Wartatrans.com, BANDUNG – PT Kereta Api Indonesia (Persero) melakukan percepatan penanganan longsoran yang menutup jalur kereta api di petak Maswati–Sasaksaat (MSI–SKT) pada Rabu (1/4/2026) pukul 14.53 WIB.
Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba, mengatakan bahwa fokus penanganan saat ini adalah mempercepat proses pembersihan material longsor serta evakuasi sarana terdampak agar operasional perjalanan kereta api dapat segera kembali normal.

“Penanganan kami lakukan secara cepat dengan melibatkan seluruh unsur terkait. Berdasarkan estimasi di lapangan, proses ini diproyeksikan dapat diselesaikan dalam waktu kurang lebih lima jam sejak pukul 16.30 WIB,” ujar Anne.
Longsoran yang menutup jalur di Km 142+8/9 tersebut menyebabkan perjalanan KA 174 Ciremai serta sejumlah kereta api lainnya di lintas tersebut mengalami gangguan operasional. Sebagai langkah antisipatif, KAI melakukan pengaturan perjalanan guna menjaga keselamatan dan kelancaran layanan.
Selama proses penanganan berlangsung, KAI terus berkoordinasi dengan berbagai unit internal dan instansi terkait untuk memastikan seluruh tahapan berjalan aman dan terkendali.
KAI juga menyampaikan permohonan maaf kepada pelanggan atas ketidaknyamanan yang terjadi. Untuk mendapatkan informasi terkini terkait perjalanan kereta api, termasuk keterlambatan maupun pembatalan, pelanggan dapat menghubungi Contact Center 121, WhatsApp 0811-2223-3121, atau melalui email cs@kai.id.
“Keselamatan tetap menjadi prioritas utama kami, dan seluruh proses penanganan dilakukan secara cepat serta terukur agar perjalanan kereta api dapat segera kembali normal,” tutup Anne.(fahmi)






























