Menu

Mode Gelap
KAI Daop 7 Madiun dan Kejari Blitar Teken MoU Penanganan Hukum Perdata dan TUN Update KA Mudik: Penjualan Tiket Tembus 2,1 Juta, Okupansi Capai 47,1 Persen IPC TPK Hadirkan Kepedulian Ramadan Lewat 1.600 Paket Takjil Gratis untuk TKBM dan Pengguna Jasa Tahun 2025, FIF Catatkan Laba Bersih Rp4,63 Triliun  Pemain “Istiqomah Cinta” Berbagi Kebahagiaan Bersama Anak Panti Asuhan Begini Strategi J&T Cargo Siapkan Layanan di Ramadhan

NASIONAL

Ekspor Perdana Udang Bebas Cesium-137 ke AS, Indonesia Tunjukkan Mutu Internasional

badge-check


 Ekspor Perdana Udang Bebas Cesium-137 ke AS, Indonesia Tunjukkan Mutu Internasional Perbesar

BT, Jakarta – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) resmi melepas ekspor perdana udang Indonesia yang telah bersertifikat bebas Cesium-137 ke Amerika Serikat, Jumat (31/10/2025), dari terminal kontainer Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta. Langkah ini sekaligus menandai diberlakukannya aturan Import Alert #99-52 dari FDA Amerika Serikat.

KKP melalui Badan Pengendalian dan Pengawasan Mutu Hasil Kelautan dan Perikanan (Badan Mutu) telah menyiapkan skema dan tata laksana sertifikasi bebas Cesium-137 (Cs-137), sesuai persyaratan ketat dari Food and Drug Administration (FDA) AS. Sertifikasi ini menjadi syarat mutlak untuk udang Indonesia yang akan masuk pasar AS.

“Hal ini untuk memberikan pelayanan prima kepada masyarakat dan tentunya mendorong kegiatan ekspor udang yang sehat, bermutu serta aman dikonsumsi untuk keberterimaan di negara tujuan,” ujar Ishartini, Kepala Badan Mutu KKP dalam siaran resmi, Sabtu (1/11).

FDA telah menunjuk KKP sebagai *Certifying Entity (CE)* yang berwenang menerbitkan sertifikat bebas Cs-137 bagi udang Indonesia. Proses ini dilakukan melalui kerja sama dengan BAPETEN dan BRIN, yang meliputi scanning dan pengujian di titik-titik kritis rantai produksi udang, khususnya dari wilayah Jawa dan Lampung.

“Hari ini 31 Oktober 2025 adalah tanggal entry into effect aturan Import Alert 99-52 di AS dan juga merupakan ekspor perdana udang Indonesia bebas Cs-137. Kita ingin tunjukkan bahwa Indonesia memiliki sistem jaminan mutu level internasional,” tegas Ishartini.

Ekspor perdana mencakup dua shipment ke Pelabuhan New York dan Los Angeles. Sementara pada 1 November 2025, akan menyusul pengiriman lanjutan ke Pelabuhan Miami dan Jacksonville, AS. KKP berharap langkah ini membuka peluang pasar lebih luas dan memperkuat citra produk kelautan Indonesia di mata dunia.(fhm)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

IPC TPK Hadirkan Kepedulian Ramadan Lewat 1.600 Paket Takjil Gratis untuk TKBM dan Pengguna Jasa

4 Maret 2026 - 21:40 WIB

Tahun 2025, FIF Catatkan Laba Bersih Rp4,63 Triliun 

4 Maret 2026 - 21:29 WIB

Embarkasi Banten Akan jadi Pilot Project One Stop Services Umrah

4 Maret 2026 - 14:22 WIB

IPC TPK Wujudkan Mudik Aman, Nyaman, dan Inklusif Lewat Mudik Gratis Bersama Pelindo Group  

4 Maret 2026 - 11:33 WIB

Kunjungi PT Terminal Teluk Lamong, Dirut Pelindo Dorong Peningkatan Layanan dan Ekspansi Bisnis

4 Maret 2026 - 11:22 WIB

Ramadhan 1447 H: Pelindo Solusi Digital dan Forwahub Hadirkan Kepedulian bagi Anak Yatim

4 Maret 2026 - 11:09 WIB

Raker 2026: Langkah Strategis PT Terminal Teluk Lamong Dorong Kolaborasi dan Inovasi

3 Maret 2026 - 22:46 WIB

Perkuat Layanan Maritim Global, SPJM Teken Kerja Sama Kemitraan Strategis dengan NORDEN A/S

3 Maret 2026 - 22:32 WIB

Kunjungi Terminal Teluk Lamong, Wali Kota Surabaya Pererat Kolaborasi Pengembangan Layanan Logistik

2 Maret 2026 - 16:55 WIB

Konsisten Taat Pajak, SPJM Kembali dapat Apresiasi dari DJP Sulselbartra

2 Maret 2026 - 10:28 WIB

Trending di ANJUNGAN