Menu

Mode Gelap
Walikota Langsa Rombak Kabinet Secara Besar besaran  Diskusi Seni Ruang Publik Soroti Minimnya Regulasi dan Pentingnya Budaya sebagai Identitas Kota 38 Persen Transaksi QRIS Nasional Terpusat di Jakarta, Jadi Motor Ekonomi Sekaligus Sinyal Ketimpangan Digital 35 Negara dan Indonesia Adopsi Registrasi Biometrik, Pengamat: Tak Kebal Penipuan Bayi Ditemukan di Toilet KA Sancaka, KAI Daop 6 dan KAI Services Bergerak Cepat Lakukan Penanganan Konektivitas Kereta dan Pelabuhan Makin Diminati, Tiga Stasiun KAI Layani 3,88 Juta Pelanggan Semester I 2026

PERON

KAI Perluas Layanan Rail Clinic dan Rail Library, 7.382 Warga Terbantu Hingga Oktober 2025

badge-check


 KAI Perluas Layanan Rail Clinic dan Rail Library, 7.382 Warga Terbantu Hingga Oktober 2025 Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA – PT Kereta Api Indonesia (Persero) terus memperluas layanan sosial melalui program Rail Clinic dan Rail Library yang menyasar langsung masyarakat di sekitar jalur rel. Sepanjang Oktober 2025, tiga kegiatan digelar di tiga wilayah berbeda, menghadirkan akses kesehatan dan literasi yang mudah dijangkau warga.

Kegiatan pertama dilaksanakan pada Senin, 6 Oktober 2025, di Stasiun Krian, Sidoarjo, oleh KAI Daop 8 Surabaya. Sejak pagi, warga memadati lokasi untuk mendapatkan pemeriksaan kesehatan dan layanan literasi. Anak-anak tampak antusias memilih koleksi buku di Rail Library, sementara para ibu memanfaatkan layanan kesehatan ibu dan anak yang disediakan.

Kegiatan kedua digelar pada Rabu, 8 Oktober 2025, di Stasiun Ledokombo, Kabupaten Jember, oleh KAI Daop 9 Jember. Layanan yang diberikan meliputi pemeriksaan umum, gigi, mata, laboratorium, edukasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), edukasi TBC, hingga program makanan tambahan bagi ibu hamil dan anak sekolah. Banyak lansia mengaku terbantu karena bisa mengakses pemeriksaan lengkap yang jarang mereka dapatkan dalam keseharian.

Selanjutnya, kegiatan ketiga berlangsung pada Rabu, 15 Oktober 2025, di Stasiun Klari, Kabupaten Karawang, oleh KAI Daop 1 Jakarta. Antusiasme warga terlihat dari antrean yang mengular sejak pagi untuk mengikuti layanan pemeriksaan kehamilan, pemberian kacamata gratis, hingga edukasi keselamatan perkeretaapian. Rail Library kembali menjadi magnet bagi para pelajar yang ingin membaca dan belajar.

Vice President Public Relations KAI Anne Purba menjelaskan bahwa Rail Clinic dan Rail Library menjadi ruang bagi masyarakat untuk menjaga kesehatan dan memperluas literasi.

“Setiap kegiatan menghadirkan cerita yang menyentuh. Ada anak-anak yang semakin dekat dengan buku, ada ibu yang memastikan tumbuh kembang anaknya, dan ada para lansia yang merasa lebih tenang setelah diperiksa. Kami bersyukur dapat mendampingi mereka,” ujar Anne.

Dampak program tersebut terus meningkat dari tahun ke tahun. Periode Januari–Oktober 2025 mencatat 7.382 penerima manfaat layanan kesehatan dan literasi Rail Clinic dan Rail Library di Jawa dan Sumatra. Angka ini sudah melampaui total capaian tahun 2024 yang berjumlah 7.076 warga, menunjukkan tingginya kebutuhan masyarakat terhadap layanan kesehatan dasar dan akses literasi yang terjangkau.

Rail Clinic memberikan berbagai layanan, mulai dari pemeriksaan umum, gigi, mata, kesehatan ibu dan anak, layanan laboratorium, edukasi PHBS, edukasi TBC, hingga edukasi keselamatan kereta api. Program juga mencakup pemberian kacamata gratis dan Program Makanan Tambahan (PMT) untuk ibu hamil dan anak sekolah. Sementara itu, Rail Library hadir sebagai ruang belajar yang memantik minat baca melalui koleksi buku pendidikan dan cerita anak.

KAI memastikan program ini akan berlanjut pada November 2025, dengan kegiatan yang telah dijadwalkan di Stasiun Kedungjati (Daop 4 Semarang) serta Stasiun Payakabung di wilayah KAI Divre III Palembang.

“Kami berharap setiap kunjungan membawa semangat bagi keluarga dan ruang belajar bagi generasi muda,” ujar Anne.

Melalui rangkaian kegiatan ini, KAI menegaskan komitmennya untuk menjaga hubungan dekat dengan masyarakat sekitar jalur rel.

“Rail Clinic dan Rail Library hadir sebagai pendamping dalam perjalanan warga menuju kehidupan yang lebih sehat dan berpengetahuan, sejalan dengan Asta Cita yang menekankan peningkatan layanan publik yang inklusif serta akses kesehatan dan pendidikan yang lebih merata,” tutup Anne.(****)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Bayi Ditemukan di Toilet KA Sancaka, KAI Daop 6 dan KAI Services Bergerak Cepat Lakukan Penanganan

4 Juli 2026 - 19:26 WIB

Konektivitas Kereta dan Pelabuhan Makin Diminati, Tiga Stasiun KAI Layani 3,88 Juta Pelanggan Semester I 2026

4 Juli 2026 - 17:51 WIB

Divre III Palembang Hadirkan Rangkaian Kereta Ekonomi Premium pada KA Rajabasa, Perjalanan Kini Semakin Nyaman

4 Juli 2026 - 16:12 WIB

Semester I 2026, KAI Group Layani Hampir 259 Juta Pelanggan, Naik 7,55 Persen

4 Juli 2026 - 15:18 WIB

Stasiun Bogor Tertinggi Layani Penumpang KRL Semester I 2026, KAI Kebut Pengembangan Peron untuk 12 Kereta

4 Juli 2026 - 09:41 WIB

Ramainya WNA Naik Whoosh Sepanjang 2026, Malaysia Jadi Penumpang Terbanyak

3 Juli 2026 - 19:58 WIB

HUT ke-23, KAI Services Tegaskan Komitmen Perkuat Layanan dan Keamanan Pangan Lewat Sertifikasi ISO 22000

3 Juli 2026 - 19:34 WIB

KAI Sulap Stasiun Gambir Jadi Modern Station & Lifestyle Hub, Siap Jadi Ruang Publik dan Pusat Aktivitas Baru di Jakarta

3 Juli 2026 - 16:56 WIB

KAI Wisata Siapkan Revitalisasi Wisata Heritage, Stasiun Jakarta Kota Jadi Langkah Awal

3 Juli 2026 - 07:33 WIB

Komut KAI Wisata Kunjungi Stasiun Jakarta Kota, Luncurkan Inisiatif Pelestarian 5 Stasiun Bersejarah

3 Juli 2026 - 06:55 WIB

Trending di PERON