA Joglosemarkerto Tembus 1,1 Juta hingga September 2026, Naik 9,73 Persen Tarif TransJakarta Disesuaikan 2027 Industri Pelayaran Kejar Nilai Ekspor, Bukan Sekadar Tambah Kapal BNI Tawarkan Investasi SBN SBR015 via wondr, Imbal Hasil hingga 6,85% APJAPI Nilai Layanan Bagasi Citilink Bertentangan dengan Aturan Yes, BNI Tingkatkan Layanan Keuangan Digital bagi Nasabah Emerald dan Private

RAGAM

Fiskal Pemkot Semarang Terpuruk, Tidak Melakukan Efisiensi Tapi Rasionalisasi

badge-check


 Fiskal Pemkot Semarang Terpuruk, Tidak Melakukan Efisiensi Tapi Rasionalisasi Perbesar

Wartatrans.com, SEMARANG — Jumat (14/8/2026), Sekretaris Pemkot Semarang Handi Priyanto mengatakan fiskal Pemerintahan Kota Semarang tengah terpuruk, Proyeksi pendapatan daerah yang dipasang pada APBD 2026 tidak seperti yang diharapkan. Akibatnya sekitar 300 miliar anggaran belanja harus dirasionalisasi. “ini dilakukan karena tren perolehan retribusi masih kecil. Semua di bawah 50 persen bahkan ada yang tidak sampai 20 persen,” katanya.

Lebih lanjut Handi menjelaskan bahwa belanja yang dipangkas atau ditunda meliputi perjalanan dinas, konsumsi, alat tulis kantor, serta sejumlah pengadaan barang. Pemkot juga menghentikan sementara sejumlah kegiatan yang belum masuk lelang.

Kebijakan rasionalisasi mendapat tanggapan kritis dari banyak masyarakat. Salah satunya adalah Hapsoro Hadinoto, seorang pengamat kebijakan publik. “Tanpa pembangunan di segala bidang secara baik dan benar, serta Walikotanya selalu saja melakukan kebijakan populis berbau politik, maka Semarang akan jalan di tempat,” demikian intisari Hapsoro.

Pada bagian sama, Hapsoro salut dengan terus terangnya Sekda Handi yang mengatakan di media bahwa rasionalisasi yang dilakukan bukanlah efisiensi. Bukti nyata terlihat pada Juli 2026 dimana Pemkot Semarang mengalokasikan uang 270 miliar dari APBD murni untuk program Bantuan Operasional Penyelenggaraan Rukun Tetangga (BOP RT).

Hingga Agustus 2026 dana yang telah dikeluarkan mencapai 257,4 miliar. BOP RT adalah janji dana yang diberikan Agustina Wilujeng jika dirinya jadi Walikota pada Pilkada Semarang 2024. Besarnya adalah Rp25 juta per RT setiap tahun. Alokasi utamanya untuk pembangunan wilayah lokal.

“Saya blusukan dan cek fisik ke beberapa daerah penerima manfaat ternyata kebanyakan dana BOP habis untuk makan minum dan door prize 17 an. Di daerah Kelurahan Gayamsari tepatnya jalan Majapahit ada gapura yang catnya masih saja kumal dari empat tahun lalu. Padahal semua RT di wilayah sekitar mengajukan proposal skema pembangunan dan cair,” kata Haps panggilan akrabnya.

Wong asli kota lumpia ini punya bukti lain tidak efisiennya anggaran yang dikeluarkan Pemkot Semarang. Di Kaligawe, samping Pasar Waru ada got yang tersumbat hingga timbul bau busuk. Dari saat banjir besar 2025 hingga hari kemerdekaan yang ke 81 Indonesia, penyumbatnya belum dibersihkan. Diprediksinya bahwa daerah ini akan banjir lagi saat musim hujan tiba. Meskipun disekitar telah ada pompa air yang anggarannya puluhan miliar.*** (Slamet Widodo)

Baca Lainnya

Kekeringan Hampir Empat Bulan, Bupati Fakfak Kerahkan Seluruh OPD Bantu Salurkan Air Bersih

6 Oktober 2026 - 13:55 WIB

Almujaini Abdul Karim Kembali Pimpin Musara Gayo Jabodetabek

6 Oktober 2026 - 12:54 WIB

Kabut Asap Selimuti Karas, Polisi Sektor Karas Bagikan Masker kepada Warga Malakuli.

6 Oktober 2026 - 09:37 WIB

Becak Listrik Prabowo: Ketika Teknologi Datang ke Jalanan Rakyat

6 Oktober 2026 - 08:34 WIB

Putra Aceh Dipercaya Duduki Kursi BPK RI, Khaidir Abdurrahman Siap Emban Amanah

6 Oktober 2026 - 06:21 WIB

118 Bus Shuttle DAMRI Siap Layani Mobilitas Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026

6 Oktober 2026 - 05:31 WIB

Pelindo Regional 4 Raih Dua Penghargaan P-TEC 2026

6 Oktober 2026 - 05:25 WIB

Sembilan Tahun Ruang Baca, Doa untuk Negeri Mengiringi Perayaan

5 Oktober 2026 - 21:37 WIB

Sepuluh Tahun Menanti, Masjid Giok Jadi Saksi Perjalanan Luhay Ahmad Memeluk Islam

5 Oktober 2026 - 20:34 WIB

Komunitas Ruang Baca Rayakan HUT ke-9 Lewat Galeri Esai di Warung Kopi

5 Oktober 2026 - 20:34 WIB

Trending di RAGAM