Menu

Mode Gelap
Buntut Demo Tambang Beutong Ateuh: Sekdes Dipecat, Tuding Bupati Nagan Raya Pura-Pura Tuli dan Buta Berita Baik Bagi Ojol: Gojek & Grab Potong Komisi 8% mulai Berlaku Juli 2026 Catatan Pilo Poly: PPN XIV Menemukan Rumahnya di Aceh PNM dan Danantara Perluas Dampak Pemberdayaan, Jangkau 23,1 Juta Pelaku Usaha Ultra Mikro IPC TPK Gandeng Generasi Muda Jakarta Utara, Perkenalkan Industri Petikemas dan Perkuat Budaya Bersih KAI Daop 1: Insiden Eskalator Stasiun Bekasi Dipicu Penumpang Kehilangan Keseimbangan

PERON

Penjualan Tiket Kereta Lebaran 2026 Tembus 3,36 Juta, KAI: Permintaan Mulai Meningkat

badge-check


 Penjualan Tiket Kereta Lebaran 2026 Tembus 3,36 Juta, KAI: Permintaan Mulai Meningkat Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA – Penjualan tiket Angkutan Lebaran 2026 PT Kereta Api Indonesia (Persero) terus meningkat seiring bertambahnya mobilitas masyarakat menjelang Hari Raya Idulfitri.

Hingga 17 Maret 2026 pukul 10.00 WIB, tiket yang terjual mencapai 3.367.910 atau 74,9 persen dari total 4.498.696 tempat duduk yang disediakan untuk perjalanan Kereta Api Jarak Jauh (KAJJ) dan Kereta Api Lokal pada periode keberangkatan 11 Maret hingga 1 April 2026.

Dengan capaian tersebut, masih tersedia sekitar 1.130.786 tempat duduk yang dapat dimanfaatkan masyarakat untuk perjalanan selama periode Lebaran.

Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba mengatakan tren perjalanan masyarakat mulai terlihat sejak awal masa Angkutan Lebaran dan terus meningkat pada pertengahan Maret.

“Permintaan perjalanan dengan kereta api mulai meningkat sejak pertengahan Maret. Data penjualan menunjukkan masyarakat sudah mulai melakukan perjalanan mudik lebih awal, terutama pada layanan kereta api jarak jauh,” ujar Anne.

Untuk layanan Kereta Api Jarak Jauh, penjualan tiket tercatat mencapai 3.059.765 atau 85,7 persen dari total 3.571.760 tempat duduk yang disediakan. Dengan demikian, masih terdapat sekitar 511.995 tempat duduk yang dapat dipesan masyarakat untuk perjalanan mudik maupun arus balik.

Sementara itu, pada layanan Kereta Api Lokal yang dikelola KAI, penjualan tiket mencapai 308.145 atau 33,2 persen dari total 926.936 tempat duduk yang tersedia. Artinya, masih terdapat sekitar 618.791 tempat duduk yang dapat dimanfaatkan pelanggan. Penjualan tiket kereta lokal umumnya meningkat mendekati waktu keberangkatan karena sebagian besar layanan baru dapat dipesan mulai H-7 sebelum perjalanan.

Selama enam hari pertama masa Angkutan Lebaran, yaitu 11 hingga 16 Maret 2026, layanan Kereta Api Jarak Jauh telah melayani 760.229 pelanggan di berbagai relasi perjalanan di Pulau Jawa dan Sumatra.

