Menu

Mode Gelap
DAMRI Dukung Mudik Nyaman Bersama 2026, Pastikan Layanan Perjalanan Aman dan Nyaman Program Takjil Gratis KAI Daop 7 Temani Penumpang Berbuka di Stasiun Madiun Jelang Angkutan Lebaran 1447 H, Pelindo Solusi Digital Perkuat Sinergi dengan Media di Pelabuhan Tanjung Priok Seskab Teddy Tinjau Arus Mudik di Stasiun Pasar Senen, Cek Layanan Kereta Ekonomi Kerakyatan KAI Berangkatkan 16 Ribu Peserta Mudik Gratis Naik Kereta Api: Dukung Perjalanan Lebih Aman dan Bebas Macet ASDP Turut Kolaborasi BUMN, Hadirkan Mudik Gratis Nyaman Bersama

PERON

KAI Perluas Layanan Rail Clinic dan Rail Library, 7.382 Warga Terbantu Hingga Oktober 2025

badge-check


 KAI Perluas Layanan Rail Clinic dan Rail Library, 7.382 Warga Terbantu Hingga Oktober 2025 Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA – PT Kereta Api Indonesia (Persero) terus memperluas layanan sosial melalui program Rail Clinic dan Rail Library yang menyasar langsung masyarakat di sekitar jalur rel. Sepanjang Oktober 2025, tiga kegiatan digelar di tiga wilayah berbeda, menghadirkan akses kesehatan dan literasi yang mudah dijangkau warga.

Kegiatan pertama dilaksanakan pada Senin, 6 Oktober 2025, di Stasiun Krian, Sidoarjo, oleh KAI Daop 8 Surabaya. Sejak pagi, warga memadati lokasi untuk mendapatkan pemeriksaan kesehatan dan layanan literasi. Anak-anak tampak antusias memilih koleksi buku di Rail Library, sementara para ibu memanfaatkan layanan kesehatan ibu dan anak yang disediakan.

Kegiatan kedua digelar pada Rabu, 8 Oktober 2025, di Stasiun Ledokombo, Kabupaten Jember, oleh KAI Daop 9 Jember. Layanan yang diberikan meliputi pemeriksaan umum, gigi, mata, laboratorium, edukasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), edukasi TBC, hingga program makanan tambahan bagi ibu hamil dan anak sekolah. Banyak lansia mengaku terbantu karena bisa mengakses pemeriksaan lengkap yang jarang mereka dapatkan dalam keseharian.

Selanjutnya, kegiatan ketiga berlangsung pada Rabu, 15 Oktober 2025, di Stasiun Klari, Kabupaten Karawang, oleh KAI Daop 1 Jakarta. Antusiasme warga terlihat dari antrean yang mengular sejak pagi untuk mengikuti layanan pemeriksaan kehamilan, pemberian kacamata gratis, hingga edukasi keselamatan perkeretaapian. Rail Library kembali menjadi magnet bagi para pelajar yang ingin membaca dan belajar.

Vice President Public Relations KAI Anne Purba menjelaskan bahwa Rail Clinic dan Rail Library menjadi ruang bagi masyarakat untuk menjaga kesehatan dan memperluas literasi.

“Setiap kegiatan menghadirkan cerita yang menyentuh. Ada anak-anak yang semakin dekat dengan buku, ada ibu yang memastikan tumbuh kembang anaknya, dan ada para lansia yang merasa lebih tenang setelah diperiksa. Kami bersyukur dapat mendampingi mereka,” ujar Anne.

Dampak program tersebut terus meningkat dari tahun ke tahun. Periode Januari–Oktober 2025 mencatat 7.382 penerima manfaat layanan kesehatan dan literasi Rail Clinic dan Rail Library di Jawa dan Sumatra. Angka ini sudah melampaui total capaian tahun 2024 yang berjumlah 7.076 warga, menunjukkan tingginya kebutuhan masyarakat terhadap layanan kesehatan dasar dan akses literasi yang terjangkau.

Rail Clinic memberikan berbagai layanan, mulai dari pemeriksaan umum, gigi, mata, kesehatan ibu dan anak, layanan laboratorium, edukasi PHBS, edukasi TBC, hingga edukasi keselamatan kereta api. Program juga mencakup pemberian kacamata gratis dan Program Makanan Tambahan (PMT) untuk ibu hamil dan anak sekolah. Sementara itu, Rail Library hadir sebagai ruang belajar yang memantik minat baca melalui koleksi buku pendidikan dan cerita anak.

KAI memastikan program ini akan berlanjut pada November 2025, dengan kegiatan yang telah dijadwalkan di Stasiun Kedungjati (Daop 4 Semarang) serta Stasiun Payakabung di wilayah KAI Divre III Palembang.

“Kami berharap setiap kunjungan membawa semangat bagi keluarga dan ruang belajar bagi generasi muda,” ujar Anne.

Melalui rangkaian kegiatan ini, KAI menegaskan komitmennya untuk menjaga hubungan dekat dengan masyarakat sekitar jalur rel.

“Rail Clinic dan Rail Library hadir sebagai pendamping dalam perjalanan warga menuju kehidupan yang lebih sehat dan berpengetahuan, sejalan dengan Asta Cita yang menekankan peningkatan layanan publik yang inklusif serta akses kesehatan dan pendidikan yang lebih merata,” tutup Anne.(****)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Program Takjil Gratis KAI Daop 7 Temani Penumpang Berbuka di Stasiun Madiun

17 Maret 2026 - 21:56 WIB

Seskab Teddy Tinjau Arus Mudik di Stasiun Pasar Senen, Cek Layanan Kereta Ekonomi Kerakyatan

17 Maret 2026 - 19:42 WIB

KAI Berangkatkan 16 Ribu Peserta Mudik Gratis Naik Kereta Api: Dukung Perjalanan Lebih Aman dan Bebas Macet

17 Maret 2026 - 19:08 WIB

Pergerakan Penumpang Kereta di Daop 1 Jakarta Tembus 56 Ribu Orang pada 17 Maret 2026

17 Maret 2026 - 17:13 WIB

Angkutan Lebaran 2026: Hari ke-5, Penumpang di Daop 7 Madiun Tembus 83 Ribu Orang

17 Maret 2026 - 17:00 WIB

Sinergi KAI, Pemprov Sumsel, dan Bank Sumsel Babel Berangkatkan Ribuan Pemudik Gratis dari Kertapati

17 Maret 2026 - 16:47 WIB

KAI Wisata Gandeng Joglosemar Executive Shuttle Bus Kembangkan Layanan Transportasi dan Pariwisata

17 Maret 2026 - 16:33 WIB

Penjualan Tiket Kereta Lebaran 2026 Tembus 3,36 Juta, KAI: Permintaan Mulai Meningkat

17 Maret 2026 - 15:42 WIB

Program Mudik Gratis KAI Diberangkatkan dari Pasar Senen, Angkutan Lebaran Daop 1 Tembus Ratusan Ribu Penumpang

17 Maret 2026 - 15:25 WIB

Kuliner Kereta Hadirkan Berbagai Sajian Menu Baru di Angleb 2026

17 Maret 2026 - 15:18 WIB

Trending di PERON