Wartatrans.com, TAKENGON — Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Aceh Tengah sejak Senin (20/7) menyebabkan banjir melintasi badan Jalan Takengon–Angkup, tepatnya di Kampung Sanehen, Kecamatan Silih Nara. Luapan air yang mengalir di atas ruas jalan sempat mengganggu arus lalu lintas dan membuat pengendara harus melintas dengan ekstra hati-hati.
Kondisi jalan yang licin serta derasnya aliran air meningkatkan risiko bagi pengguna jalan, terutama kendaraan roda dua. Sejumlah pengendara memilih memperlambat laju kendaraan hingga menunggu debit air berangsur surut sebelum melanjutkan perjalanan.

Selain di Kampung Sanehen, hujan dengan intensitas tinggi juga mengguyur sejumlah wilayah lain di Aceh Tengah.
Masyarakat yang tinggal di daerah rawan banjir dan tanah longsor diimbau tetap waspada mengingat curah hujan masih berpotensi tinggi.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada laporan resmi mengenai korban jiwa maupun kerusakan infrastruktur akibat peristiwa tersebut.
Warga berharap pemerintah dan instansi terkait segera melakukan penanganan apabila kondisi memburuk, sehingga akses transportasi Takengon–Angkup tetap dapat dilalui dengan aman.
Masyarakat juga diimbau untuk mengurangi kecepatan saat berkendara, tidak memaksakan diri melintasi arus yang deras, serta mengikuti arahan petugas apabila dilakukan pengaturan lalu lintas di lokasi.
Kewaspadaan bersama sangat diperlukan mengingat cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi di wilayah Aceh Tengah.*** (Kamaruzzaman)


























