Menu ✖

Mode Gelap
Penerapan Biometrik Meluas, dari Registrasi SIM Card hingga Perjalanan Udara Maulid Nabi di YPL Al-Hidayah, Siswa Diajak Meneladani Empat Sifat Rasulullah Menara Astra Terapkan AI, Konsumsi Energi HVAC Ditargetkan Turun 10%-20% Peluncuran Buku Dampak MotoGP Mandalika, InJourney: Tegaskan Peran Sport Tourism sebagai Penggerak Ekonomi Pangkas Rugi 23,2%, Garuda Lulus Uji di Tengah Beban Avtur Global KAI Services Apresiasi Petugas Keamanan yang Bantu Penumpang Melahirkan di KRL

BANDARA

InJourney Airports Kembangkan Bandara Soetta, Padang, Bali, dan Pangkal Pinang

badge-check


 Bandar Minangkabau, Padang Perbesar

Bandar Minangkabau, Padang

Wartatrans.com, JAKARTA – PT Angkasa Pura Indonesia (Persero) atau InJourney Airports tahun ini melanjutkan program pengembangan di empat bandara sebagai bagian dari transformasi Premises.

Direktur Utama InJourney Airports Mohammad R. Pahlevi mengatakan, program pengembangan dijalankan yakni di Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali, Bandara Soekarno-Hatta Tangerang, Bandara Minangkabau Padang dan Bandara Depati Amir Pangkalpinang.

“Esensi dari transformasi adalah terus bergerak dan berubah untuk lebih baik. Transformasi InJourney Airports tidak pernah berhenti, melainkan terus dilakukan berkelanjutan untuk peningkatan standar pelayanan kepada pengunjung bandara dan penumpang pesawat,” ujar Pahlevi, Kamis (18/6/2026).

Pengembangan bandara menjadi bagian transformasi Premises untuk menghadirkan infrastruktur dan fasilitas yang berfokus pada customer experience di bandara.”

Dua Bandara Tersibuk

Pahlevi menuturkan pengembangan dua bandara tersibuk di Indonesia yakni Bandara Soekarno-Hatta dan Bandara I Gusti Ngurah Rai dapat menciptakan standar layanan terbaik yang bisa diimplementasikan bandara-bandara lainnya.

“Layanan di dua bandara tersebut dapat menjadi standar bagi bandara-bandara lainnya. Pengembangan yang dilakukan untuk meningkatkan pelayanan dan kenyamanan, serta memenuhi standar global sehingga dapat meningkatkan posisi kedua bandara dalam daftar 100 bandara terbaik di dunia,” jelasnya.

Pengembangan di Bandara Ngurah Rai antara lain tahun ini dilakukan di terminal penumpang untuk peningkatan kapasitas menjadi 32 juta penumpang/tahun, setelah sebelumnya di sisi darat.

Adapun setelah  terminal penumpang, peningkatan kapasitas akan dilakukan di sisi udara.

Pengembangan di terminal ini mencakup optimalisasi pier keberangkatan Gate 1-9 Terminal Internasional, mencakup pembangunan penghubung pier (connecting pier), penataan lansekap dan area kursi tunggu (boarding seat area), serta perluasan dan beautifikasi fasilitas umum.

Selain itu, dilakukan revitalisasi fasilitas penunjang dan pelayanan, yaitu pada semi outdoor area komersial, area check in dan pintu keberangkatan (departure gate).

Di Bandara Ngurah Rai juga tengah dilakukan pembangunan jembatan penghubung (connecting bridge) antara Terminal Domestik dan Terminal Internasional.

Pahlevi mengatakan, optimalisasi di gate keberangkatan internasional akan semakin membuat penumpang merasa nyaman, begitu juga dengan adanya connecting bridge antara Terminal Internasional dan Terminal Domestik yang menyediakan jalur khusus bagi penumpang pesawat yang memiliki penerbangan lanjutan. Ini memangkas waktu untuk check in.”

Sementara itu di Bandara Soekarno-Hatta, program pengembangan mencakup lanjutan beautifikasi Terminal 3 dan Revitalisasi Terminal 1A.

