Menu ✖

Mode Gelap
Garuda Indonesia Group Siapkan 14 Ribu Kursi, Antisipasi Lonjakan Jelang MotoGP Mandalika Bengkel Kreatif Aceh Multi Vision, 15 Tahun Mengembangkan Karya dan Ekonomi Kreatif Aceh Pengurus APPSI Aceh Tengah Periode 2025–2030 Siap Dilantik KAI Commuter Targetkan Eskalator Stasiun Duri Kembali Beroperasi Pekan Ketiga Oktober Maulid Akbar dan Peusijuk Kapolda Aceh Warnai Silaturrahmi Masyarakat Aceh Tenggara di Banda Aceh Adab dan Ilusi Pengetahuan di Era Digital

RAGAM

Bengkel Kreatif Aceh Multi Vision, 15 Tahun Mengembangkan Karya dan Ekonomi Kreatif Aceh

badge-check


 Bengkel Kreatif Aceh Multi Vision, 15 Tahun Mengembangkan Karya dan Ekonomi Kreatif Aceh Perbesar

Wartatrans.com, BANDA ACEH — Bengkel Kreatif Aceh Multi Vision telah lebih dari 15 tahun bergelut di bidang broh putoeh, sekaligus menjadi salah satu ruang kreatif yang terus mendorong tumbuhnya ekonomi kreatif di kalangan seniman dan perajin Aceh.

Di bawah kreativitas Salman Farizi, pemilik tempat kreatif tersebut, Aceh Multi Vision tidak hanya menghasilkan karya dekoratif, tetapi juga membuka ruang bagi para seniman rupa dan pengrajin untuk terus mengembangkan kemampuan serta menciptakan karya yang lebih inovatif.

Para pengrajin gerabah, misalnya, didorong untuk tidak sekadar mempertahankan bentuk dan teknik tradisional, tetapi juga berani melakukan eksplorasi terhadap bentuk, fungsi, material, serta nilai artistik sehingga menghasilkan karya yang memiliki daya tarik lebih luas.

Aceh Multi Vision banyak bergerak di bidang dekorasi pameran, expo, dan berbagai kegiatan kreatif, dengan mengangkat potensi lokal sebagai sumber inspirasi. Konsep tersebut menjadikan karya yang dihasilkan tidak hanya memiliki nilai estetika, tetapi juga membawa identitas budaya Aceh.

Melalui Broh Putoeh Production, proses alam dan budaya lokal dipadukan menjadi sebuah karya visual yang artistik. Material dan unsur-unsur yang berasal dari lingkungan sekitar diolah melalui sentuhan kreativitas sehingga memiliki nilai baru.

Bagi Salman Farizi, kreativitas bukan hanya tentang menghasilkan sebuah karya, tetapi juga bagaimana karya tersebut mampu menghidupkan ekonomi dan membuka ruang kolaborasi bagi sesama pelaku seni.

Semangat itulah yang terus dibangun Aceh Multi Vision: mengolah potensi lokal, memperkuat kreativitas seniman, serta menghadirkan karya-karya inovatif yang tetap berakar pada alam dan budaya yang beralamat di jalan lamgapang ule Kareng Banda Aceh.*** (Kamaruzzaman)

Baca Lainnya

Pengurus APPSI Aceh Tengah Periode 2025–2030 Siap Dilantik

7 Oktober 2026 - 13:46 WIB

Maulid Akbar dan Peusijuk Kapolda Aceh Warnai Silaturrahmi Masyarakat Aceh Tenggara di Banda Aceh

7 Oktober 2026 - 13:31 WIB

Adab dan Ilusi Pengetahuan di Era Digital

7 Oktober 2026 - 13:26 WIB

Zulfitri Nahkodai APPSI Aceh 2026–2031, Pedagang Pasar Siap Perkuat Ekonomi Kerakyatan

7 Oktober 2026 - 09:35 WIB

Kekeringan Hampir Empat Bulan, Bupati Fakfak Kerahkan Seluruh OPD Bantu Salurkan Air Bersih

6 Oktober 2026 - 13:55 WIB

Almujaini Abdul Karim Kembali Pimpin Musara Gayo Jabodetabek

6 Oktober 2026 - 12:54 WIB

Kabut Asap Selimuti Karas, Polisi Sektor Karas Bagikan Masker kepada Warga Malakuli.

6 Oktober 2026 - 09:37 WIB

Becak Listrik Prabowo: Ketika Teknologi Datang ke Jalanan Rakyat

6 Oktober 2026 - 08:34 WIB

Putra Aceh Dipercaya Duduki Kursi BPK RI, Khaidir Abdurrahman Siap Emban Amanah

6 Oktober 2026 - 06:21 WIB

118 Bus Shuttle DAMRI Siap Layani Mobilitas Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026

6 Oktober 2026 - 05:31 WIB

Trending di JALUR