Menu

Mode Gelap
ACC Kembangkan Desa Sejahtera Astra Cibunian di Bogor Gelar RUPS Luar Biasa, IPCC Perkuat Struktur Pengurus Perseroan 2 Tahun Pelita Air Pertahankan Predikat Maskapai Paling Tepat Waktu Kesbangpol DKI Jakarta Adakan Kegiatan Pemberdayaan dan Peningkatan Peran Organisasi Kemasyarakatan dalam Pembangunan 2026 Tuna Sulawesi Tengah Makin Dilirik Pasar Global, Ekspor Tembus Puluhan Ton Lowongan KAI Group 2026 Dibuka, Lulusan SLTA hingga D4/S1 Berpeluang Bergabung

PERON

KAI Commuter Catat Tren Positif Pengguna Green Line, Stasiun Jatake Sumbang Rata-rata 1.221 Pengguna per Hari

badge-check


 KAI Commuter Catat Tren Positif Pengguna Green Line, Stasiun Jatake Sumbang Rata-rata 1.221 Pengguna per Hari Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA – KAI Commuter mencatat tren peningkatan signifikan jumlah pengguna Commuter Line atau KRL pada lintas Tanah Abang–Rangkasbitung (Green Line) dalam beberapa tahun terakhir, seiring pengoperasian Stasiun Jatake yang semakin memperluas akses mobilitas masyarakat di wilayah Tangerang Selatan dan sekitarnya.

Tangerang Selatan sebagai wilayah strategis di Provinsi Banten terus tumbuh menjadi salah satu daerah penyangga Jakarta dengan perkembangan kota mandiri yang menjadi motor penggerak sektor properti. Pertumbuhan tersebut didukung oleh demografi yang heterogen, infrastruktur transportasi yang terkoneksi, serta ekosistem gaya hidup yang berkelanjutan.

Dalam kurun waktu tiga tahun terakhir, jumlah pengguna KRL pada lintas Green Line terus meningkat. Pada 2025, jumlah pengguna tercatat mencapai 76.640.940 orang atau naik 9 persen dibandingkan 2024 sebanyak 69.999.362 orang. Sementara pada 2024 meningkat 11 persen dibandingkan 2023 yang mencapai 62.085.471 orang.

VP Corporate Secretary KAI Commuter, Karina Amanda, menyampaikan bahwa pengoperasian Stasiun Jatake sejak 28 Januari 2026 merupakan bagian dari upaya pengembangan dan kolaborasi untuk mendukung mobilitas masyarakat.

“Data menunjukkan tren pertumbuhan positif setelah stasiun tersebut resmi beroperasi sebagai alternatif akses baru bagi masyarakat,” ujar Karina.

Pengoperasian Stasiun Jatake turut menyumbang peningkatan volume pengguna dengan rata-rata harian sebanyak 1.221 orang. Hingga 24 Februari 2026, akumulasi pengguna di stasiun ini mencapai 34.177 orang gate in dan 26.961 orang gate out.

Tren peningkatan juga terlihat dari perbandingan periode sebelum dan sesudah Stasiun Jatake beroperasi. Pada periode 19–25 Januari 2026, pengguna lintas Rangkasbitung–Tanah Abang tercatat sebanyak 1.508.285 orang, sedangkan pada periode 9–15 Februari 2026 meningkat menjadi 1.737.191 orang.

“Kenaikan ini tidak hanya karena peran Jatake sebagai stasiun baru, namun juga meratanya penambahan pengguna hampir di seluruh stasiun sepanjang lintas Tanah Abang–Rangkasbitung,” jelas Karina.

Ia menambahkan, kenaikan hampir 230 ribu pengguna dalam satu minggu menunjukkan bahwa Stasiun Jatake memberikan akses transportasi publik yang lebih dekat bagi masyarakat Tangerang dan sekitarnya, sekaligus mencerminkan meningkatnya kepercayaan masyarakat ke KRL.

Secara tahunan, peningkatan pergerakan penumpang pada lintas Tanah Abang–Rangkasbitung juga terus terjadi. Sepanjang 2025, lintas ini melayani 77.552.716 pengguna, meningkat dibandingkan 2024 sebanyak 69.999.362 pengguna, 2023 sebanyak 62.085.471 pengguna, dan 2022 sebanyak 43.317.716 pengguna. Tren ini menunjukkan peran Commuter Line dalam menopang aktivitas ekonomi harian masyarakat di wilayah penyangga Jakarta.

Green Line merupakan salah satu lintas dengan mobilitas tinggi yang menghubungkan wilayah Banten, Bogor, Tangerang hingga Jakarta yang menjadi pusat aktivitas ekonomi, permukiman, dan perkantoran. Saat ini KAI Commuter mengoperasikan 206 perjalanan di lintas tersebut, dengan 192 perjalanan di antaranya melayani Stasiun Jatake.

KAI bersama Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan terus melakukan penguatan infrastruktur, termasuk pengembangan elektrifikasi jalur untuk meningkatkan kapasitas dan keandalan layanan.

“KAI Commuter juga terus melakukan evaluasi pola operasi dengan optimalisasi waktu tunggu (headway) antara 10–15 menit pada waktu sibuk pagi maupun sore. Kami juga berencana melakukan penambahan rangkaian yang saat ini masih dalam proses uji coba sarana,” tutup Karina.(fahmi)

 

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Lowongan KAI Group 2026 Dibuka, Lulusan SLTA hingga D4/S1 Berpeluang Bergabung

3 September 2026 - 20:47 WIB

KAI Group Layani 351,6 Juta Pelanggan hingga Agustus 2026, Tumbuh 7,09 Persen

3 September 2026 - 20:24 WIB

KAI Buka Rekrutmen 2026, Lulusan SLTA hingga S1 Bisa Daftar

3 September 2026 - 16:11 WIB

Volume Pengguna KRL di Sudirman Baru Naik 281 Persen, KAI Commuter Perkuat Fasilitas

2 September 2026 - 16:10 WIB

KAI EXPO 2026 Digelar 4–6 September, Tiket Kereta Api Diskon hingga 30%

2 September 2026 - 14:54 WIB

KAI Daop 1 Percepat Peningkatan Keselamatan di 33 Perlintasan Sebidang, 16 Titik Mulai Dikerjakan

2 September 2026 - 13:17 WIB

Whoosh Tebar Diskon dan Lucky Draw di KAI Expo 2026

2 September 2026 - 10:46 WIB

Perkeretaapian Bali Mulai Dikaji, KAI Teken Kesepakatan dengan Pemprov Bali dan Pemkab Badung

1 September 2026 - 21:22 WIB

Penumpang Stasiun BNI City Melonjak 326% di Hari Pertama Pengalihan dari Stasiun Karet

1 September 2026 - 14:50 WIB

Stasiun Karet Ditutup mulai Hari Ini, Naik-Turun KRL Dialihkan ke BNI City

1 September 2026 - 11:46 WIB

Trending di PERON