Menu

Mode Gelap
Diduga Kuat Truk Colt diesel Tanpa Nopol Mengangkut Minyak Mentah Ilegal Melintas dijalan Lintas Medan-Sumut Pejuang Agraria Desak Penyelesaian Konflik Hak Adat atas Tanah di Aceh Timur IPC TPK Peringati HUT ke-13 dengan Donor Darah, 128 Kantong Darah Terkumpul KA Lokal Kian Diminati, KAI Layani 4,6 Juta Pelanggan pada Semester I 2026 PTDI Relokasi ke Kertajati, Pemerintah Bidik Pasar Aviasi Rp2.200 Triliun Hari Keterampilan Pemuda Sedunia, KAI Perkuat Talenta Adaptif untuk Masa Depan Perkeretaapian

PERON

KAI Pastikan Jalur Medan-Binjai Aman Jelang Nataru, Operasional KA Srilelawangsa Kembali Normal

badge-check


 KAI Pastikan Jalur Medan-Binjai Aman Jelang Nataru, Operasional KA Srilelawangsa Kembali Normal Perbesar

Wartatrans.com, MEDAN – PT Kereta Api Indonesia (Persero) memperkuat kesiapan operasional menjelang masa Angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026, ditandai dengan peninjauan langsung jalur Medan–Binjai oleh Direktur Utama (Dirut) KAI Bobby Rasyidin bersama jajaran Direksi KAI serta Kementerian Perhubungan, guna memastikan prasarana aman pascacuaca ekstrem dan seluruh layanan kembali beroperasi normal.

Dirut bersama Direktur Bisnis dan Pengembangan Usaha Rafli Yandra mendampingi Menteri Perhubungan dan Dirjen Perkeretaapian meninjau langsung jalur rel antara Stasiun Medan – Stasiun Binjai sekaligus memastikan kesiapan operasional di wilayah Divre I Sumatera Utara.

Bobby Rasyidin menjelaskan bahwa rangkaian kunjungan tersebut merupakan langkah strategis untuk memantau kondisi prasarana pascacuaca ekstrem, memastikan operasional KA berjalan dengan aman, serta mengawal persiapan Nataru di seluruh wilayah Sumatera.

“Kunjungan jajaran Direksi KAI dan jajaran Kementerian Perhubungan ini memperlihatkan komitmen penuh terhadap keselamatan, keandalan prasarana, dan kualitas layanan. Setelah pemeriksaan lapangan dan serangkaian uji keselamatan, jalur Medan–Binjai dipastikan aman dilalui sehingga operasional KA Srilelawangsa kembali normal,” ujar Bobby.

Kunjungan dimulai dari pengecekan Stasiun Medan berikut layanan KAI Bandara. Selanjutnya rombongan menggunakan kereta inspeksi untuk meninjau kondisi jalur pada Km 9 petak jalan antara Stasiun Medan – Stasiun Binjai yang sebelumnya terdampak banjir. Pemeriksaan ini menjadi dasar dalam memastikan kelayakan jalur sebelum perjalanan kembali dibuka untuk masyarakat.

Bobby menegaskan bahwa normalisasi jalur merupakan hasil kerja cepat, terukur, dan berlapis dari tim prasarana KAI yang siaga sejak hari pertama gangguan terjadi.

“Kami menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh insan KAI, khususnya tim prasarana yang sudah bekerja tanpa lelah di tengah cuaca ekstrem. Upaya mereka memastikan jalur kembali aman adalah wujud nyata bahwa KAI menjadikan keselamatan sebagai prioritas utama,” kata Bobby.

Dengan pulihnya jalur, operasional KA Srilelawangsa relasi Medan – Binjai – Kualabingai yang sempat dihentikan sementara sejak 27 November hingga 2 Desember 2025, mulai hari ini kembali berjalan normal.

“Setiap perjalanan kereta api selalu melalui proses check, re-check, dan cross-check. Hanya setelah seluruh standar keselamatan terpenuhi, layanan kembali kami operasikan. Ini adalah prinsip dasar yang tidak bisa ditawar,” tambah Bobby.

Selain itu, KAI Group juga memastikan layanan KA Bandara Kualanamu berjalan lancar untuk mendukung mobilitas pelanggan, terutama di masa lonjakan perjalanan jelang liburan akhir tahun.

Dalam sesi pembinaan kepada jajaran manajemen KAI Divre I Sumatera Utara, Direktur Utama KAI menekankan tiga fokus utama perusahaan yaitu keselamatan, efisiensi pola operasi, serta penjagaan keandalan parameter operasional demi menghadirkan kenyamanan dan peningkatan pelayanan prima. Direktur Bisnis dan Pengembangan Usaha KAI turut mengingatkan pentingnya percepatan pemulihan operasional mengingat adanya penurunan pendapatan akibat gangguan cuaca, serta peningkatan kewaspadaan terhadap potensi gangguan pada akhir tahun.

Bobby menambahkan bahwa seluruh langkah yang dilakukan KAI saat ini diarahkan untuk memastikan kesiapan maksimal pada Angkutan Nataru 2025/2026.

“KAI mengajak seluruh pelanggan untuk merencanakan perjalanan lebih awal, termasuk menggunakan KA Bandara dengan waktu keberangkatan yang cukup sebelum penerbangan. Kami akan terus meningkatkan koordinasi dan kesiapsiagaan agar perjalanan masyarakat selama Nataru berlangsung aman, nyaman, dan tepat waktu,” tutup Bobby.(****)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

KA Lokal Kian Diminati, KAI Layani 4,6 Juta Pelanggan pada Semester I 2026

15 Juli 2026 - 19:27 WIB

Hari Keterampilan Pemuda Sedunia, KAI Perkuat Talenta Adaptif untuk Masa Depan Perkeretaapian

15 Juli 2026 - 19:21 WIB

Peron Baru Jalur 6, 7, dan 8 Stasiun Bogor Mulai Beroperasi, Kini Layani KRL SF12

15 Juli 2026 - 13:14 WIB

Mobil Ayla Tertabrak KA Babaranjang di Lampung Utara, Dua Pelajar Tewas

15 Juli 2026 - 11:15 WIB

Harga BBM Kapal Ikan 30-200 GT Turun Jadi Rp15.000 per Liter, KKP: Jaga Produktivitas dan Daya Saing

15 Juli 2026 - 10:10 WIB

KAI Tangani 320 Perlintasan Sebidang, Soroti Keselamatan Usai Kasus Penganiayaan Petugas di Garut

15 Juli 2026 - 10:03 WIB

KAI Gunakan B50 pada Lokomotif, Distribusi BBM Semester I 2026 Ikut Meningkat

14 Juli 2026 - 21:29 WIB

KAI Resmi Buka Porseni Kereta Api 2026, Diikuti 1.632 Peserta dari 17 Kontingen

14 Juli 2026 - 18:01 WIB

Whoosh Angkut 573 Ribu Penumpang Selama Libur Sekolah, Mobilitas Jakarta-Bandung Meningkat

14 Juli 2026 - 14:54 WIB

KAI Services Tingkatkan Kesiapsiagaan Frontliner melalui Pembinaan K3 di Yogyakarta

14 Juli 2026 - 13:31 WIB

Trending di PERON