Menu

Mode Gelap
KKP Bangun Kolaborasi Nasional Percepat Program Prioritas untuk Ketahanan Pangan KAI Wisata Siapkan Revitalisasi Wisata Heritage, Stasiun Jakarta Kota Jadi Langkah Awal Komut KAI Wisata Kunjungi Stasiun Jakarta Kota, Luncurkan Inisiatif Pelestarian 5 Stasiun Bersejarah Catatan Iwan Piliang: Di Balik Pidato Prabowo – Di Antara Omon-Omon dan Upaya Mewujudkan Kesejahteraan Rakyat Duet Air Kemasan Kuasai 71,6 Persen Pasar AMDK, Pengamat Soroti Potensi Oligopoli BEM-TR Soroti Temuan BPK, Nilai Target Zero Defisit Harus Diiringi Perbaikan Tata Kelola Keuangan

JALUR

Panic Buying BBM Terjadi di Jawa Tengah, Antrean Capai Ratusan Meter

badge-check


 Panic Buying BBM Terjadi di Jawa Tengah, Antrean Capai Ratusan Meter Perbesar

Wartatrans.com, JATENG — Pemerintah tidak mengubah harga Bahan Bakar Minyak (BBM), baik yang subsidi maupun non bersubsidi. Ini berlaku untuk BBM di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) milik PT Pertamina (Persero) per 1 April 2026. Disebutkan bahwa penyesuaian harga BBM adalah flat memakai harga bulan Maret.

Hal ini disampaikan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia saat konferensi pers tentang Kebijakan Pemerintah dalam Mitigasi Risiko dan Antisipasi Dinamika Global secara daring dari Korea Selatan, Selasa (31/3/2026).

Menteri yang juga Ketua Umum Partai Golkar ini juga mengatakan bahwa cadangan BBM nasional masih berada di atas standar minimum yang ditetapkan pemerintah.

“Artinya, meski ketegangan geopolitik belum jelas kapan selesai, dan beberapa negara telah menerapkan efisiensi energi, kita bersyukur cadangan BBM kita tetap di atas standar minimum nasional,” tegasnya.

Pernyataan resmi dari Pemerintah ini ternyata terlambat disampaikan. Selasa (31/3/2026), sejak pagi sudah terjadi panic buying BBM di beberapa wilayah Jawa Tengah, seperti Semarang, Kudus, Jepara, Pati, Pekalongan, dan Magelang. Antrean kendaraan mengular di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar. Panjang antrean bahkan ada yang mencapai 800 meter hingga luber ke jalan raya.

Banyak warga yang membeli BBM lebih banyak dari sebelumnya. Warga yang biasanya hanya mengisi 10 liter, kali ini mendadak mengisi sampai 60 liter karena termakan isu viral.

Karyawan pom bensin pasang pengumuman terkait harga BBM yang tetap.

Panic buying BBM terjadi karena kekhawatiran akan kekurangan bensin menyusul eskalasi konflik di Timur Tengah dan penutupan Selat Hormuz yang menyebabkan berhentinya jalur distribusi 20% minyak global.

Sementara itu, Pertamina melalui Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun, menegaskan komitmennya dalam menjaga ketersediaan energi bagi masyarakat dengan mengikuti arahan kebijakan Pemerintah untuk tidak menaikkan harga BBM, baik yang subsidi maupun non bersubsidi.

Badan usaha plat merah ini akan terus melakukan langkah strategis guna memastikan distribusi energi berjalan optimal di seluruh wilayah. Upaya termaksud adalah penguatan koordinasi dan negosiasi dengan para pemasok. Optimalisasi sistem distribusi juga dilakukan untuk menjaga pasokan tetap aman dan tersedia bagi masyarakat.

“Perkenankan pula kami menghimbau masyarakat agar tidak terpancing isu masalah BBM yang tidak berdasar. Utamanya jangan panic buying apalagi melakukan tindakan membeli berkali – kali BBM dan menimbunnya. Pelaku penimbun BBM akan diadili karena melanggar hukum,” demikian Roberth MV.***  (Slamet Widodo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Catatan Iwan Piliang: Di Balik Pidato Prabowo – Di Antara Omon-Omon dan Upaya Mewujudkan Kesejahteraan Rakyat

3 Juli 2026 - 02:26 WIB

BEM-TR Soroti Temuan BPK, Nilai Target Zero Defisit Harus Diiringi Perbaikan Tata Kelola Keuangan

2 Juli 2026 - 22:05 WIB

Kemendagri dan Pemerintah Aceh Fasilitasi Penyelesaian Batas Wilayah Subulussalam–Aceh Selatan

2 Juli 2026 - 21:58 WIB

Tangis Haru Iringi Peresmian Akses Enang-Enang, Gotong Royong Akhiri Keterisolasian Warga

2 Juli 2026 - 16:23 WIB

Kepala BNN RI Hadiri Doa Bersama Lintas Agama Sambut Hari Bhayangkara ke-80

2 Juli 2026 - 13:08 WIB

Gelar RUPS Tahunan, PT Pelindo Solusi Maritim Catat Pertumbuhan Kinerja Positif pada 2025

2 Juli 2026 - 13:06 WIB

Yayasan HAkA Dampingi Perempuan Beutong Bersatu Bangun Kemandirian Ekonomi

2 Juli 2026 - 11:24 WIB

Pemko Subulussalam Dikritik: Ikut Kegiatan APEKSI di Medan di Tengah Keterbatasan Anggaran

2 Juli 2026 - 11:20 WIB

IKAC Salurkan Bantuan Pangan untuk Ratusan Warga, Kolaborasi dengan Kecamatan Arjawinangun Perkuat Kepedulian Sosial

2 Juli 2026 - 10:08 WIB

Daimler Truck Operasikan Pusat Suku Cadang Global di Jerman, Pasokan Mercedes-Benz Indonesia Dipastikan Makin Cepat

1 Juli 2026 - 23:38 WIB

Trending di JALUR