Wartatrans.com, BOGOR – Berawal dari keprihatinan terhadap menumpuknya sampah plastik yang sulit terurai, sekelompok ibu-ibu di bawah naungan Yayasan Solusi Sampah Nusantara di Cigombong, Kabupaten Bogor, berhasil mengubah limbah plastik kresek menjadi aneka karya seni bernilai.
Inisiatif ini digagas oleh Yonsah Minanda, Ketua Pembina yayasan, yang sejak tiga tahun lalu bertekad mencari solusi agar sampah plastik tidak sekadar menjadi beban lingkungan.

Melalui pelatihan dan pendampingan yang digelar rutin, Yonsah bersama para anggota yayasan kini mampu menyulap plastik menjadi berbagai produk kerajinan seperti bunga hias lengkap dengan potnya, tempat tisu, tas, hingga cendera mata lainnya.

Merapihkan sampah plastik sebelum dikemas menjadi kerajinan bernilai ekonomi.
Selama ini, produk kerajinan tersebut dipasarkan sebagai souvenir dan kebutuhan rumah tangga di lingkungan sekitar. Meski masih dalam skala terbatas, upaya para ibu ini mendapat dukungan luas dari warga setempat, pemerintah desa dan kecamatan, serta dinas lingkungan hidup dan kesbangpol.
Yonsah berharap, gerakan daur ulang ini dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat luas bahwa sampah plastik bisa kembali bernilai guna jika disentuh kreativitas.
“Kami ingin membuktikan bahwa limbah plastik dapat diolah menjadi barang bermanfaat, sekaligus mengurangi beban lingkungan,” ujarnya.
Melalui ruang produktif yang terus dikembangkan, Yayasan Solusi Sampah Nusantara optimistis dapat memperluas dampak gerakan ini ke lebih banyak wilayah.*** (Dulloh)

Perencanaan pengembangan pun dilakukan oleh anggota yayasan.




















