Menu

Mode Gelap
Penyumbang emas untuk pembelian pesawat RI 01. Wafat Perkuat Peran sebagai Flag State, Indonesia Partisipasi dalam Sidang IMO SSE ke-12 Wakil Bupati Kudus Bellinda Mengangkat Adik Mendikdasmen Sebagai ‘Anak Buahnya’ Naik Kereta Saat Lebaran 2026, Pelanggan KAI Bantu Tekan Emisi hingga Puluhan Juta Kg CO₂e Gerakan Penanganan dari Hulu Ke Hilir menuju Kendaraan Zero ODOL 2027 KAI Wisata Hadirkan “Scenic Chill April Thrill”, Tawarkan Perjalanan Premium Mulai Rp300 Ribu

PERISTIWA

Ibu-Ibu Yayasan Solusi Sampah Nusantara Sulap Limbah Plastik Jadi Kerajinan Bernilai

badge-check


 Ibu-Ibu Yayasan Solusi Sampah Nusantara Sulap Limbah Plastik Jadi Kerajinan Bernilai Perbesar

Wartatrans.com, BOGOR – Berawal dari keprihatinan terhadap menumpuknya sampah plastik yang sulit terurai, sekelompok ibu-ibu di bawah naungan Yayasan Solusi Sampah Nusantara di Cigombong, Kabupaten Bogor, berhasil mengubah limbah plastik kresek menjadi aneka karya seni bernilai.

Inisiatif ini digagas oleh Yonsah Minanda, Ketua Pembina yayasan, yang sejak tiga tahun lalu bertekad mencari solusi agar sampah plastik tidak sekadar menjadi beban lingkungan.

Melalui pelatihan dan pendampingan yang digelar rutin, Yonsah bersama para anggota yayasan kini mampu menyulap plastik menjadi berbagai produk kerajinan seperti bunga hias lengkap dengan potnya, tempat tisu, tas, hingga cendera mata lainnya.

Merapihkan sampah plastik sebelum dikemas menjadi kerajinan bernilai ekonomi.

Selama ini, produk kerajinan tersebut dipasarkan sebagai souvenir dan kebutuhan rumah tangga di lingkungan sekitar. Meski masih dalam skala terbatas, upaya para ibu ini mendapat dukungan luas dari warga setempat, pemerintah desa dan kecamatan, serta dinas lingkungan hidup dan kesbangpol.

Yonsah berharap, gerakan daur ulang ini dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat luas bahwa sampah plastik bisa kembali bernilai guna jika disentuh kreativitas.

“Kami ingin membuktikan bahwa limbah plastik dapat diolah menjadi barang bermanfaat, sekaligus mengurangi beban lingkungan,” ujarnya.

Melalui ruang produktif yang terus dikembangkan, Yayasan Solusi Sampah Nusantara optimistis dapat memperluas dampak gerakan ini ke lebih banyak wilayah.*** (Dulloh)

Perencanaan pengembangan pun dilakukan oleh anggota yayasan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Wakil Bupati Kudus Bellinda Mengangkat Adik Mendikdasmen Sebagai ‘Anak Buahnya’

7 April 2026 - 18:38 WIB

Indonesia AirAsia Sesuaikan Jadwal, Janji Layanan Tetap Terjaga

7 April 2026 - 16:00 WIB

12 Kepala Keluarga di Selmak Lubok Pusaka Masih Bertahan di Bawah Terpal Pasca Bencana

7 April 2026 - 15:49 WIB

Titi DJ: Mental Jadi Penentu Peserta Raih Gelar Jawara

7 April 2026 - 15:25 WIB

Excavator Nyaris Terseret Banjir di Sungai Burlah yang Meluap

7 April 2026 - 15:18 WIB

Perkuat Kualitas Pelayanan, Pelindo Regional 2 Sunda Kelapa Gelar Sosialisasi Prosedur Kapal Penumpang

7 April 2026 - 14:02 WIB

DLH Aceh Barat Terapkan Sanksi Denda bagi Pembuang Sampah Sembarangan di Meulaboh

7 April 2026 - 06:01 WIB

Ahmad Dhani Meyakini Faktor Rejeki Penentu Seorang Bisa Menjadi Penyanyi Populer

7 April 2026 - 05:09 WIB

INACA Apreasi Kebijakan Pemerintah Saat Avtur Naik: PPN 11% Ditanggung dan Bea Masuk Sparepart 0%

6 April 2026 - 19:58 WIB

SCTV Hadirkan “The Icon Indonesia”, Ajang Pencarian Bakat untuk Lahirkan Ikon Musik Baru Tanah Air

6 April 2026 - 18:58 WIB

Trending di SENI BUDAYA