
Wartatrans.com, PANJANG – Pelabuhan Panjang, Lampung, mengawali tahun dengan menghadirkan wajah baru pada fungsi Integrated Planning & Control sebagai bagian dari upaya berkelanjutan dalam melakukan standarisasi fasilitas dan layanan kepelabuhanan. Transformasi ini menjadi langkah strategis untuk mendorong peningkatan efisiensi waktu, akurasi perencanaan, serta kinerja operasional terminal secara menyeluruh.

Peresmian Integrated Planning & Control diselenggarakan pada Rabu (21/01). Acara tersebut dihadiri oleh Hot Marojahan Hutapea selaku Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Kelas I Panjang, Budi Prasetio selaku Plh Executive Director Pelindo Regional 2, Purwadi selaku Department Head Terminal Multipurpose Pelindo, Hardianto selaku General Manager Cabang Panjang Pelindo Regional 2 serta Dewan Direksi dan Manajemen IPC TPK.
Pembenahan Integrated Planning & Control ini dirancang untuk memperkuat peran pengendalian pelayanan operasional, optimalisasi jadwal sandar kapal, hingga peningkatan kualitas pengambilan keputusan berbasis data. Seluruh inisiatif tersebut sejalan dengan komitmen IPC TPK Area Panjang untuk turut bersinergi dalam menghadirkan layanan di Pelabuhan yang andal, terstandar, dan berdaya saing.
“Awal tahun menjadi momentum yang tepat untuk memperkuat fundamental operasional. Wajah baru Integrated Planning & Control sebagai wujud komitmen terhadap sinergi pelayan di Pelabuhan Panjang yang mendorong semangat baru IPC TPK Panjang dalam menghadirkan layanan yang semakin profesional, terukur, dan berorientasi pada kinerja,” ujar Anang Subagyono, Manager IPC TPK Area Panjang.
Langkah transformasi ini sejalan dengan capaian kinerja positif IPC TPK Panjang sepanjang tahun 2025. Berdasarkan data operasional, realisasi arus petikemas (TEUs) tahun 2025 tercatat 33,65%. Pencapaian ini menunjukkan konsistensi pertumbuhan throughput dibandingkan tahun 2024, sekaligus mencerminkan efektivitas pengelolaan operasional terminal.
Peningkatan kinerja tersebut turut ditopang oleh pertumbuhan volume petikemas pada sejumlah layanan, baik internasional maupun domestik. Pada layanan internasional, Mediterranean Shipping Company (MSC) mencatatkan pertumbuhan signifikan sebesar 74% year-on-year. Sementara pada layanan domestik, kinerja positif terlihat dari Sukses Sindo Damai yang meningkat 83%, Tresnamuda Sejati yang naik 36%, serta CMA CGM yang tumbuh 4% dibandingkan dengan tahun sebelumnya.
Selain pertumbuhan reguler, sepanjang tahun 2025 IPC TPK Panjang juga melayani 16 ship call tambahan (Ad Hoc) yang memberikan kontribusi nyata terhadap pertumbuhan throughput terminal.
Manajemen IPC TPK Panjang menilai bahwa pembaruan fungsi Planning & Control menjadi fondasi penting untuk menjaga momentum pertumbuhan tersebut. Dengan sistem perencanaan dan pengendalian yang semakin terstandar, diharapkan proses operasional menjadi lebih efisien, waktu layanan semakin singkat, serta produktivitas terminal terus meningkat.
“Pembaharuan Integrated Planning & Control ini merupakan bagian dari komitmen IPC TPK Panjang dalam melakukan standarisasi fasilitas dan layanan terminal. Kami ingin memastikan seluruh proses perencanaan dan pengendalian operasional berjalan lebih terukur, responsif, dan efisien. Dengan fondasi ini, kami optimistis kinerja ke depan dapat terus tumbuh dan pelayanan kepada pengguna jasa semakin andal.” tutup Anang.
Ke depan, IPC TPK Panjang optimistis transformasi ini akan memperkuat daya saing terminal, menjaga kepercayaan pelanggan, serta mendukung pencapaian target kinerja perusahaan secara berkelanjutan.(ahmad)









