Menu ✖

Mode Gelap
Tanam 10 Pala Tomandin di SMA Don Bosco Fakfak, Siswa Belajar Ketangguhan di Tengah El Nino KAI Services Perkuat Layanan Premium di Balik Perjalanan Nusantara Explorer KKP Percepat Sertifikasi Awak Kapal Perikanan melalui Modernisasi Pelatihan Transjakarta Laut Disiapkan, 3 Pulau Jadi Terminal Utama Juni 2027 Penerapan Biometrik Meluas, dari Registrasi SIM Card hingga Perjalanan Udara Maulid Nabi di YPL Al-Hidayah, Siswa Diajak Meneladani Empat Sifat Rasulullah

PERON

Seskab Teddy Tinjau Arus Mudik di Stasiun Pasar Senen, Cek Layanan Kereta Ekonomi Kerakyatan

badge-check


 Seskab Teddy Tinjau Arus Mudik di Stasiun Pasar Senen, Cek Layanan Kereta Ekonomi Kerakyatan Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA – Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya meninjau situasi arus mudik di Stasiun Pasar Senen, Jakarta, Selasa (17/3/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Teddy didampingi Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (Persero) Bobby Rasyidin untuk melihat langsung pelayanan kepada pelanggan serta kesiapan operasional kereta api pada masa Angkutan Lebaran 2026.

Teddy mengatakan peninjauan tersebut merupakan bagian dari arahan Presiden Prabowo Subianto untuk terus membenahi layanan perkeretaapian nasional.

“Jadi sesuai arahan Bapak Presiden, beliau fokus di pembenahan kereta api. Nah, inilah yang mau kita cek. Tadi ada Kereta Ekonomi Kerakyatan. Tadi saya cek langsung,” ujar Teddy di lokasi.

Saat berada di area stasiun, Teddy menyapa para pemudik yang tengah bersiap melakukan perjalanan. Ia berbincang dengan sejumlah pelanggan, melambaikan tangan, menyalami keluarga yang ditemuinya, serta menyapa anak-anak di lokasi. Kehadirannya disambut antusias oleh para pemudik yang memanfaatkan kesempatan tersebut untuk berfoto dan bersalaman.

Setelah meninjau area pelayanan penumpang, Teddy bersama Bobby menuju rangkaian Kereta Ekonomi Kerakyatan yang berada di Peron 1 Stasiun Pasar Senen. Bobby kemudian menjelaskan karakteristik layanan tersebut yang dihadirkan sebagai pilihan perjalanan dengan tarif terjangkau sekaligus menambah kapasitas angkut selama periode mudik Lebaran.

Keduanya juga masuk ke dalam rangkaian kereta untuk melihat langsung kondisi sarana serta menyapa pelanggan yang telah berada di dalam kereta.

Pada masa awal Angkutan Lebaran 2026, minat masyarakat terhadap layanan Kereta Ekonomi Kerakyatan menunjukkan tren positif. Selama periode 11 hingga 17 Maret 2026, layanan ini telah melayani 7.951 pelanggan.

Sementara itu, hingga 17 Maret 2026 pukul 10.00 WIB, penjualan tiket Kereta Ekonomi Kerakyatan tercatat sebanyak 23.708 tiket dari total 27.368 tempat duduk yang disediakan untuk periode perjalanan 11 Maret hingga 1 April 2026, atau mencapai tingkat okupansi 87 persen. Angka tersebut masih berpotensi bertambah seiring meningkatnya permintaan menjelang puncak arus mudik.

Direktur Utama KAI Bobby Rasyidin mengatakan Kereta Ekonomi Kerakyatan dihadirkan untuk memperluas pilihan perjalanan masyarakat selama masa Lebaran, terutama pada relasi dengan permintaan tinggi.

“Kereta Ekonomi Kerakyatan kami hadirkan untuk memperluas pilihan perjalanan masyarakat pada masa Lebaran. Dengan kapasitas yang bertambah serta pengaturan kursi yang lebih nyaman, layanan ini diharapkan dapat mendukung mobilitas masyarakat sekaligus menjaga keterjangkauan tarif perjalanan kereta api,” ujar Bobby.

Kereta Ekonomi Kerakyatan dirangkaikan dalam perjalanan kereta tambahan relasi Pasar Senen–Lempuyangan dengan komposisi lima kereta eksekutif dan empat kereta ekonomi kerakyatan. Rangkaian tersebut memiliki kapasitas 250 tempat duduk kelas eksekutif dan 372 tempat duduk kelas ekonomi kerakyatan.

