Menu

Mode Gelap
KKP Tangkap Kapal Pencuri Ikan Filipina, 25 Rumpon Ilegal Ditertibkan di Maluku Utara KAI Commuter Tambah 13 Perjalanan KRL Lintas Bogor, Operasional Kembali Normal InJourney Tegaskan Komitmen Optimalisasi Layanan Kesiapsiagaan di Seluruh Bandara InJourney Airports Penutupan Bandara Wunopito NTT Diperpanjang hingga Besok Pukul 07.00 WITA Cuaca Aceh Tengah Perlu Diwaspadai, Masyarakat Diminta Antisipasi Hujan Lebat TPA Aisyiyah Jayan, Adakan Acara Maulid Nabi, Cahaya Kelahiran Sang Penghulu Semesta

RAGAM

Fiskal Pemkot Semarang Terpuruk, Tidak Melakukan Efisiensi Tapi Rasionalisasi

badge-check


 Fiskal Pemkot Semarang Terpuruk, Tidak Melakukan Efisiensi Tapi Rasionalisasi Perbesar

Wartatrans.com, SEMARANG — Jumat (14/8/2026), Sekretaris Pemkot Semarang Handi Priyanto mengatakan fiskal Pemerintahan Kota Semarang tengah terpuruk, Proyeksi pendapatan daerah yang dipasang pada APBD 2026 tidak seperti yang diharapkan. Akibatnya sekitar 300 miliar anggaran belanja harus dirasionalisasi. “ini dilakukan karena tren perolehan retribusi masih kecil. Semua di bawah 50 persen bahkan ada yang tidak sampai 20 persen,” katanya.

Lebih lanjut Handi menjelaskan bahwa belanja yang dipangkas atau ditunda meliputi perjalanan dinas, konsumsi, alat tulis kantor, serta sejumlah pengadaan barang. Pemkot juga menghentikan sementara sejumlah kegiatan yang belum masuk lelang.

Kebijakan rasionalisasi mendapat tanggapan kritis dari banyak masyarakat. Salah satunya adalah Hapsoro Hadinoto, seorang pengamat kebijakan publik. “Tanpa pembangunan di segala bidang secara baik dan benar, serta Walikotanya selalu saja melakukan kebijakan populis berbau politik, maka Semarang akan jalan di tempat,” demikian intisari Hapsoro.

Pada bagian sama, Hapsoro salut dengan terus terangnya Sekda Handi yang mengatakan di media bahwa rasionalisasi yang dilakukan bukanlah efisiensi. Bukti nyata terlihat pada Juli 2026 dimana Pemkot Semarang mengalokasikan uang 270 miliar dari APBD murni untuk program Bantuan Operasional Penyelenggaraan Rukun Tetangga (BOP RT).

Hingga Agustus 2026 dana yang telah dikeluarkan mencapai 257,4 miliar. BOP RT adalah janji dana yang diberikan Agustina Wilujeng jika dirinya jadi Walikota pada Pilkada Semarang 2024. Besarnya adalah Rp25 juta per RT setiap tahun. Alokasi utamanya untuk pembangunan wilayah lokal.

“Saya blusukan dan cek fisik ke beberapa daerah penerima manfaat ternyata kebanyakan dana BOP habis untuk makan minum dan door prize 17 an. Di daerah Kelurahan Gayamsari tepatnya jalan Majapahit ada gapura yang catnya masih saja kumal dari empat tahun lalu. Padahal semua RT di wilayah sekitar mengajukan proposal skema pembangunan dan cair,” kata Haps panggilan akrabnya.

Wong asli kota lumpia ini punya bukti lain tidak efisiennya anggaran yang dikeluarkan Pemkot Semarang. Di Kaligawe, samping Pasar Waru ada got yang tersumbat hingga timbul bau busuk. Dari saat banjir besar 2025 hingga hari kemerdekaan yang ke 81 Indonesia, penyumbatnya belum dibersihkan. Diprediksinya bahwa daerah ini akan banjir lagi saat musim hujan tiba. Meskipun disekitar telah ada pompa air yang anggarannya puluhan miliar.*** (Slamet Widodo)

Baca Lainnya

Cuaca Aceh Tengah Perlu Diwaspadai, Masyarakat Diminta Antisipasi Hujan Lebat

10 September 2026 - 09:25 WIB

Isu Penempatan 80 Ribu Warga Transmigran di ALA Dibantah, Armen Desky: Itu Hoaks dan Saya Tidak Pernah Menyatakan Hal Tersebut

10 September 2026 - 08:56 WIB

Kejaksaan Negeri Langsa Laksanakan  ‎TAHAP II Perkara Dugaan Tindak Pidana Korupsi Pembagunan  ‎Jembatan Kawasan Wisata Hutan MANGROVE ‎

10 September 2026 - 04:55 WIB

Tani Merdeka Indonesia Dukung dan Apresiasi DPR Setujui RUU Reforma Agraria Jadi Usul Inisiatif

9 September 2026 - 20:43 WIB

Pelindo Regional 4 & Kejati Maluku Perkuat Sinergi Hukum

9 September 2026 - 20:41 WIB

Direktur Operasi dan Teknik PJM Pastikan Kesiapan Operasional dan Keselamatan di Banten dan Panjang

9 September 2026 - 20:31 WIB

Hari Pelanggan Nasional 2026, Pelindo Regional 2 Banten Hadirkan Pelayanan Prima dengan Melayani Sepenuh Hati di Pelabuhan Ciwandan

9 September 2026 - 20:21 WIB

Haornas 2026, H. Fikri Hudi Oktiarwan Ajak Warga Bogor Menjadikan Olahraga sebagai Gaya Hidup

9 September 2026 - 20:14 WIB

Penerbangan Kembali Dibuka, Wagub Jateng Taj Yasin Pastikan MTQ XXXI di Semarang Berjalan Lancar

9 September 2026 - 16:36 WIB

MTQ Nasional XXXI di Semarang, juga Mengadakan Eksibisi Disabilitas Tuli

9 September 2026 - 16:32 WIB

Trending di RAGAM