Menu

Mode Gelap
Main di Solo Lalu ke Puncak Dunia, Begini Lompatan Pau Cubarsí dalam 3 Tahun Pemerintah Pastikan Layanan Penyeberangan Perintis di Wilayah 3TP Tetap Berjalan PELNI Perkuat Layanan Keagenan Kapal hingga Malaysia AirNav Gandeng Badan Informasi Geospasial, Perkuat Sistem Navigasi Berbasis Satelit Kemenhub Pastikan Layanan Angkutan Perintis Terus Berjalan KAI Tanamkan Budaya Keselamatan Perkeretaapian kepada Generasi Muda di Bandung

RAGAM

Catatan Maryoko Aiko: Pengurus Baru SWI dan Tanggung Jawab Menjaga Kepercayaan Publik

badge-check


 Catatan Maryoko Aiko: Pengurus Baru  SWI dan Tanggung Jawab Menjaga Kepercayaan Publik Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA — Hari ini saya menyaksikan estafet kepemimpinan Sekber Wartawan Indonesia (SWI) kembali berlanjut. Di Grand Ballroom United Tractors, Cakung, Jakarta Timur, Ketua Umum SWI H. Iskandar, S.Sos. resmi melantik jajaran Pengurus DPP SWI masa bakti 2026–2031. Pelantikan yang mengusung tema “Menguatkan Solidaritas Wartawan, Membangun Organisasi yang Profesional, Berintegritas dan Berdaya Saing” bukan sekadar agenda seremonial, melainkan momentum untuk memperkuat kembali arah perjuangan organisasi.

Bagi saya, setiap pergantian kepemimpinan bukan hanya soal siapa yang memimpin, tetapi bagaimana nilai-nilai organisasi tetap hidup dan diwariskan. Kepengurusan boleh berganti, tetapi idealisme wartawan tidak boleh luntur. Itulah ruh yang harus terus dijaga oleh siapa pun yang mengemban amanah di SWI.

Selama memimpin SWI pada periode 2021–2026, saya belajar bahwa organisasi wartawan tidak akan dihormati hanya karena jumlah anggotanya atau luasnya jaringan yang dimiliki. Kehormatan organisasi lahir dari integritas setiap anggotanya; dari keberanian menyampaikan fakta, menjunjung tinggi Kode Etik Jurnalistik, menjaga independensi, serta menempatkan kepentingan publik di atas kepentingan pribadi maupun kelompok.

Kepercayaan masyarakat adalah kehormatan yang harus dirawat setiap hari. Sekali kepercayaan itu hilang, tidak mudah untuk mengembalikannya. Karena itu, wartawan harus terus menjadi pribadi yang jujur, bertanggung jawab, dan profesional dalam setiap karya jurnalistiknya.

Saya berharap kepemimpinan H. Iskandar mampu membawa SWI menjadi organisasi yang semakin kuat, adaptif terhadap perkembangan teknologi informasi, tetapi tetap berpijak pada nilai-nilai dasar jurnalisme. Perubahan zaman tidak boleh mengubah karakter wartawan sebagai pencari kebenaran.

Saya juga mengapresiasi langkah kepengurusan baru yang langsung menghadirkan program SWI Green Impact, dipadukan dengan kegiatan Literasi Hukum Bijak Bermedia Sosial dan diskusi “Sampah Jadi Cuan”. Bagi saya, inilah bukti bahwa organisasi wartawan tidak hanya berorientasi pada pemberitaan, tetapi juga mampu menghadirkan gerakan sosial yang memberi manfaat nyata bagi masyarakat.

Gerakan ekonomi sirkular yang diusung SWI menunjukkan bahwa wartawan juga dapat menjadi penggerak perubahan di tengah masyarakat. Pers tidak hanya mengabarkan persoalan, tetapi juga ikut mendorong lahirnya solusi. Begitu pula literasi hukum di ruang digital menjadi pengingat bahwa kebebasan berekspresi harus selalu diiringi tanggung jawab moral dan hukum.

Menurut saya, inilah wajah organisasi pers yang relevan dengan tantangan zaman: kritis terhadap kebijakan, berpihak kepada kepentingan publik, sekaligus mampu membangun kolaborasi dan menghadirkan solusi atas berbagai persoalan bangsa.

Ke depan, saya berharap wartawan Indonesia semakin mengambil peran dalam mengisi pembangunan nasional. Pers harus menjadi mitra kritis pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat. Wartawan tidak hanya menyampaikan kritik, tetapi juga mengangkat inovasi, pendidikan, kebudayaan, ekonomi kerakyatan, pelestarian lingkungan, serta berbagai praktik baik yang mampu menginspirasi masyarakat.

Pembangunan tidak hanya membutuhkan jalan, jembatan, pelabuhan, atau gedung-gedung megah. Bangsa ini juga membutuhkan pembangunan karakter, budaya, dan kesadaran publik. Semua itu memerlukan pers yang independen, jujur, mencerdaskan, dan mampu menumbuhkan optimisme.

Saya mengucapkan selamat kepada H. Iskandar beserta seluruh jajaran Pengurus DPP SWI masa bakti 2026–2031. Jalankan amanah ini dengan penuh tanggung jawab, perkuat solidaritas organisasi, tingkatkan profesionalisme, dan jagalah marwah profesi wartawan.

Pada akhirnya, seorang wartawan tidak akan dikenang karena jabatan yang pernah diembannya, melainkan karena integritas yang mampu dipertahankan, keberanian membela kebenaran, serta manfaat yang telah diberikan bagi masyarakat, bangsa, dan negara.

Maryoko Aiko
Mantan Ketua Umum Sekber Wartawan Indonesia (SWI) Periode 2021–2026, dan pendiri SWI. 

Baca Lainnya

FIFpreneur 2026 Hadirkan Kisah Purnabakti Bangun Usaha Indekos

20 Juli 2026 - 14:14 WIB

Spanyol Juara Piala Dunia 2026, Berapa Uang yang Dibawa Pulang La Roja? Inilah Nilai Hadiahnya

20 Juli 2026 - 12:05 WIB

Catatan Halimah Munawir: 100 Tahun Ali Sadikin, Merawat Roh Taman Ismail Marzuki

19 Juli 2026 - 20:07 WIB

Menteri ESDM Bahlil Dorong Solusi Win-Win Terkait Pengelolaan Gas Blok Andaman

19 Juli 2026 - 11:25 WIB

KKP Latih 5.153 Calon Pengelola Kampung Nelayan Merah Putih

19 Juli 2026 - 07:22 WIB

Anna Latuconsina Ajak Hentikan Normalisasi Kekerasan terhadap Perempuan Lewat Bincang Buku di Gedung Parlemen

18 Juli 2026 - 22:58 WIB

Jatiwaringin Hingga Cipayung, TPA Membakar Anggaran Negara

18 Juli 2026 - 22:48 WIB

Di Tengah Keterbatasan Keuangan Daerah, Oknum Pungut Dana Titipan Rp7 Juta Per Desa di Subulussalam  

18 Juli 2026 - 22:21 WIB

Paus Bungkuk Terdampar di Pantai Perancak Bali, KKP dan Tim Gabungan Lakukan Penanganan

18 Juli 2026 - 21:51 WIB

Bank Sampah Mapolis-BK3 Himpun Rata-rata 1 Ton Sampah Anorganik per Bulan, Warga Diajak Konsisten Pilah Sampah

18 Juli 2026 - 11:15 WIB

Trending di RAGAM