Menu

Mode Gelap
Bupati Bogor Rudy Susmanto Tuntaskan 516 Km Jalan dalam Setahun Top, PELNI Gagalkan Penyelundupan 114 Satwa Langka Asli Papua Menagih “Manis di Bibir” Bupati Lucky Hakim: Antara Retorika Audit Dana Desa, Tata Ruang, Banjir, dan Realita Pelantikan Kuwu Kecelakaan pada Penerbangan ke Long Bawan, Pilot Pelita Air Meninggal Dunia DAMRI Perkuat Konektivitas Bandara dan Antar Kota Selama Long Weekend Imlek 2026 Polres Pelabuhan Tanjung Priok Intensifkan Patroli KRYD, Sambang Satkamling & Ajak Pemuda Jaga Kondusivitas Ramadhan

PERISTIWA

Ibu-Ibu Yayasan Solusi Sampah Nusantara Sulap Limbah Plastik Jadi Kerajinan Bernilai

badge-check


 Ibu-Ibu Yayasan Solusi Sampah Nusantara Sulap Limbah Plastik Jadi Kerajinan Bernilai Perbesar

Wartatrans.com, BOGOR – Berawal dari keprihatinan terhadap menumpuknya sampah plastik yang sulit terurai, sekelompok ibu-ibu di bawah naungan Yayasan Solusi Sampah Nusantara di Cigombong, Kabupaten Bogor, berhasil mengubah limbah plastik kresek menjadi aneka karya seni bernilai.

Inisiatif ini digagas oleh Yonsah Minanda, Ketua Pembina yayasan, yang sejak tiga tahun lalu bertekad mencari solusi agar sampah plastik tidak sekadar menjadi beban lingkungan.

Melalui pelatihan dan pendampingan yang digelar rutin, Yonsah bersama para anggota yayasan kini mampu menyulap plastik menjadi berbagai produk kerajinan seperti bunga hias lengkap dengan potnya, tempat tisu, tas, hingga cendera mata lainnya.

Merapihkan sampah plastik sebelum dikemas menjadi kerajinan bernilai ekonomi.

Selama ini, produk kerajinan tersebut dipasarkan sebagai souvenir dan kebutuhan rumah tangga di lingkungan sekitar. Meski masih dalam skala terbatas, upaya para ibu ini mendapat dukungan luas dari warga setempat, pemerintah desa dan kecamatan, serta dinas lingkungan hidup dan kesbangpol.

Yonsah berharap, gerakan daur ulang ini dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat luas bahwa sampah plastik bisa kembali bernilai guna jika disentuh kreativitas.

“Kami ingin membuktikan bahwa limbah plastik dapat diolah menjadi barang bermanfaat, sekaligus mengurangi beban lingkungan,” ujarnya.

Melalui ruang produktif yang terus dikembangkan, Yayasan Solusi Sampah Nusantara optimistis dapat memperluas dampak gerakan ini ke lebih banyak wilayah.*** (Dulloh)

Perencanaan pengembangan pun dilakukan oleh anggota yayasan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Menagih “Manis di Bibir” Bupati Lucky Hakim: Antara Retorika Audit Dana Desa, Tata Ruang, Banjir, dan Realita Pelantikan Kuwu

19 Februari 2026 - 16:15 WIB

DAMRI Perkuat Konektivitas Bandara dan Antar Kota Selama Long Weekend Imlek 2026

19 Februari 2026 - 14:58 WIB

Di Bulan K3, Terminal Teluk Lamong Raih Penghargaan Zero Accident dan Pencegahan HIV-AIDS di Tempat Kerja

19 Februari 2026 - 14:41 WIB

Kemenhub Selesaikan Rekomendasi BPK

19 Februari 2026 - 13:26 WIB

Sambut Ramadan dengan Kehangatan Bersama InJourney Hospitality

19 Februari 2026 - 13:11 WIB

Trending di EKOBIS