Menu

Mode Gelap
Upaya Pencegahan Narkotika, Citilink dan BNN Perkuat Sinergi Pelanggan KA Makassar–Parepare Tumbuh 27,82 Persen, Siap Layani Mobilitas Lebaran 2026 di Indonesia Timur KAI Daop 1 Jakarta Ingatkan Ketentuan Pembatalan dan Reschedule Tiket Jelang Mudik Lebaran Penutupan Wilayah Udara Timur Tengah Masuki Hari Ketiga, Operasional Bandara Soetta Stabil Rakor Lintas Sektor, Samakan Persepsi dan Perkuat Kesiapsiagaan Angkutan Lebaran Penjualan Tiket Lebaran 2026 Tembus 2 Juta, Kereta Ekonomi Kerakyatan Jadi Favorit

PERON

KAI Temukan Barang Penumpang Senilai Rp 12,8 Miliar: Imbau Pelanggan Lebih Waspada Jelang Nataru

badge-check


 KAI Temukan Barang Penumpang Senilai Rp 12,8 Miliar: Imbau Pelanggan Lebih Waspada Jelang Nataru Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA – PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat 11.670 barang tertinggal dengan nilai estimasi Rp12.880.191.812 pada periode Januari–Oktober 2025. Dari jumlah tersebut, 3.819 merupakan barang berharga seperti handphone, laptop, dan perhiasan.

Data ini menunjukkan tingginya mobilitas pelanggan dan pentingnya menjaga barang bawaan, terutama menjelang Angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026.

Vice President Public Relations KAI Anne Purba menyampaikan bahwa KAI terus memperkuat aspek keselamatan, keamanan, dan pelayanan pelanggan.

“KAI meningkatkan pelayanan aman dan terpercaya melalui layanan Lost and Found. Layanan ini membantu pelanggan menemukan barang yang tertinggal di stasiun maupun di kereta api,” ujar Anne, Rabu (19/11/2025).

Pelanggan dapat melaporkan kehilangan melalui kondektur, petugas pengamanan (Polsuska), atau KAI Contact Center 121. Setelah laporan diterima, petugas melakukan penelusuran dan mengembalikan barang secara langsung jika segera ditemukan. Jika memerlukan waktu lebih lama, pelanggan akan mendapatkan informasi perkembangan pencarian.

Saat mengambil barang, pelanggan diwajibkan menunjukkan identitas diri. Informasi barang temuan juga diumumkan melalui pengeras suara di stasiun. Barang makanan hanya disimpan maksimal 1×24 jam sebelum dimusnahkan untuk menjaga kebersihan.

Seluruh barang diberi label, diverifikasi, dan dicatat dalam database Lost and Found KAI yang terintegrasi nasional. Dengan sistem ini, pelaporan dan pencarian barang dapat dilakukan di stasiun mana pun.

Menjelang masa angkutan Nataru, KAI mengimbau pelanggan untuk lebih berhati-hati.

“Kami mengajak pelanggan untuk selalu memeriksa kursi, rak bagasi, dan area sekitar sebelum turun dari kereta,” tutup Anne.(****)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Pelanggan KA Makassar–Parepare Tumbuh 27,82 Persen, Siap Layani Mobilitas Lebaran 2026 di Indonesia Timur

2 Maret 2026 - 22:46 WIB

KAI Daop 1 Jakarta Ingatkan Ketentuan Pembatalan dan Reschedule Tiket Jelang Mudik Lebaran

2 Maret 2026 - 22:21 WIB

Rakor Lintas Sektor, Samakan Persepsi dan Perkuat Kesiapsiagaan Angkutan Lebaran

2 Maret 2026 - 22:05 WIB

Penjualan Tiket Lebaran 2026 Tembus 2 Juta, Kereta Ekonomi Kerakyatan Jadi Favorit

2 Maret 2026 - 22:00 WIB

Kuliner Kereta Hadirkan Menu Takjil Khusus Berbuka Puasa Selama Ramadan

2 Maret 2026 - 16:16 WIB

574 Ribu Tiket Lebaran 2026 Terjual dari Gambir dan Pasar Senen, 86 Ribu Kursi Masih Tersedia

2 Maret 2026 - 15:11 WIB

Menko PMK: Keselamatan Pemudik Prioritas Utama

2 Maret 2026 - 14:18 WIB

KCIC Luncurkan Whoosh Prepaid Voucher, Solusi Perjalanan Fleksibel untuk Personal dan Korporasi

2 Maret 2026 - 12:14 WIB

Ingin Mudik Motor Gratis? DJKA Buka Pendaftaran Mulai Hari ini

1 Maret 2026 - 15:32 WIB

564 Ribu Tiket Angkutan Lebaran 2026 dari Daop 1 Jakarta Terjual, 89 Ribu Kursi Pra-Lebaran Masih Tersedia

1 Maret 2026 - 14:55 WIB

Penumpang KA ramai di Stasiun Pasar Senen.
Trending di PERON