Menu

Mode Gelap
Program Ramadan Stasiun Televisi Milik PT. EMTEK Mendominasi Layar Kaca, Indosiar dan SCTV Pimpin Persaingan Rating KAI Services Gelar Buka Bersama Porter Serentak di 15 Stasiun PTP Nonpetikemas Berbagi Ramadhan, Perkuat Kepedulian Sosial Posko Angleb 2026 Dibuka Hari Ini: KAI Daop 1 Jakarta Layani 45 Ribu Penumpang hingga Siagakan 721 Personel Keamanan Bandara Soekarno-Hatta Proyeksikan Penumpang Angkutan Lebaran Sentuh 3,01 Juta Melalui Safari Ramadan, InJourney Airports Berbagi Kebahagiaan di Berbagai Kota

PERON

KAI Daop 1 Jakarta Tegaskan Tidak Ada Rel Patah di Jalur Palmerah-Kebayoran, Laporan Dinyatakan Hoaks

badge-check


 KAI Daop 1 Jakarta Tegaskan Tidak Ada Rel Patah di Jalur Palmerah-Kebayoran, Laporan Dinyatakan Hoaks Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 1 Jakarta membantah kabar adanya rel patah di petak jalan Palmerah–Kebayoran yang sempat beredar pada Selasa, 25 November 2025. Informasi yang diterima petugas PJL 41 dari sumber tidak dikenal itu dinyatakan tidak benar alias hoaks.

“Setelah dilakukan pengecekan secara menyeluruh oleh tim gabungan dari petugas PKD, Karest JJ, dan personel pengamanan Daop 1 Jakarta, tidak ditemukan adanya kerusakan atau patahan pada rel di lokasi yang disebutkan,” jelas Ixfan Hendriwintoko, Humas PT KAI Daop 1 Jakarta.

Akibat laporan palsu tersebut, sejumlah perjalanan KRL mengalami kelambatan dengan total akumulasi waktu keterlambatan mencapai 276 menit.

Berikut daftar kereta yang terdampak:

Arah Hulu:
– KA 1632 terlambat 42 menit
– KA 1634 terlambat 48 menit
– KA 1636 terlambat 44 menit

Arah Hilir:
– KA 1637A terlambat 53 menit
– KA 1639A terlambat 49 menit
– KA 1641A terlambat 40 menit

“PT KAI Daop 1 Jakarta sangat menyesalkan tindakan tidak bertanggung jawab ini,” ujar Ixfan.

Saat ini, tim pengamanan tengah melakukan investigasi mendalam dengan menelusuri rekaman CCTV dan menggali keterangan dari petugas PJL terkait. Tujuannya adalah mengungkap identitas pelaku penyebar kabar bohong tersebut.

“Kami akan menindak tegas pelaku penyebar berita bohong ini sesuai dengan hukum yang berlaku. Sesuai dengan pasal dalam Undang-Undang KUHP tentang penyebaran berita bohong yang menimbulkan keresahan atau kerugian, pelaku dapat dikenakan sanksi pidana,” tegas Ixfan.

KAI Daop 1 Jakarta mengimbau masyarakat untuk tidak mudah percaya pada informasi yang belum diverifikasi kebenarannya dan mengajak masyarakat aktif menjaga keamanan serta keselamatan perjalanan KA.

“Kami juga mengajak masyarakat untuk turut serta menjaga keamanan dan ketertiban perjalanan kereta api. Apabila menemukan atau mencurigai adanya hal-hal yang dapat membahayakan keselamatan perjalanan kereta api, segera laporkan kepada petugas keamanan / petugas stasiun terdekat, Contact Center 121 atau WhatsApp KAI 0811-222-33-121,” tutup Ixfan.(****)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

KAI Services Gelar Buka Bersama Porter Serentak di 15 Stasiun

13 Maret 2026 - 13:13 WIB

Posko Angleb 2026 Dibuka Hari Ini: KAI Daop 1 Jakarta Layani 45 Ribu Penumpang hingga Siagakan 721 Personel Keamanan

13 Maret 2026 - 13:01 WIB

Apel Gelar Pasukan Angkutan Lebaran KAI, Wamenhub Ingatkan Pelayanan Ramah

13 Maret 2026 - 11:01 WIB

Angkutan Mudik Gratis Motis dengan KA Resmi Dimulai

13 Maret 2026 - 10:59 WIB

Update KA Mudik: Penjualan Tiket Capai 2.703.977, Masih Tersedia 1,79 Juta Tempat Duduk

12 Maret 2026 - 21:17 WIB

Satahun Danantara Memperkuat Arah Pengelolaan Aset Negara untuk Masa Depan Generasi: KAI Salurkan Bantuan Perlengkapan ke 4.000 Siswa Puluhan Sekolah

12 Maret 2026 - 14:51 WIB

Direktur Utama KAI, Bobby Rasyidin memberikan bantuan paket sekolah di wilayah Jateng

Penumpang KA di Daop 1 Jakarta Naik 27 Persen pada H-9 Lebaran

12 Maret 2026 - 11:06 WIB

Jelang Angkutan Lebaran 2026, KCIC Kembalikan Operasional Whoosh Jadi 62 Perjalanan

12 Maret 2026 - 10:59 WIB

KAI Services Perkuat Standar Kualitas Operasional Sambut Arus Mudik Lebaran 2026

12 Maret 2026 - 06:18 WIB

KAI Imbau Masyarakat Waspada saat Melintasi Perlintasan Sebidang

12 Maret 2026 - 06:09 WIB

Trending di PERON