Menu

Mode Gelap
Tiket Kereta Api Diskon 30 Persen Mulai Besok, KAI: Masih Tersedia 755 Ribu Kursi untuk Liburan Sekolah BNN Gelar Anjangsana ke Mantan Kepala BNN Heru Winarko Jelang HANI 2026 Menbud Klaim Market Share Film Domestik Tembus 67%, Tapi Penonton Bioskop Masih Susut B50 Mulai 1 Juli: 14 Juta Kiloliter Impor Ditebas, Risiko Mesin Mengintai Pameran Tunggal Andri Wintarso Angkat Art Therapy dan Kisah Kemanusiaan Penyandang Disabilitas Mengintip Transformasi PELNI di Bawah Kepemimpinan Tri Andayani

PERON

KAI Daop 1 Jakarta Tegaskan Tidak Ada Rel Patah di Jalur Palmerah-Kebayoran, Laporan Dinyatakan Hoaks

badge-check


 KAI Daop 1 Jakarta Tegaskan Tidak Ada Rel Patah di Jalur Palmerah-Kebayoran, Laporan Dinyatakan Hoaks Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 1 Jakarta membantah kabar adanya rel patah di petak jalan Palmerah–Kebayoran yang sempat beredar pada Selasa, 25 November 2025. Informasi yang diterima petugas PJL 41 dari sumber tidak dikenal itu dinyatakan tidak benar alias hoaks.

“Setelah dilakukan pengecekan secara menyeluruh oleh tim gabungan dari petugas PKD, Karest JJ, dan personel pengamanan Daop 1 Jakarta, tidak ditemukan adanya kerusakan atau patahan pada rel di lokasi yang disebutkan,” jelas Ixfan Hendriwintoko, Humas PT KAI Daop 1 Jakarta.

Akibat laporan palsu tersebut, sejumlah perjalanan KRL mengalami kelambatan dengan total akumulasi waktu keterlambatan mencapai 276 menit.

Berikut daftar kereta yang terdampak:

Arah Hulu:
– KA 1632 terlambat 42 menit
– KA 1634 terlambat 48 menit
– KA 1636 terlambat 44 menit

Arah Hilir:
– KA 1637A terlambat 53 menit
– KA 1639A terlambat 49 menit
– KA 1641A terlambat 40 menit

“PT KAI Daop 1 Jakarta sangat menyesalkan tindakan tidak bertanggung jawab ini,” ujar Ixfan.

Saat ini, tim pengamanan tengah melakukan investigasi mendalam dengan menelusuri rekaman CCTV dan menggali keterangan dari petugas PJL terkait. Tujuannya adalah mengungkap identitas pelaku penyebar kabar bohong tersebut.

“Kami akan menindak tegas pelaku penyebar berita bohong ini sesuai dengan hukum yang berlaku. Sesuai dengan pasal dalam Undang-Undang KUHP tentang penyebaran berita bohong yang menimbulkan keresahan atau kerugian, pelaku dapat dikenakan sanksi pidana,” tegas Ixfan.

KAI Daop 1 Jakarta mengimbau masyarakat untuk tidak mudah percaya pada informasi yang belum diverifikasi kebenarannya dan mengajak masyarakat aktif menjaga keamanan serta keselamatan perjalanan KA.

“Kami juga mengajak masyarakat untuk turut serta menjaga keamanan dan ketertiban perjalanan kereta api. Apabila menemukan atau mencurigai adanya hal-hal yang dapat membahayakan keselamatan perjalanan kereta api, segera laporkan kepada petugas keamanan / petugas stasiun terdekat, Contact Center 121 atau WhatsApp KAI 0811-222-33-121,” tutup Ixfan.(****)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Tiket Kereta Api Diskon 30 Persen Mulai Besok, KAI: Masih Tersedia 755 Ribu Kursi untuk Liburan Sekolah

19 Juni 2026 - 16:52 WIB

KAI Perkuat Layanan PSO, KA Cikuray dan Kereta Petani-Pedagang Jadi Penopang Mobilitas Ekonomi Rakyat

18 Juni 2026 - 19:00 WIB

Lebih Seabad Rel Lampung, KAI Catat 498 Ribu Penumpang dan 11,44 Juta Ton Angkutan Barang

18 Juni 2026 - 17:11 WIB

Hari Pertama Beroperasi, KA Pandalungan 2 Angkut 390 Penumpang dari Daop 1 Jakarta

18 Juni 2026 - 15:05 WIB

331 Ribu Tiket Diskon KA 30 Persen Ludes Terjual, KAI Masih Sediakan 843 Ribu Kursi untuk Libur Sekolah

18 Juni 2026 - 11:18 WIB

Kuliner Kereta Tebar Promo Sambut Operasional Perdana KA Pandalungan 2

18 Juni 2026 - 11:11 WIB

KAI Tingkatkan Kenyamanan KA Rajabasa, Gunakan Kereta Ekonomi Premium Modifikasi Mulai 4 Juli

18 Juni 2026 - 00:53 WIB

KAI Commuter dan Coca-Cola Hadirkan Instalasi Tematik FIFA World Cup 2026 di KRL

17 Juni 2026 - 15:07 WIB

KAI Layani 24,37 Juta Pelanggan Kereta Api sampai Mei 2026, Hubungkan Pusat Ekonomi, Pendidikan, Wisata, hingga Keluarga di Jawa serta Sumatra

17 Juni 2026 - 14:16 WIB

Libur Tahun Baru Islam, Penjualan Tiket Whoosh Tembus 10.736, Arus Balik Bandung-Jakarta Mulai Terlihat

17 Juni 2026 - 09:00 WIB

Trending di PERON