Kereta ini beroperasi melalui dua perjalanan harian, yaitu KA 7039 Tambahan relasi Lempuyangan–Pasar Senen yang berangkat pukul 06.00 WIB dan tiba pukul 13.56 WIB, serta KA 7040 Tambahan relasi Pasar Senen–Lempuyangan yang berangkat pukul 15.25 WIB dan tiba pukul 22.57 WIB.

Dari sisi sarana, kereta ekonomi kerakyatan menghadirkan pengaturan tempat duduk yang lebih ergonomis untuk perjalanan jarak menengah hingga jauh. Setiap unit kereta memiliki 93 tempat duduk dengan konfigurasi 3–2 sehingga ruang duduk terasa lebih lapang dibandingkan susunan sebelumnya yang berkapasitas 106 kursi.

Selain itu, kursi pada kereta ini juga dilengkapi fitur reversible sehingga arah duduk dapat disesuaikan dengan arah perjalanan kereta api, memberikan kenyamanan tambahan bagi pelanggan.

Dari sisi tarif, layanan ini berada di antara kereta ekonomi bersubsidi Public Service Obligation (PSO) dan kereta ekonomi reguler. Untuk relasi terjauh pada periode Angkutan Lebaran tahun ini, tarif Kereta Ekonomi Kerakyatan dibanderol mulai dari Rp175.000.

Bobby menegaskan KAI terus mengoptimalkan pengaturan sarana untuk menjawab kebutuhan mobilitas masyarakat yang meningkat selama masa Lebaran.

“Melalui pengaturan sarana yang ada, kapasitas perjalanan dapat ditingkatkan sekaligus memberikan pengalaman perjalanan yang lebih baik bagi pelanggan. Kami ingin masyarakat memiliki lebih banyak pilihan perjalanan kereta api yang aman, nyaman, dan terjangkau selama masa Angkutan Lebaran,” kata Bobby.

Sementara itu, Teddy juga menyoroti peningkatan kenyamanan yang dirasakan pelanggan setelah pembaruan sarana dilakukan.

“Tadi kalau Anda lihat, AC-nya nyala, toiletnya bagus, kemudian tempat duduknya tidak hadap-hadapan. Ya nyamanlah, enam jam ke Jogja,” ujar Teddy.

Ia berharap pengembangan layanan kereta api terus dilakukan secara bertahap agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat di berbagai wilayah Indonesia.

“Ini mau kita kembangkan lagi, perlu waktu. Yang mengerjakan dari KAI sendiri, waktunya relatif cepat. Ini mau ditingkatkan sehingga seluruh perkeretaapian di Indonesia, tidak hanya di Jawa, di pulau-pulau lain juga akan meningkat kualitas, kenyamanan, dan kebersihannya. Itu pesan dari Pak Presiden,” kata Teddy.(fahmi)

 

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

KAI Services Perkuat Layanan Premium di Balik Perjalanan Nusantara Explorer

1 Oktober 2026 - 09:56 WIB

KAI Services Apresiasi Petugas Keamanan yang Bantu Penumpang Melahirkan di KRL

1 Oktober 2026 - 04:55 WIB

KAI Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang, 748 Petugas PJL Disertifikasi hingga Tutup 1.329 Perlintasan Liar

30 September 2026 - 22:52 WIB

Ranting Pohon Tumbang Timpa Kabel LAA, Perjalanan KRL Bogor Terganggu

30 September 2026 - 17:00 WIB

Tarif TransJakarta 2027 Diusulkan jadi Rp5.000

30 September 2026 - 14:56 WIB

KAI-INKA Bakal Disatukan

30 September 2026 - 13:00 WIB

KAI Luncurkan Nusantara Explorer, Perjalanan Premium yang Membawa Cerita Indonesia di Atas Rel

29 September 2026 - 23:36 WIB

Direktur Utama KAI: 81 Tahun Perjalanan Kereta Api Indonesia Berawal dari Sejarah, Bergerak Menuju Masa Depan

29 September 2026 - 23:20 WIB

KAI Tegaskan Rekomendasi KNKT Tak Berhenti di Dokumen, Diterapkan di Lapangan

29 September 2026 - 20:24 WIB

KAI Kooperatif dalam Proses Hukum dan Pastikan Pendampingan bagi Masinis Terkait Insiden Bekasi Timur

29 September 2026 - 20:09 WIB

Trending di PERISTIWA