Menu

Mode Gelap
KAI Commuter Siagakan 126 Personel di Stasiun Strategis Antisipasi Aksi Massa Kembali ke Kampus, Wabup Bireuen Razuardi Jadi Pemateri PKKMB Universitas Almuslim 2026 PARFI ’56 Ingin Bangun Dana Abadi untuk Seniman Pelindo Solusi Digital Hadirkan Pemeriksaan Kesehatan Gratis bagi Warga Sekitar Pelabuhan Tanjung Priok Dukung Kebijakan Logistik Nasional, IPC TPK Paparkan Kinerja Operasional Real-Time kepada Bappenas RI KAI Terapkan B50, Tekan Emisi Karbon Operasional Kereta Api

PERISTIWA

Ibu-Ibu Yayasan Solusi Sampah Nusantara Sulap Limbah Plastik Jadi Kerajinan Bernilai

badge-check


 Ibu-Ibu Yayasan Solusi Sampah Nusantara Sulap Limbah Plastik Jadi Kerajinan Bernilai Perbesar

Wartatrans.com, BOGOR – Berawal dari keprihatinan terhadap menumpuknya sampah plastik yang sulit terurai, sekelompok ibu-ibu di bawah naungan Yayasan Solusi Sampah Nusantara di Cigombong, Kabupaten Bogor, berhasil mengubah limbah plastik kresek menjadi aneka karya seni bernilai.

Inisiatif ini digagas oleh Yonsah Minanda, Ketua Pembina yayasan, yang sejak tiga tahun lalu bertekad mencari solusi agar sampah plastik tidak sekadar menjadi beban lingkungan.

Melalui pelatihan dan pendampingan yang digelar rutin, Yonsah bersama para anggota yayasan kini mampu menyulap plastik menjadi berbagai produk kerajinan seperti bunga hias lengkap dengan potnya, tempat tisu, tas, hingga cendera mata lainnya.

Merapihkan sampah plastik sebelum dikemas menjadi kerajinan bernilai ekonomi.

Selama ini, produk kerajinan tersebut dipasarkan sebagai souvenir dan kebutuhan rumah tangga di lingkungan sekitar. Meski masih dalam skala terbatas, upaya para ibu ini mendapat dukungan luas dari warga setempat, pemerintah desa dan kecamatan, serta dinas lingkungan hidup dan kesbangpol.

Yonsah berharap, gerakan daur ulang ini dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat luas bahwa sampah plastik bisa kembali bernilai guna jika disentuh kreativitas.

“Kami ingin membuktikan bahwa limbah plastik dapat diolah menjadi barang bermanfaat, sekaligus mengurangi beban lingkungan,” ujarnya.

Melalui ruang produktif yang terus dikembangkan, Yayasan Solusi Sampah Nusantara optimistis dapat memperluas dampak gerakan ini ke lebih banyak wilayah.*** (Dulloh)

Perencanaan pengembangan pun dilakukan oleh anggota yayasan.

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Kembali ke Kampus, Wabup Bireuen Razuardi Jadi Pemateri PKKMB Universitas Almuslim 2026

27 Agustus 2026 - 11:21 WIB

PARFI ’56 Ingin Bangun Dana Abadi untuk Seniman

27 Agustus 2026 - 11:16 WIB

Pelindo Solusi Digital Hadirkan Pemeriksaan Kesehatan Gratis bagi Warga Sekitar Pelabuhan Tanjung Priok

27 Agustus 2026 - 05:45 WIB

Dukung Kebijakan Logistik Nasional, IPC TPK Paparkan Kinerja Operasional Real-Time kepada Bappenas RI

27 Agustus 2026 - 05:38 WIB

Gelar RUA 2026, Iperindo Bahas Order Pembangunan Kapal Baru Dalam Negeri masih Sepi

26 Agustus 2026 - 19:04 WIB

Semarak Kemerdekaan, Warga Griya Serpong Adu Kekompakan di Masak Gesss Episode 324

26 Agustus 2026 - 17:22 WIB

“Meradjoet Sendja” Hadirkan Orkestrasi Kebangsaan, Satukan Seni, Sejarah dan Kepedulian Sosial

26 Agustus 2026 - 17:14 WIB

Pemprov Jateng Antisipasi Banyak Warganya Yang Ingin Menggeruduk Gedung DPR RI

26 Agustus 2026 - 16:44 WIB

Haji Fikri Serap Aspirasi Warga Ciomas, Soroti Banjir, Longsor, dan Kerusakan Infrastruktur

26 Agustus 2026 - 15:03 WIB

KAI Services Perkuat Kemitraan Strategis melalui Mitra Gathering 2026

26 Agustus 2026 - 14:10 WIB

Trending di EKOBIS