Menu

Mode Gelap
KKP Bangun Kolaborasi Nasional Percepat Program Prioritas untuk Ketahanan Pangan KAI Wisata Siapkan Revitalisasi Wisata Heritage, Stasiun Jakarta Kota Jadi Langkah Awal Komut KAI Wisata Kunjungi Stasiun Jakarta Kota, Luncurkan Inisiatif Pelestarian 5 Stasiun Bersejarah Catatan Iwan Piliang: Di Balik Pidato Prabowo – Di Antara Omon-Omon dan Upaya Mewujudkan Kesejahteraan Rakyat Duet Air Kemasan Kuasai 71,6 Persen Pasar AMDK, Pengamat Soroti Potensi Oligopoli BEM-TR Soroti Temuan BPK, Nilai Target Zero Defisit Harus Diiringi Perbaikan Tata Kelola Keuangan

JALUR

Jembatan Kala Ili Putus, Lima Kampung di Linge Terisolir

badge-check


 Jembatan Kala Ili Putus, Lima Kampung di Linge Terisolir Perbesar

Wartatrans.com, TAKENGON – Jembatan darurat di kawasan Kala Ili, Kecamatan Linge, Kabupaten Aceh Tengah, dilaporkan putus akibat derasnya arus sungai setelah hujan lebat dalam beberapa hari terakhir.

Peristiwa yang terjadi pada Rabu (1/4/2026) tersebut menyebabkan lima kampung di Kemukiman Wihni Dusun Jamat terisolir total karena akses utama penghubung antarwilayah tidak dapat dilalui.

Adapun kampung yang terdampak meliputi Linge, Jamat, Delung Sekinel, Kute Reje, dan Reje Payung. Putusnya jembatan ini mengakibatkan aktivitas masyarakat lumpuh, termasuk distribusi logistik, akses pendidikan, layanan kesehatan, serta pengangkutan hasil pertanian warga.

Jembatan Kala Ili sebelumnya merupakan jembatan darurat yang dibangun pascabencana. Namun meningkatnya debit air sungai menyebabkan struktur jembatan tidak mampu bertahan dan kembali hanyut.

Sejumlah warga menilai pemerintah daerah tidak serius dalam membangun jembatan permanen, padahal jembatan tersebut merupakan satu-satunya jalur penghubung bagi lima kampung tersebut. Warga berharap pemerintah segera membangun jembatan permanen agar ekonomi masyarakat bisa kembali pulih.

“Masyarakat tidak meminta beras dan lauk. Untuk saat ini cukup dibangunkan jembatan agar kami bisa bekerja, membawa hasil panen, dan anak-anak bisa sekolah,” ungkap seorang warga yang hendak membawa hasil panen namun tertunda akibat putusnya jembatan.*** (Kamaruzzaman)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Catatan Iwan Piliang: Di Balik Pidato Prabowo – Di Antara Omon-Omon dan Upaya Mewujudkan Kesejahteraan Rakyat

3 Juli 2026 - 02:26 WIB

BEM-TR Soroti Temuan BPK, Nilai Target Zero Defisit Harus Diiringi Perbaikan Tata Kelola Keuangan

2 Juli 2026 - 22:05 WIB

Kemendagri dan Pemerintah Aceh Fasilitasi Penyelesaian Batas Wilayah Subulussalam–Aceh Selatan

2 Juli 2026 - 21:58 WIB

Tangis Haru Iringi Peresmian Akses Enang-Enang, Gotong Royong Akhiri Keterisolasian Warga

2 Juli 2026 - 16:23 WIB

Kepala BNN RI Hadiri Doa Bersama Lintas Agama Sambut Hari Bhayangkara ke-80

2 Juli 2026 - 13:08 WIB

Gelar RUPS Tahunan, PT Pelindo Solusi Maritim Catat Pertumbuhan Kinerja Positif pada 2025

2 Juli 2026 - 13:06 WIB

Yayasan HAkA Dampingi Perempuan Beutong Bersatu Bangun Kemandirian Ekonomi

2 Juli 2026 - 11:24 WIB

Pemko Subulussalam Dikritik: Ikut Kegiatan APEKSI di Medan di Tengah Keterbatasan Anggaran

2 Juli 2026 - 11:20 WIB

IKAC Salurkan Bantuan Pangan untuk Ratusan Warga, Kolaborasi dengan Kecamatan Arjawinangun Perkuat Kepedulian Sosial

2 Juli 2026 - 10:08 WIB

Daimler Truck Operasikan Pusat Suku Cadang Global di Jerman, Pasokan Mercedes-Benz Indonesia Dipastikan Makin Cepat

1 Juli 2026 - 23:38 WIB

Trending di JALUR