Menu ✖

Mode Gelap
Bandara Lombok Sambut Kedatangan Ofisial, Kru, Pembalap, dan Kargo MotoGP 2026 MK Tak Temukan Bukti Ijazah Setara SLTA Gibran, Buku Rismon Kembali Disorot Penumpang Mancanegara KA Pangrango-Siliwangi Naik 17,17 Persen Garuda Indonesia Group Siapkan 14 Ribu Kursi, Antisipasi Lonjakan Jelang MotoGP Mandalika Bengkel Kreatif Aceh Multi Vision, 15 Tahun Mengembangkan Karya dan Ekonomi Kreatif Aceh Pengurus APPSI Aceh Tengah Periode 2025–2030 Siap Dilantik

RAGAM

Hujan Deras Guyur Aceh Tengah, Banjir Lintasi Jalan Takengon–Angkup di Kampung Sanehen

badge-check


 Hujan Deras Guyur Aceh Tengah, Banjir Lintasi Jalan Takengon–Angkup di Kampung Sanehen Perbesar

Wartatrans.com, TAKENGON — Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Aceh Tengah sejak Senin (20/7) menyebabkan banjir melintasi badan Jalan Takengon–Angkup, tepatnya di Kampung Sanehen, Kecamatan Silih Nara. Luapan air yang mengalir di atas ruas jalan sempat mengganggu arus lalu lintas dan membuat pengendara harus melintas dengan ekstra hati-hati.

Kondisi jalan yang licin serta derasnya aliran air meningkatkan risiko bagi pengguna jalan, terutama kendaraan roda dua. Sejumlah pengendara memilih memperlambat laju kendaraan hingga menunggu debit air berangsur surut sebelum melanjutkan perjalanan.

Selain di Kampung Sanehen, hujan dengan intensitas tinggi juga mengguyur sejumlah wilayah lain di Aceh Tengah.

Masyarakat yang tinggal di daerah rawan banjir dan tanah longsor diimbau tetap waspada mengingat curah hujan masih berpotensi tinggi.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada laporan resmi mengenai korban jiwa maupun kerusakan infrastruktur akibat peristiwa tersebut.

Warga berharap pemerintah dan instansi terkait segera melakukan penanganan apabila kondisi memburuk, sehingga akses transportasi Takengon–Angkup tetap dapat dilalui dengan aman.

Masyarakat juga diimbau untuk mengurangi kecepatan saat berkendara, tidak memaksakan diri melintasi arus yang deras, serta mengikuti arahan petugas apabila dilakukan pengaturan lalu lintas di lokasi.

Kewaspadaan bersama sangat diperlukan mengingat cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi di wilayah Aceh Tengah.*** (Kamaruzzaman)

Baca Lainnya

MK Tak Temukan Bukti Ijazah Setara SLTA Gibran, Buku Rismon Kembali Disorot

7 Oktober 2026 - 16:28 WIB

Bengkel Kreatif Aceh Multi Vision, 15 Tahun Mengembangkan Karya dan Ekonomi Kreatif Aceh

7 Oktober 2026 - 14:11 WIB

Pengurus APPSI Aceh Tengah Periode 2025–2030 Siap Dilantik

7 Oktober 2026 - 13:46 WIB

Maulid Akbar dan Peusijuk Kapolda Aceh Warnai Silaturrahmi Masyarakat Aceh Tenggara di Banda Aceh

7 Oktober 2026 - 13:31 WIB

Adab dan Ilusi Pengetahuan di Era Digital

7 Oktober 2026 - 13:26 WIB

Zulfitri Nahkodai APPSI Aceh 2026–2031, Pedagang Pasar Siap Perkuat Ekonomi Kerakyatan

7 Oktober 2026 - 09:35 WIB

Kekeringan Hampir Empat Bulan, Bupati Fakfak Kerahkan Seluruh OPD Bantu Salurkan Air Bersih

6 Oktober 2026 - 13:55 WIB

Almujaini Abdul Karim Kembali Pimpin Musara Gayo Jabodetabek

6 Oktober 2026 - 12:54 WIB

Kabut Asap Selimuti Karas, Polisi Sektor Karas Bagikan Masker kepada Warga Malakuli.

6 Oktober 2026 - 09:37 WIB

Becak Listrik Prabowo: Ketika Teknologi Datang ke Jalanan Rakyat

6 Oktober 2026 - 08:34 WIB

Trending di RAGAM