Menu

Mode Gelap
Aksi Jujur Petugas Cleaning KAI Services Kembalikan Dompet Penumpang Tuai Pujian Netizen 5,5 Juta Penumpang Kereta Api Pakai Face Recognition pada Semester I 2026, Hemat Kertas Setara 75 Pohon Garuda Indonesia Berhasil Capai Ketepatan Waktu Terbang 94,3% Selama Operasional Haji 2026 10 Hari, Bandara Soekarno-Hatta Sukses Layani 20.335 Jemaah Umrah dari Terminal 2F 6 Maskapai Ajukan Buka Rute ini dari dan ke Bandara Husein Sastranegara Pelindo dan Pemprov Sumsel Dorong Percepatan Pembentukan BUP Tanjung Carat

ANJUNGAN

EAZI Percepat Layanan Kapal, TPK Nilam Raih Rekor Arus Petikemas Tertinggi Tahun 2026

badge-check


 EAZI Percepat Layanan Kapal, TPK Nilam Raih Rekor Arus Petikemas Tertinggi Tahun 2026 Perbesar

Wartatrans.com, SURABAYA – Terminal Petikemas Nilam (TPK Nilam) yang dikelola oleh PT Terminal Teluk Lamong (TTL) mencatat hasil positif atas implementasi Program EAZI (Easy Access Zone Integration) dalam rangka penataan Zona Labuh 2 Pelabuhan Tanjung Perak. Program yang diimplementasikan pada periode 23 April hingga 25 Mei 2026 tersebut berhasil meningkatkan efisiensi pelayanan kapal sekaligus memperbesar kapasitas layanan terminal melalui optimalisasi pengelolaan area labuh.

Program EAZI merupakan hasil kolaborasi antara operator terminal, regulator, dan para pemangku kepentingan kepelabuhanan untuk menciptakan sistem pelayanan kapal yang lebih cepat, terintegrasi, aman, dan efisien. Melalui pengaturan pola labuh yang lebih optimal, program ini mampu memangkas waktu pergantian antar kapal (ship to ship atau STS) secara signifikan sehingga mendukung peningkatan produktivitas terminal.

Berdasarkan hasil evaluasi selama masa implementasi, rata-rata waktu ship to ship yang sebelumnya berada pada kisaran 4 hingga 5 jam berhasil dipersingkat menjadi rata-rata hanya 1 jam 30 menit. Capaian terbaik tercatat pada pelayanan Kapal Intan Daya 12 dan Meratus Wakatobi pada 24 Mei 2026 dengan waktu STS hanya 31 menit, menjadi rekor tercepat selama periode implementasi EAZI.

Peningkatan efisiensi tersebut turut berdampak langsung terhadap kapasitas pelayanan terminal. Sebelum implementasi EAZI, TPK Nilam melayani rata-rata 14 kunjungan kapal per minggu. Setelah penerapan program, jumlah tersebut meningkat menjadi rata-rata 17 kapal per minggu atau tumbuh sekitar 21 persen.

Terminal Head TPK Nilam, Retno Pujianto, mengatakan bahwa Program EAZI merupakan salah satu langkah strategis perusahaan dalam menghadirkan layanan yang semakin efektif, produktif, dan berorientasi pada kebutuhan pengguna jasa.

“Implementasi Program EAZI menunjukkan dampak positif yang nyata terhadap produktivitas operasional TPK Nilam. Waktu ship to ship berhasil dipangkas secara signifikan dari 4–5 jam menjadi rata-rata hanya 1,5 jam. Efisiensi tersebut memberikan ruang bagi peningkatan jumlah kunjungan kapal sekaligus memperkuat kapasitas layanan terminal. Hasilnya, pada Mei 2026 TPK Nilam berhasil mencatat arus petikemas tertinggi sepanjang tahun ini dengan volume mencapai 49.685 TEUs,” ujar Anto.

Menurutnya, keberhasilan implementasi EAZI membuktikan bahwa peningkatan kapasitas layanan tidak selalu harus dilakukan melalui pembangunan infrastruktur baru, tetapi juga dapat dicapai melalui inovasi operasional, kolaborasi lintas instansi, dan optimalisasi pemanfaatan sumber daya yang ada.

Sementara itu, Kabid P2 KSOP Utama Tanjung Perak, Arizal, menyampaikan apresiasinya terhadap capaian TPK Nilam yang berhasil menghadirkan inovasi pelayanan dengan tetap mengedepankan aspek keselamatan, keamanan, dan kelancaran lalu lintas kapal.