Beautifikasi Terminal 3 pada tahun ini dilakukan di seluruh fasad tenant komersial pada area keberangkatan, seluruh boarding gate area keberangkatan, interior check in, serta fasilitas umum yakni toilet di area keberangkatan dan kedatangan.

Dilakukan juga penambahan fasilitas pada boarding lounge penerbangan internasional, yakni antara lain game corner.

Program pengembangan di Bandara Soekarno-Hatta yang juga tengah dijalankan adalah Revitalisasi Terminal 1A.

“Setelah revitalisasi, Terminal 1A hadir dengan wajah baru, standar pelayanan yang jauh lebih baik didukung fasilitas lebih lengkap dan modern untuk seamless journey experience,” ujar Pahlevi.

Revitalisasi membuat kapasitas Terminal 1A meningkat dari sebelumnya 5,7 juta penumpang/tahun menjadi 10 juta penumpang/tahun, dan nantinya dilengkapi dengan 36 unit konter check in atau bertambah dari sebelumnya 25 unit konter.

Penambahan conveyor belt juga dilakukan pada area pengambilan bagasi penumpang, dari 5 unit menjadi 7 unit sehingga dapat melayani 3.500 bagasi dalam waktu bersamaan.

Area komersial diperluas menjadi sekitar 6.300 meter persegi dari sebelumnya 4.400 meter persegi.

Revitalisasi Terminal 1A melanjutkan revitalisasi yang sudah selesai sebelumnya yakni di Terminal 2F dan Termianl 1C.

Pengembangan Bandara Minangkabau dan Bandara Depati Amir

Sementara itu di Bandara Minangkabau Padang antara lain mencakup pengembangan terminal.

Terminal baru seluas sekitar 47 ribu meter persegi yang dapat menampung 5,7 juta penumpang/tahun atau jauh lebih banyak dibandingkan dengan sebelumnya 2,7 juta penumpang/tahun.

Adapun dilakukan perluasan pada terminal baru untuk area kedatangan domestik dan internasional, lalu boarding lounge domestik dan internasional, serta area komersial, serta lansekap terminal.

Sementara itu, di Bandara Depati Amir Pangkalpinang dilakukan pengembangan terminal menjadi seluas 30 ribu meter persegi yang berkapasitas 3 juta penumpang/tahun dari sebelumnya 1,5 juta penumpang/tahun.

Sejalan dengan pengembangan ini, dilakukan juga perluasan area check in, penataan area curbside, titik pemeriksaan keamanan atau security check point, penataan area komersial, pembaruan lansekap di dalam terminal, serta beautifikasi interior di seluruh area terminal.

InJourney Airports sebagai pengelola 37 bandara berkomitmen melakukan peningkatan pelayanan di seluruh bandara untuk peningkatan pelayanan. (omy)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

AirNav-Airbus Teken MoU Efisiensi dan Keberlanjutan Ruang Udara Indonesia

30 September 2026 - 07:31 WIB

Menhub Dudy Galang Dukungan Keanggotaan Indonesia di Dewan ICAO

29 September 2026 - 21:23 WIB

Kemenhub Pastikan Transisi Pengelolaan Bandara Dhoho Kediri Berjalan Lancar

29 September 2026 - 09:36 WIB

Dampak Erupsi Gunung Dukono, Bandara Morotai Ditutup Mulai Hari Ini

26 September 2026 - 15:36 WIB

Top! Layanan Contact Center InJourney Airports Bertahan Tetap jadi Terbaik di Indonesia

26 September 2026 - 15:28 WIB

Ditjen Hubud Tegaskan Pengawasan 3 Lapis dan Kesiapsiagaan Bencana

26 September 2026 - 15:04 WIB

Bukaka Pasok 56 Garbarata Generasi Baru untuk Terminal 3 Changi

25 September 2026 - 21:31 WIB

Bandara Internasional Soekarno-Hatta Latihan Penanganan Keadaan Darurat

24 September 2026 - 15:49 WIB

GMFI dan FTAI Perkuat Kolaborasi Bisnis Perawatan Mesin Pesawat

24 September 2026 - 14:56 WIB

Kemenhub Terus Pantau Dampak Karhutla pada Penerbangan di Kalimantan

23 September 2026 - 03:52 WIB

Trending di BANDARA