Wartatrans.com, JAKARTA – Menjelang periode Angkutan Lebaran (Angleb) 2026, KAI Services melalui unit Resclean terus mematangkan kesiapan layanan kebersihan guna mendukung kenyamanan dan keselamatan pengguna jasa kereta api.
Salah satu upaya yang dilakukan yakni dengan menyelenggarakan Program Operator Basic Cleaning Service di Auditorium Kantor Pusat KAI Services, Stasiun Mangga Besar, Jakarta, Selasa (3/2).

Kegiatan ini difokuskan pada penguatan peran supervisor sebagai garda terdepan dalam pengawasan dan pembinaan petugas kebersihan di lapangan. Program tersebut diikuti oleh Asisten Manager dan Supervisor dari Head Office hingga Regional 1 sampai Regional 11 yang tersebar di wilayah Pulau Jawa dan Sumatera.
Melalui program ini, KAI Services menekankan pentingnya keterlibatan langsung supervisor dalam mendampingi petugas cleaning service saat menjalankan tugas. Pendampingan tersebut dinilai krusial untuk memastikan setiap pekerjaan dilakukan sesuai standar operasional prosedur (SOP) serta menjaga konsistensi kualitas kebersihan di seluruh area layanan.
Selain aspek teknis, KAI Services juga menggarisbawahi pentingnya kepemimpinan supervisor yang tegas dan terukur. Perusahaan turut mendorong pengurangan beban administrasi bagi tenaga lapangan agar pengawasan dapat lebih terfokus pada kondisi riil di lapangan, khususnya menjelang lonjakan penumpang saat Angkutan Lebaran.
Manager Corporate Communication KAI Services, Nyoman Suardhita, menyampaikan bahwa penguatan kapasitas supervisor merupakan bagian dari strategi perusahaan dalam menjaga mutu layanan kebersihan secara berkelanjutan.
“Supervisor memiliki peran sentral dalam memastikan standar kebersihan diterapkan secara konsisten. Menjelang Angkutan Lebaran 2026, tidak hanya petugas kebersihan yang harus siap di lapangan, tetapi para supervisor juga diharapkan aktif menjaga dan mengawal standar layanan kebersihan,” ujar Nyoman dikutip, Sabtu (7/2/2026).(****)






















