Menu

Mode Gelap
Menteri KKP Trenggono Kerahkan Kapal Pengawas Perikanan Angkut Bantuan ke NTT Whoosh Meriahkan Kemerdekaan RI dengan Paduan Suara dan Siagakan Puluhan Petugas Pakai Kostum Nusantara Haji Fikri Apresiasi Desa Wisata Gunung Malang dan Tugu Utara Tembus Top 15 Jawa Barat Didong dan Tari Guel Semarakkan Panggung Kemerdekaan di Gedung Agung Yogyakarta Pentas Seni Kemerdekaan RI di RT 05 Tegalsari Semarang Juga Diisi Tasyakuran Pembangunan Talud Jalan PNM Jadikan Semangat Kemerdekaan sebagai Energi Pemberdayaan Perempuan Ultra Mikro

PERON

KAI Perluas Layanan Rail Clinic dan Rail Library, 7.382 Warga Terbantu Hingga Oktober 2025

badge-check


 KAI Perluas Layanan Rail Clinic dan Rail Library, 7.382 Warga Terbantu Hingga Oktober 2025 Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA – PT Kereta Api Indonesia (Persero) terus memperluas layanan sosial melalui program Rail Clinic dan Rail Library yang menyasar langsung masyarakat di sekitar jalur rel. Sepanjang Oktober 2025, tiga kegiatan digelar di tiga wilayah berbeda, menghadirkan akses kesehatan dan literasi yang mudah dijangkau warga.

Kegiatan pertama dilaksanakan pada Senin, 6 Oktober 2025, di Stasiun Krian, Sidoarjo, oleh KAI Daop 8 Surabaya. Sejak pagi, warga memadati lokasi untuk mendapatkan pemeriksaan kesehatan dan layanan literasi. Anak-anak tampak antusias memilih koleksi buku di Rail Library, sementara para ibu memanfaatkan layanan kesehatan ibu dan anak yang disediakan.

Kegiatan kedua digelar pada Rabu, 8 Oktober 2025, di Stasiun Ledokombo, Kabupaten Jember, oleh KAI Daop 9 Jember. Layanan yang diberikan meliputi pemeriksaan umum, gigi, mata, laboratorium, edukasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), edukasi TBC, hingga program makanan tambahan bagi ibu hamil dan anak sekolah. Banyak lansia mengaku terbantu karena bisa mengakses pemeriksaan lengkap yang jarang mereka dapatkan dalam keseharian.

Selanjutnya, kegiatan ketiga berlangsung pada Rabu, 15 Oktober 2025, di Stasiun Klari, Kabupaten Karawang, oleh KAI Daop 1 Jakarta. Antusiasme warga terlihat dari antrean yang mengular sejak pagi untuk mengikuti layanan pemeriksaan kehamilan, pemberian kacamata gratis, hingga edukasi keselamatan perkeretaapian. Rail Library kembali menjadi magnet bagi para pelajar yang ingin membaca dan belajar.

Vice President Public Relations KAI Anne Purba menjelaskan bahwa Rail Clinic dan Rail Library menjadi ruang bagi masyarakat untuk menjaga kesehatan dan memperluas literasi.

“Setiap kegiatan menghadirkan cerita yang menyentuh. Ada anak-anak yang semakin dekat dengan buku, ada ibu yang memastikan tumbuh kembang anaknya, dan ada para lansia yang merasa lebih tenang setelah diperiksa. Kami bersyukur dapat mendampingi mereka,” ujar Anne.

Dampak program tersebut terus meningkat dari tahun ke tahun. Periode Januari–Oktober 2025 mencatat 7.382 penerima manfaat layanan kesehatan dan literasi Rail Clinic dan Rail Library di Jawa dan Sumatra. Angka ini sudah melampaui total capaian tahun 2024 yang berjumlah 7.076 warga, menunjukkan tingginya kebutuhan masyarakat terhadap layanan kesehatan dasar dan akses literasi yang terjangkau.

Rail Clinic memberikan berbagai layanan, mulai dari pemeriksaan umum, gigi, mata, kesehatan ibu dan anak, layanan laboratorium, edukasi PHBS, edukasi TBC, hingga edukasi keselamatan kereta api. Program juga mencakup pemberian kacamata gratis dan Program Makanan Tambahan (PMT) untuk ibu hamil dan anak sekolah. Sementara itu, Rail Library hadir sebagai ruang belajar yang memantik minat baca melalui koleksi buku pendidikan dan cerita anak.

KAI memastikan program ini akan berlanjut pada November 2025, dengan kegiatan yang telah dijadwalkan di Stasiun Kedungjati (Daop 4 Semarang) serta Stasiun Payakabung di wilayah KAI Divre III Palembang.

“Kami berharap setiap kunjungan membawa semangat bagi keluarga dan ruang belajar bagi generasi muda,” ujar Anne.

Melalui rangkaian kegiatan ini, KAI menegaskan komitmennya untuk menjaga hubungan dekat dengan masyarakat sekitar jalur rel.

“Rail Clinic dan Rail Library hadir sebagai pendamping dalam perjalanan warga menuju kehidupan yang lebih sehat dan berpengetahuan, sejalan dengan Asta Cita yang menekankan peningkatan layanan publik yang inklusif serta akses kesehatan dan pendidikan yang lebih merata,” tutup Anne.(****)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Whoosh Meriahkan Kemerdekaan RI dengan Paduan Suara dan Siagakan Puluhan Petugas Pakai Kostum Nusantara

17 Agustus 2026 - 17:22 WIB

Hari Ini Tarif Rp8 Berlaku di LRT Jabodebek dan Sebagian Besar Commuter Line, 27.620 Tiket Diskon KAI Terjual

17 Agustus 2026 - 13:49 WIB

Dirut KAI Tekankan Keselamatan, Profesionalisme, dan Perluasan Manfaat Kereta Api pada HUT ke-81 RI

17 Agustus 2026 - 13:34 WIB

Hindari Kepadatan Monas Saat HUT RI, 27 KA Keberangkatan Gambir Berhenti di Stasiun Jatinegara

17 Agustus 2026 - 11:58 WIB

Spesial HUT ke-81 RI: KAI Commuter Hadirkan Tarif Promo Rp8 dan Kereta Tambahan hingga Bagi-Bagi Kopi Gratis

17 Agustus 2026 - 11:46 WIB

HUT RI ke-81, KAI Commuter Bagikan Kopi dan Roti Gratis di Stasiun BNI City dan Juanda

17 Agustus 2026 - 09:24 WIB

Security KAI Gagalkan Pencurian Kabel Grounding LRT Jabodebek

17 Agustus 2026 - 00:23 WIB

Jelang 17 Agustus, 16.913 Tiket Promo KAI Terjual, Pemesanan Long Weekend Capai 706.908 Tiket

16 Agustus 2026 - 19:59 WIB

Kereta Merdeka KAI Semarakkan HUT ke-81 RI, Ada Lomba hingga Upgrade Kelas Gratis

16 Agustus 2026 - 14:52 WIB

Libur Panjang HUT RI, Penumpang Whoosh Tembus 45.889 Orang dalam Dua Hari

16 Agustus 2026 - 13:08 WIB

Trending di PERON