Wartatrans.com, JAKARTA – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 1 Jakarta mengantisipasi peningkatan mobilitas masyarakat pada libur panjang peringatan Isra Miraj Nabi Muhammad SAW yang berlangsung Kamis hingga Ahad, 15–18 Januari 2026. Untuk periode tersebut, KAI Daop 1 Jakarta menyiapkan total 158.959 tempat duduk atau rata-rata sekitar 39 ribu kursi per hari.
Guna melayani kebutuhan perjalanan, KAI Daop 1 Jakarta mengoperasikan 77 perjalanan kereta api jarak jauh per hari. Rinciannya, 34 perjalanan diberangkatkan dari Stasiun Pasar Senen dan 34 perjalanan dari Stasiun Gambir. Selain itu, KAI juga menambah sembilan perjalanan kereta api dari Stasiun Gambir untuk mengakomodasi lonjakan permintaan.

Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, mengatakan tingkat keterisian tempat duduk kumulatif pada periode 15–18 Januari 2026 hingga kini telah mencapai 46 persen.
“Pada 15 Januari okupansi tercatat 79 persen, kemudian 58 persen pada 16 Januari. Sementara 17 dan 18 Januari masih berada di kisaran 30 persen, sehingga masyarakat masih memiliki banyak pilihan perjalanan kereta api pada libur panjang ini,” ujarnya.
Adapun tujuan favorit pelanggan selama libur Isra Miraj meliputi Yogyakarta dengan sekitar 18 ribu pelanggan, disusul Semarang 6 ribu pelanggan, Surabaya dan Bandung masing-masing sekitar 5 ribu pelanggan, serta Purwokerto sekitar 4 ribu pelanggan.
KAI Daop 1 Jakarta memastikan seluruh perjalanan tetap mengedepankan aspek keselamatan, keamanan, dan kenyamanan.
Untuk mendukung pelayanan selama libur panjang, KAI menyiapkan serta mengoptimalkan petugas layanan di stasiun dan di atas kereta, menjaga kebersihan sarana, memastikan kesiapan fasilitas pelanggan, serta keandalan operasional perjalanan. KAI juga menargetkan On Time Performance (OTP) perjalanan kereta api tetap terjaga di atas 99 persen.
Seiring potensi cuaca ekstrem di sejumlah wilayah, Franoto mengimbau pelanggan memperhitungkan waktu keberangkatan menuju stasiun agar tidak tertinggal kereta. Pelanggan juga dapat memanfaatkan layanan boarding berbasis teknologi face recognition yang tersedia di sejumlah stasiun untuk mempercepat proses naik kereta tanpa perlu menunjukkan tiket fisik maupun identitas.
“Kami mengajak masyarakat segera merencanakan perjalanan dan melakukan pemesanan tiket. Hingga saat ini, pada periode 15–17 Januari 2026 masih tersedia sekitar 85 ribu tempat duduk yang dapat dipesan melalui kanal resmi KAI,” tutup Franoto.
Tiket kereta api dapat dipesan melalui aplikasi Access by KAI, situs resmi KAI, serta mitra penjualan resmi lainnya. KAI Daop 1 Jakarta menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan layanan transportasi publik yang andal, tepat waktu, aman, dan nyaman bagi masyarakat.(****)









