Menu

Mode Gelap
Pascagempa Flores, ASDP Perkuat Keselamatan Kapal dan Pelabuhan Gubernur Jateng Ahmad Luthfi Pamer Keberhasilannya Fiskal Pemkot Semarang Terpuruk, Tidak Melakukan Efisiensi Tapi Rasionalisasi Maknai Momen Kemerdekaan, InJourney Airports Tanam 81.000 Mangrove Sambut Libur Panjang HUT ke-81 RI, Promo Naik Whoosh Cuma Rp8.800 dan Potongan hingga Rp200.000 TNI dan Polisi Lepas Tembakan, Peringatan Hari Damai Aceh di Masjid Raya Baiturrahman jadi Ricuh

RAGAM

Fiskal Pemkot Semarang Terpuruk, Tidak Melakukan Efisiensi Tapi Rasionalisasi

badge-check


 Fiskal Pemkot Semarang Terpuruk, Tidak Melakukan Efisiensi Tapi Rasionalisasi Perbesar

Wartatrans.com, SEMARANG — Jumat (14/8/2026), Sekretaris Pemkot Semarang Handi Priyanto mengatakan fiskal Pemerintahan Kota Semarang tengah terpuruk, Proyeksi pendapatan daerah yang dipasang pada APBD 2026 tidak seperti yang diharapkan. Akibatnya sekitar 300 miliar anggaran belanja harus dirasionalisasi. “ini dilakukan karena tren perolehan retribusi masih kecil. Semua di bawah 50 persen bahkan ada yang tidak sampai 20 persen,” katanya.

Lebih lanjut Handi menjelaskan bahwa belanja yang dipangkas atau ditunda meliputi perjalanan dinas, konsumsi, alat tulis kantor, serta sejumlah pengadaan barang. Pemkot juga menghentikan sementara sejumlah kegiatan yang belum masuk lelang.

Kebijakan rasionalisasi mendapat tanggapan kritis dari banyak masyarakat. Salah satunya adalah Hapsoro Hadinoto, seorang pengamat kebijakan publik. “Tanpa pembangunan di segala bidang secara baik dan benar, serta Walikotanya selalu saja melakukan kebijakan populis berbau politik, maka Semarang akan jalan di tempat,” demikian intisari Hapsoro.

Pada bagian sama, Hapsoro salut dengan terus terangnya Sekda Handi yang mengatakan di media bahwa rasionalisasi yang dilakukan bukanlah efisiensi. Bukti nyata terlihat pada Juli 2026 dimana Pemkot Semarang mengalokasikan uang 270 miliar dari APBD murni untuk program Bantuan Operasional Penyelenggaraan Rukun Tetangga (BOP RT).

Hingga Agustus 2026 dana yang telah dikeluarkan mencapai 257,4 miliar. BOP RT adalah janji dana yang diberikan Agustina Wilujeng jika dirinya jadi Walikota pada Pilkada Semarang 2024. Besarnya adalah Rp. 25 juta per RT setiap tahun. Alokasi utamanya untuk pembangunan wilayah lokal.

“Saya blusukan dan cek fisik ke beberapa daerah penerima manfaat ternyata kebanyakan dana BOP habis untuk makan minum dan door prize 17 an. Di daerah Kelurahan Gayamsari tepatnya jalan Majapahit ada gapura yang catnya masih saja kumal dari empat tahun lalu. Padahal semua RT di wilayah sekitar mengajukan proposal skema pembangunan dan cair,” kata Haps panggilan akrabnya.

Wong asli kota lumpia ini punya bukti lain tidak efisiennya anggaran yang dikeluarkan Pemkot Semarang. Di Kaligawe, samping Pasar Waru ada got yang tersumbat hingga timbul bau busuk. Dari saat banjir besar 2025 hingga hari kemerdekaan yang ke 81 Indonesia, penyumbatnya belum dibersihkan. Diprediksinya bahwa daerah ini akan banjir lagi saat musim hujan tiba. Meskipun disekitar telah ada pompa air yang anggarannya puluhan miliar.*** (Slamet Widodo)

Baca Lainnya

Gubernur Jateng Ahmad Luthfi Pamer Keberhasilannya

15 Agustus 2026 - 17:51 WIB

Camat Caringin Garut Sampaikan 2 Pesan Penting HUT Pramuka Ke 65 Di Bumper Biru

15 Agustus 2026 - 14:42 WIB

Dihari Damai Aceh, KP3ALA Dorong Pemerintah Pusat Tuntaskan Proses Pembentukan Provinsi Aceh Leuser Antara

15 Agustus 2026 - 14:24 WIB

Delegasi Rimba Raya Apresiasi Kehadiran Raja Linge pada Hari Damai Aceh ke-21: Gayo adalah Marwah Aceh

15 Agustus 2026 - 12:54 WIB

IPC TPK Salurkan 4 Gerobak Sampah, Perkuat Kepedulian Lingkungan di Palembang

15 Agustus 2026 - 06:16 WIB

Menjelang Doa Bersama 21 Tahun Perjanjian Damai, Masjid Raya dibanjiri Rakyat Aceh

14 Agustus 2026 - 23:42 WIB

Presiden GPAB: Jika Data Mentan Tidak Utuh, Amran Harus Minta Maaf kepada Rakyat Aceh

14 Agustus 2026 - 22:44 WIB

Perankan Tan Malaka, Tanta Ginting Temukan Banyak Sisi yang Belum Banyak Diketahui

14 Agustus 2026 - 22:06 WIB

Catatan Iwan Piliang: Ketika Era Kolusi Memasuki Senja

14 Agustus 2026 - 21:42 WIB

KKP dan Turki Perkuat Akses Ekspor, Tujuh Pengolah Ikan Jalani Inspeksi

14 Agustus 2026 - 20:42 WIB

Trending di RAGAM