
Wartatrans.com, JAKARTA – Masa purnabakti bukan akhir untuk berkarya, tetapi menjadi awal perjalanan baru yang perlu dipersiapkan secara matang. Melalui Inaugurasi dan Kick Off FIFpreneur 2026, PT Federal International Finance (FIFGROUP) membekali para karyawannya agar mampu merancang langkah usaha secara lebih terarah sebelum memasuki masa purnabakti.

FIFpreneur merupakan program pemberdayaan yang dirancang untuk membantu karyawan mempersiapkan masa purnabakti secara lebih produktif, mandiri, dan sejahtera melalui kegiatan kewirausahaan. Peserta mendapatkan pembekalan, pendampingan, serta kesempatan belajar dari mentor dan purnabakti yang telah memiliki pengalaman langsung dalam menjalankan usaha.
Direktur FIFGROUP, Esther Sri Harjati menyampaikan bahwa FIFpreneur tidak hanya berfokus pada kemampuan membuka usaha, tetapi juga membantu peserta membangun pola pikir, kesiapan, dan keberanian dalam menghadapi fase kehidupan yang baru.
“Memasuki masa purnabakti tentu membutuhkan persiapan yang matang, baik secara finansial maupun mental. Melalui FIFpreneur, kami ingin mendampingi insan FIFGROUP agar tetap memiliki semangat, tujuan, dan kesempatan untuk terus berkarya. Pengalaman para purnabakti dari batch sebelumnya yang telah menjalankan usaha dapat menjadi pembelajaran berharga bagi peserta lainnya,” ujar Esther.
Belajar dari Pengalaman Nyata Purnabakti
Hal tersebut tercermin dalam perjalanan Helly Koesdianto, purnabakti FIFGROUP sekaligus peserta FIFprenuer batch 2025 yang kini aktif menjalankan usaha indekos sebagai sumber penghasilan sekaligus aktivitas produktif setelah menyelesaikan masa kerjanya.
Pengalaman tersebut dibagikan dalam kegiatan Inaugurasi dan Kick Off FIFpreneur 2026 yang diselenggarakan FIFGROUP pada Jumat, 17 Juli 2026. Kegiatan ini menjadi momentum apresiasi bagi peserta yang telah menyelesaikan rangkaian pengembangan usaha sekaligus menandai dimulainya perjalanan peserta baru dalam mempersiapkan bisnis menjelang masa purnabakti.
Peserta semakin antusias pada saat sesi berbagi inspirasi bersama Helly Koesdianto, yang mengangkat perjalanan dan pengalamannya dalam membangun serta mengelola usaha indekos dalam proses memasuki masa purnabakti.
Dalam sesi tersebut, Helly membagikan berbagai pembelajaran, mulai dari menentukan jenis usaha yang sesuai dengan kemampuan dan aset yang dimiliki, mempersiapkan modal, memilih lokasi, mengelola operasional dan tips menjaga fasilitas.
Usaha indekos dipilih karena menurut Helly, usaha ini memiliki potensi pendapatan yang relatif berkelanjutan, walaupun memang tetap membutuhkan perencanaan, kedisiplinan, pelayanan, serta pengelolaan keuangan yang baik agar dapat terus berkembang.
“Jangan takut untuk memulai. Masa purnabakti bukan akhir dari perjalanan, tetapi kesempatan baru untuk terus berkarya. Mulailah dari usaha yang sesuai dengan kemampuan, lakukan dengan konsisten, dan terus belajar dari setiap prosesnya” ungkap Helly.
Kehadiran purnabakti yang sudah melewati program ini sebagai narasumber memberikan perspektif yang lebih jelas dan relevan bagi para peserta. Mereka tidak hanya memperoleh teori kewirausahaan, tetapi juga dapat mempelajari tantangan, kesalahan, dan strategi yang telah dihadapi secara langsung oleh pelaku usaha setelah menyelesaikan masa kerjanya.
Membangun Ekosistem dari Purnabakti untuk Purnabakti
Pada pelaksanaan tahun ini, sebanyak 31 peserta mengikuti inaugurasi setelah menyelesaikan rangkaian program pengembangan usaha. Sementara itu, sebanyak 26 peserta baru akan mengikuti proses pembelajaran dan pendampingan selama 1 Tahun.
Rangkaian program mencakup pemetaan potensi dan minat usaha, penyusunan model bisnis, pengelolaan keuangan, strategi pemasaran, pelayanan pelanggan, pengelolaan risiko, hingga penyusunan rencana pengembangan usaha. Peserta juga memperoleh kesempatan berdiskusi dengan mentor serta pelaku usaha yang telah memiliki pengalaman di bidangnya.
Program FIFpreneur merupakan bagian dari upaya FIFGROUP dalam mendukung peningkatan kesejahteraan karyawan dan keluarga. Program ini juga sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs) poin ke-8, yaitu Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi.
Melalui semangat “Purnabakti Berkarya, Sejahtera Bersama FIFGROUP”, perusahaan berharap setiap insan FIFGROUP dapat mempersiapkan masa purnabakti dengan lebih optimistis. Perseroan mengajak karyawan purnabakti untuk mengerti bahwa masa pensiun bukan sebagai berakhirnya perjalanan profesional, tetapi sebagai awal kesempatan baru untuk membangun usaha, menciptakan nilai tambah, serta memberikan manfaat bagi keluarga dan lingkungan sekitar.(ahmad)




























