Wartatrans.com, JAKARTA – Dalam upaya memperkuat keamanan dan meningkatkan kesiapsiagaan operasional menjelang masa angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026, PT KAI Services menyelenggarakan pelatihan Materi Dasar Intelijen untuk Pengamanan Tertutup di KRL Commuter Line.
Pelatihan ini berlangsung di Auditorium Kantor Pusat KAI Services, Jakarta, pada Rabu (10/12), diikuti oleh 97 petugas pengamanan dari wilayah Regional 3 Jakarta.

Pelatihan ini menghadirkan tim pengajar dari Unit Security Regional 1 Jakarta, yang membawakan materi tentang konsep dasar intelijen dalam pengamanan tertutup, peran petugas keamanan sebagai bala siap dan bala potensial, serta pentingnya memberikan rasa aman kepada pelanggan Commuter Line.
“Melalui pelatihan ini, peserta dibekali kemampuan untuk mendeteksi, mencegah, dan menangkal potensi ancaman tanpa teridentifikasi oleh publik,” ujar Manager Corporate Communication KAI Services, Nyoman Suardhita, dalam keterangan resminya.
Selain teori, para peserta juga diajak memahami berbagai potensi ancaman dan kerawanan yang sering terjadi di lingkungan kereta Commuter Line, seperti pencopetan, pelecehan seksual, vandalisme, sabotase, dan gangguan ketertiban lainnya.
Agus, salah satu peserta pelatihan, menyebut pelatihan ini sangat bermanfaat.
“Sebagai petugas keamanan, kami dituntut untuk selalu siaga. Pelatihan ini membuka wawasan kami dalam mendeteksi potensi pencopetan atau gangguan lain di kereta,” ungkapnya.
Nyoman menambahkan, pelatihan ini merupakan bagian dari komitmen KAI Services dalam menghadirkan layanan keamanan yang andal dan nyaman bagi masyarakat.
“Petugas keamanan kami akan terus dibekali pelatihan rutin, khususnya dalam menghadapi masa Nataru 18 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026,” tutupnya.(****)