“Kami mengapresiasi hasil implementasi Program EAZI yang menunjukkan peningkatan efisiensi pelayanan kapal dan produktivitas terminal. Dari evaluasi yang dilakukan bersama, terlihat adanya percepatan waktu layanan serta peningkatan kapasitas pelayanan kapal. Ke depan, sejumlah aspek seperti akurasi informasi ETA kapal, sinkronisasi antar pemangku kepentingan, serta optimalisasi proses perencanaan dan perizinan labuh akan terus disempurnakan agar manfaat program ini semakin optimal dan berkelanjutan,” jelas Arizal.

Keberhasilan implementasi EAZI di TPK Nilam menjadi salah satu langkah nyata dalam mendukung peningkatan daya saing Pelabuhan Tanjung Perak sebagai gerbang logistik utama di kawasan Indonesia Timur. Program ini juga menunjukkan pentingnya sinergi antara regulator dan operator pelabuhan dalam menghadirkan layanan yang semakin andal dan berorientasi pada efisiensi rantai pasok nasional.

Direktur Utama PT Terminal Teluk Lamong, David P. Sirait, menegaskan bahwa keberhasilan implementasi EAZI merupakan bagian dari transformasi operasional yang terus dilakukan perusahaan untuk meningkatkan kualitas layanan dan daya saing pelabuhan.

“Keberhasilan EAZI menunjukkan bahwa peningkatan kapasitas layanan tidak selalu harus dilakukan melalui investasi infrastruktur baru, tetapi juga dapat dicapai melalui inovasi operasional, kolaborasi, dan pemanfaatan aset secara optimal. Program ini menjadi salah satu bukti komitmen PT Terminal Teluk Lamong dalam menghadirkan layanan pelabuhan yang lebih cepat, terintegrasi, dan berdaya saing guna mendukung kelancaran logistik nasional,” ujar David.

Melihat hasil positif yang dicapai, PT Terminal Teluk Lamong berencana mengembangkan implementasi Program EAZI di Terminal Petikemas Berlian. Pengembangan tersebut diharapkan dapat memperluas manfaat program dalam meningkatkan efektivitas pengelolaan area labuh, mempercepat pelayanan kapal, serta menciptakan standar layanan yang semakin unggul bagi seluruh pengguna jasa pelabuhan.

Program ini sekaligus memperkuat komitmen PT Terminal Teluk Lamong dalam mendukung transformasi Pelindo Group menuju ekosistem kepelabuhanan yang semakin modern, efisien, dan terintegrasi, sehingga mampu memberikan nilai tambah bagi pengguna jasa serta mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.(ahmad)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Garuda Indonesia Berhasil Capai Ketepatan Waktu Terbang 94,3% Selama Operasional Haji 2026

13 Juli 2026 - 15:15 WIB

Pelindo dan Pemprov Sumsel Dorong Percepatan Pembentukan BUP Tanjung Carat

13 Juli 2026 - 12:36 WIB

Reuni 40 Tahun Jadi Titik Awal, Alumni SMA Muhammadiyah 6 Slipi Bentuk Pengurus Baru periode 2026-2029 IKA Musix 86

13 Juli 2026 - 12:15 WIB

Kemenhub Fasilitasi Penyerahan Santunan Rp1 Miliar kepada Ahli Waris ABK yang Hilang di Laut

13 Juli 2026 - 11:34 WIB

Transaksi PRJ 2026 Tembus Rp8,2 Triliun, Rekor Baru atau Sekadar Lonjakan Belanja Musiman?

13 Juli 2026 - 11:16 WIB

Dugaan Keropsi Kantin Sma 3 Medan: Dari 6 Jadi 12 Unit Tanpa Musyawarah, Monopoli Guru Dan Uang Sewa Tak Jelas

12 Juli 2026 - 23:19 WIB

40 Tahun Berpisah, Alumni SMA Muhammadiyah 6 Slipi Angkatan 1986 Perkuat Silaturahmi dan Gagas Aksi Sosial

12 Juli 2026 - 21:57 WIB

Pelabuhan Sape Andal Perkuat Akses Wisata dan Ekonomi Kawasan Timur Indonesia

12 Juli 2026 - 16:48 WIB

InJourney Airports Kebut Transformasi Bandara Soekarno-Hatta Menuju 10 Besar Dunia 2029

12 Juli 2026 - 15:56 WIB

Pelabuhan Patimban Mulai Layani Rute Peti Kemas Internasional ke Malaysia

12 Juli 2026 - 15:46 WIB

Trending di ANJUNGAN