Wartatrans.com, YOGYAKARTA — Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta kembali menegaskan eksistensi dan kiprahnya di tingkat nasional dengan meraih enam penghargaan bergengsi dalam ajang Anugerah Diktisaintek 2025 yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) di Jakarta.
Enam penghargaan tersebut mencakup berbagai bidang strategis, mulai dari tata kelola Barang Milik Negara (BMN), kerja sama internasional, kolaborasi dengan pemerintah dan lembaga swadaya masyarakat (LSM), hingga kehumasan dan layanan publik. Dua unit di lingkungan ISI Yogyakarta turut mencatatkan prestasi membanggakan, yakni Majalah Varta Sarasvati serta Unit Layanan Terpadu (ULT) ISI Yogyakarta.
Capaian ini menjadi bukti bahwa perguruan tinggi seni tidak hanya unggul dalam penciptaan dan pengkajian seni, tetapi juga mampu menghadirkan tata kelola institusi yang profesional, akuntabel, dan berdampak luas bagi masyarakat.

Penghargaan yang diraih ISI Yogyakarta merupakan hasil dari kerja kolektif dan kolaboratif seluruh sivitas akademika, mulai dari pimpinan, dosen, tenaga kependidikan, hingga mahasiswa, dalam membangun institusi yang adaptif dan berdaya saing.
Dengan raihan ini, ISI Yogyakarta semakin mengukuhkan posisinya sebagai perguruan tinggi seni yang tidak hanya berorientasi pada keunggulan akademik dan artistik, tetapi juga pada kualitas layanan, jejaring kerja sama, serta pengelolaan kelembagaan yang berkelanjutan.
Prestasi nasional tersebut diharapkan menjadi energi baru bagi ISI Yogyakarta untuk terus berkarya, memperluas kolaborasi, serta meningkatkan pelayanan kepada masyarakat dan dunia seni budaya Indonesia.*** (Priyo)