Adapun okupansi harian Kereta Api Jarak Jauh pada periode tersebut tercatat sebagai berikut:

  • 11 Maret: 101.617 pelanggan dari 159.404 kapasitas tempat duduk (63,7 persen)
  • 12 Maret: 126.208 pelanggan dari 159.404 kapasitas tempat duduk (79,2 persen)
  • 13 Maret: 165.675 pelanggan dari 163.432 kapasitas tempat duduk (101,4 persen)
  • 14 Maret: 185.873 pelanggan dari 163.432 kapasitas tempat duduk (113,7 persen)
  • 15 Maret: 180.836 pelanggan dari 163.432 kapasitas tempat duduk (110,6 persen)
  • 16 Maret: 173.734 pelanggan dari 163.432 kapasitas tempat duduk (106,3 persen)

Pada 17 Maret 2026, pergerakan pelanggan diperkirakan terus meningkat. Hingga pagi hari, terdapat sekitar 173.046 pelanggan Kereta Api Jarak Jauh yang dijadwalkan bepergian dalam satu hari dengan tingkat okupansi sementara mencapai 105,9 persen. Angka tersebut masih berpotensi bertambah karena penjualan tiket masih berlangsung.

Anne menjelaskan bahwa tingkat okupansi yang melampaui 100 persen dimungkinkan karena adanya pola perjalanan dinamis pada operasional kereta api.

“Dalam satu perjalanan kereta api jarak jauh, satu kursi dapat digunakan oleh lebih dari satu pelanggan pada relasi yang berbeda. Pola ini memungkinkan jumlah pelanggan yang dilayani lebih besar dibandingkan jumlah kursi yang tersedia,” jelas Anne.

Sejumlah kereta api dengan tingkat permintaan tinggi pada periode Angkutan Lebaran antara lain KA Airlangga, KA Joglosemarkerto, KA Sri Tanjung, KA Bengawan, KA Kahuripan, dan KA Rajabasa.

Meski demikian, masyarakat masih dapat menemukan ketersediaan tempat duduk pada sejumlah layanan seperti KA Parahyangan relasi Gambir–Bandung dan KA Purwojaya relasi Gambir–Cilacap pada tanggal keberangkatan tertentu.

Anne menambahkan, pelanggan dapat mempertimbangkan alternatif perjalanan dengan menyesuaikan jadwal keberangkatan, memilih relasi berbeda, atau memanfaatkan skema perjalanan lanjutan (connecting train) untuk mendapatkan pilihan perjalanan yang sesuai dengan kebutuhan.

“Dengan kapasitas perjalanan yang masih tersedia, KAI mengajak masyarakat merencanakan perjalanan Lebaran sejak dini agar perjalanan mudik berlangsung lebih nyaman, terencana, dan menyenangkan bersama kereta api,” tutup Anne.(fahmi)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

KAI Daop 1: Insiden Eskalator Stasiun Bekasi Dipicu Penumpang Kehilangan Keseimbangan

23 Juni 2026 - 20:37 WIB

Penumpang KRL. (Ilustrasi)

Stasiun JIS Layani Penumpang KRL, Angkut 2.000 Penumpang per Hari

23 Juni 2026 - 19:26 WIB

Pasar Senen Jadi Stasiun Tersibuk, Layani Lebih dari 3,15 Juta Pergerakan Penumpang dalam Lima Bulan

23 Juni 2026 - 19:15 WIB

Pelanggan KA Lembah Anai Melonjak 206 Persen, KAI: Jadi Andalan Mobilitas dan Wisata Warga Sumbar

23 Juni 2026 - 18:20 WIB

Heboh di Stasiun Bekasi! Eskalator Tiba-tiba Berjalan Turun, Penumpang Berjatuhan

23 Juni 2026 - 18:09 WIB

Peminat Kereta Imperial Melonjak 162 Persen, KAI: Layanan Premium Kian Diburu Pelanggan

23 Juni 2026 - 17:23 WIB

Selain Ada Stimulus Transportasi Libur Sekolah, Pemerintah juga Siapkan untuk Nataru

23 Juni 2026 - 12:33 WIB

KAI: Lebih dari 622 Ribu Tiket Diskon 30% Terjual, Kuota Masih Tersisa

23 Juni 2026 - 11:25 WIB

Menhub Resmikan Stasiun JIS, Perkuat Konektivitas Transportasi Publik Jakarta

22 Juni 2026 - 20:07 WIB

Stasiun JIS Resmi Beroperasi, Naik KRL Cuma Rp1 hingga 28 Juni

22 Juni 2026 - 19:27 WIB

Trending di PERON