Wartatrans.com, JAKARTA— PT Daimler Commercial Vehicles Indonesia (DCVI) mengumumkan bahwa Daimler Truck Global Parts Center (GPC) di Halberstadt, Jerman, kini resmi beroperasi penuh. Kehadiran pusat distribusi suku cadang global tersebut diharapkan mampu mempercepat pasokan komponen kendaraan niaga Mercedes-Benz ke berbagai negara, termasuk Indonesia.
Fasilitas yang mulai beroperasi penuh pada 29 Juni 2026 itu menjadi pusat distribusi utama Daimler Truck yang menangani lebih dari 300.000 jenis suku cadang dari sekitar 2.600 pemasok. Seluruh komponen didistribusikan melalui 20 Regional Logistics Centers sebelum diteruskan ke hampir 3.000 jaringan dealer resmi di seluruh dunia.

“Global Parts Center ini adalah kunci kami untuk kepuasan pelanggan. Pasokan suku cadang yang andal dan cepat memastikan truk-truk pelanggan kami dapat beroperasi di jalan sebanyak mungkin,” ujar Andreas Spreter, Head of Global Parts Operations Daimler Truck, di Halberstadt.
Pengiriman ke berbagai pasar di luar Eropa, termasuk Indonesia, Brasil, dan Afrika Selatan, telah dilakukan secara bertahap dalam beberapa bulan terakhir. Langkah ini menjadi bagian dari strategi Daimler Truck dalam memperkuat layanan purnajual sekaligus meningkatkan efisiensi distribusi komponen.
Di Indonesia, pasokan dari pusat logistik di Jerman akan terhubung langsung dengan Daimler Truck Parts Center Indonesia yang berlokasi di Cikarang dan Balikpapan. Kedua fasilitas yang beroperasi sejak 2022 tersebut menjadi tulang punggung distribusi suku cadang bagi lebih dari 20 dealer resmi Mercedes-Benz di Tanah Air.
Gudang di Cikarang memiliki luas bangunan 6.584 meter persegi, sedangkan fasilitas di Balikpapan berdiri di atas lahan seluas 4.320 meter persegi. Keduanya menyimpan ribuan jenis suku cadang untuk memastikan operasional kendaraan pelanggan di sektor logistik, pertambangan, konstruksi, hingga transportasi tetap berjalan tanpa hambatan.
Secara global, Global Parts Center di Halberstadt dibangun di atas lahan seluas 270.000 meter persegi dengan sistem pergudangan otomatis berteknologi tinggi. Seluruh proses penyimpanan dan distribusi didukung sistem logistik digital yang mampu melacak posisi setiap komponen, mulai dari baut berukuran kecil hingga kabin truk secara real time.
Selain mengedepankan efisiensi, fasilitas tersebut juga dirancang ramah lingkungan. Daimler Truck memasang panel surya di area atap seluas 250.000 meter persegi sebagai sumber energi utama, serta menyediakan 16 stasiun pengisian daya berkapasitas 200 kW dan empat stasiun berkapasitas 400 kW untuk mendukung operasional armada truk listrik.
Kelancaran pasokan suku cadang dari Jerman juga menjadi faktor penting bagi kegiatan produksi PT Daimler Commercial Vehicles Manufacturing Indonesia (DCVMI) di Cikarang. Pabrik seluas 15 hektare itu memiliki kapasitas produksi hingga 5.000 unit truk dan sasis bus Mercedes-Benz setiap tahun, sehingga ketersediaan komponen menjadi elemen vital dalam menjaga kesinambungan produksi dan layanan kepada pelanggan di Indonesia.***
(Artha Tidar)






























