Wartatrans.com, JAKARTA – KAI Commuter menegaskan komitmennya menjaga keselamatan dan keandalan operasional Commuter Line dengan memastikan seluruh Awak Sarana Perkeretaapian (ASP) memiliki sertifikasi kompetensi yang masih berlaku.
Sertifikasi tersebut mencakup wilayah operasi vital, yakni Jabodetabek dan Wilayah VI Yogyakarta, yang setiap hari melayani jutaan pengguna.

VP Corporate Secretary KAI Commuter, Karina Amanda, mengatakan program sertifikasi ini merupakan bukti nyata prioritas perusahaan terhadap keselamatan.
“Keselamatan dan keamanan adalah prioritas utama KAI Commuter. Program sertifikasi ASP ini merupakan wujud nyata komitmen kami untuk memastikan setiap perjalanan Commuter Line berlangsung dengan standar keselamatan tertinggi. Untuk ini, KAI Commuter didukung oleh SDM yang kompeten dan teruji,” ujar Karina, Jumat (21/11/2025).
Menurut Karina, hingga saat ini KAI Commuter telah mencatat 535 petugas ASP di Jabodetabek dan Yogyakarta yang menyelesaikan dan dinyatakan lulus sertifikasi.
“Tentunya ini dilakukan untuk memastikan kelayakan dan kecakapan mereka untuk berdinas setiap hari,” ujarnya.
Pada 2025, KAI Commuter juga memperpanjang masa berlaku sertifikat untuk 285 petugas ASP. Perpanjangan ini wajib dilakukan setiap empat tahun. Secara rinci, petugas ASP yang telah tersertifikasi terdiri dari 464 Masinis, 46 Penyelia Dinasan Masinis, dan 25 Penyelia Instruktur. Sertifikasi tersebut merupakan pengakuan resmi dari Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan atas kompetensi para petugas.
“Petugas yang masa berlaku sertifikatnya akan habis atau sudah habis, tidak diperkenankan berdinas sebelum proses perpanjangan selesai,” tegas Karina.
Ia menambahkan bahwa seluruh petugas ASP diwajibkan menjalani asesmen kompetensi secara bertahap dan berkala untuk memastikan kemampuan mereka selalu mutakhir dan sesuai prosedur operasi standar. Setiap hari, masinis yang akan berdinas juga menjalani asesmen pradinas, mulai dari pemeriksaan kesehatan hingga pemeriksaan teknis lainnya.
Rangkaian pemeriksaan ini, kata Karina, dilakukan untuk memastikan kecakapan fisik serta mental petugas sebelum mengoperasikan rangkaian Commuter Line.
“Penguatan kualitas SDM operasional melalui sertifikasi, pelatihan, dan pembinaan berkelanjutan juga terus dilakukan dan menjadi fondasi penting bagi KAI Commuter. Ini dibutuhkan untuk menghadirkan layanan yang andal, aman, dan nyaman bagi seluruh pengguna,” ungkapnya.
Karina menambahkan, komitmen peningkatan kompetensi ini semakin penting menjelang periode Angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026 yang biasanya mengalami lonjakan pengguna.
“Nataru lalu, kami mencatat 16,7 juta pengguna Commuter Line. Jadi, KAI Commuter akan terus mengupayakan berbagai langkah agar dapat semakin optimal melayani masyarakat. Terlebih di tengah kepercayaan publik yang semakin menguat, kami memberikan atensi serius untuk terus menghadirkan layanan terbaik,” pungkasnya.(****)









