Menu ✖

Mode Gelap
Sekjen APPSI Mujiburrohman Dampingi Anggota DPR RI Titiek Soeharto Sidak  BULOG Kawal Ketersediaan serta Harga Beras Dari Malang, 4.524 Pramuka Santri Didorong Jadi Generasi Tangguh dan Peduli Lingkungan 33 Juta Liter Air Sehari untuk AI, Data Center Jatiluhur Disetop Sementara Catatan Iwan Piliang: Batik, Becak Listrik dan Kejaksaan Agung Konsolidasi Portofolio Bisnis: Penggabungan PPI ke MMI Perkuat Ekosistem Layanan dan Kapabilitas Pelindo Group Keributan Terjadi di Eskalator Stasiun Bekasi, Diduga Dipicu Perselisihan Pasangan

PERON

KAI Logistik Tingkatkan Kapasitas Bisnis di Tahun 2026, Bidik Rp 2,47 Triliun Pendapatan

badge-check


 Oplus_16908288 Perbesar

Oplus_16908288

Wartatrans.com, JAKARTA – KAI Logistik menetapkan tahun 2026 sebagai fase akselerasi transformasi bisnis dengan target pertumbuhan kinerja yang signifikan, baik dari sisi keuangan maupun volume angkutan. Tahun 2026 diproyeksikan menjadi titik balik peningkatan kapasitas bisnis perusahaan seiring penguatan peran KAI Logistik dalam mendukung rantai pasok nasional.

Direktur Utama KAI Logistik, Yuskal Setiawan, menyampaikan bahwa perusahaan menargetkan pendapatan sebesar RP 2,47 Triliun atau tumbuh 119% dibandingkan realisasi tahun 2025 sebesar Rp 1,1 Triliun, dengan laba ditargetkan sebesar Rp176 miliar. Target tersebut ditopang oleh perluasan skala bisnis. “Tahun 2026 menjadi momentum penting bagi KAI Logistik untuk meningkatkan kapasitas dan daya saing bisnis secara berkelanjutan. Target ditetapkan mencerminkan kesiapan perusahaan dalam mengelola pertumbuhan secara berkelanjutan,” ujar Yuskal.

Dari sisi operasional, KAI Logistik menargetkan pertumbuhan volume angkutan yang signifikan di sebagian besar lini layanan. Pada segmen angkutan ritel, volume ditargetkan mencapai 165 ribu ton, atau meningkat 152% dibandingkan capaian tahun 2025. Sementara itu, pertumbuhan paling signifikan terjadi pada angkutan multikomoditas, khususnya angkutan peti kemas, semen, dan komoditas non-batu bara, dengan target volume lebih dari 9 juta ton, atau meningkat lebih dari 200% dibandingkan realisasi sebelumnya.

Yuskal melanjutkan bahwa lonjakan volume tersebut didorong oleh peningkatan kapasitas bisnis perusahaan, terutama melalui pengalihan dan pengelolaan penuh angkutan non-batu bara di wilayah Jawa, yang sebelumnya masih dikelola sebagian oleh induk usaha.

“Pengalihan pengelolaan angkutan non-batu bara di Jawa memberikan ruang pertumbuhan yang signifikan bagi KAI Logistik, sekaligus memperkuat fokus kami pada pengembangan angkutan multikomoditas,” ujarnya.

Pada segmen angkutan batu bara, KAI Logistik menargetkan volume 23 juta ton, atau meningkat 19% dibandingkan kinerja tahun 2025. Target tersebut ditetapkan untuk menjaga kesinambungan kinerja komoditas utama, di tengah strategi diversifikasi bisnis yang terus diperkuat.

Selain penguatan kapasitas angkutan, KAI Logistik juga menetapkan sejumlah inisiatif strategis, antara lain perluasan bisnis ke segmen e-commerce serta peningkatan kapasitas layanan melalui pengembangan infrastruktur, termasuk rencana perluasan Terminal Ronggowarsito dan penjajakan Kawasan Industri Batang, Jawa Tengah.

“Kami tidak hanya berfokus pada pertumbuhan volume, tetapi juga pada penguatan ekosistem layanan dan infrastruktur agar pertumbuhan bisnis dapat berlangsung secara berkelanjutan,” tutup Yuskal.

Dengan kombinasi ekspansi kapasitas, diversifikasi layanan, dan penguatan infrastruktur, KAI Logistik menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kontribusi sebagai penyedia jasa logistik berbasis kereta api dan multimoda dalam mendukung konektivitas serta distribusi logistik nasional.(ahmad)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Sekjen APPSI Mujiburrohman Dampingi Anggota DPR RI Titiek Soeharto Sidak  BULOG Kawal Ketersediaan serta Harga Beras

2 Oktober 2026 - 15:26 WIB

Konsolidasi Portofolio Bisnis: Penggabungan PPI ke MMI Perkuat Ekosistem Layanan dan Kapabilitas Pelindo Group

2 Oktober 2026 - 11:17 WIB

Keributan Terjadi di Eskalator Stasiun Bekasi, Diduga Dipicu Perselisihan Pasangan

2 Oktober 2026 - 08:47 WIB

Pencuri Kabel Whoosh Berhasil Ditangkap, KCIC: Aksinya Bisa Membahayakan Keselamatan Perjalanan

1 Oktober 2026 - 19:07 WIB

Perawatan Sistem Avionik, FL Technics Indonesia Gandeng GE Aerospace

1 Oktober 2026 - 18:49 WIB

Garuda dan Yoowifi Hadirkan eSIM, Komunikasi  jadi Makin Terjangkau Saat di Luar Negeri

1 Oktober 2026 - 18:28 WIB

Modernisasi PPN Pengambengan, Nelayan Lokal Harap Ada Lapangan Kerja Saat Paceklik

1 Oktober 2026 - 17:47 WIB

Lima Tahun Merger, Pelindo Regional 2 Perkuat Transformasi Layanan dan Kinerja Kepelabuhanan

1 Oktober 2026 - 16:26 WIB

Prabowo Ganti Sejumlah Menteri dan Pejabat Negara, Ini Daftar Lengkapnya!

1 Oktober 2026 - 16:24 WIB

Dukung Mobilitas Kemayoran, DAMRI Jadi Mitra Operasional Layanan Kemon

1 Oktober 2026 - 16:15 WIB

Trending di JALUR