Menu

Mode Gelap
Bupati Bener Meriah Ajak Warga Sukseskan Pemilihan Reje Serentak 2026 DAMRI Raih TOP CSR Awards 2026, Penguatan TJSL Dinilai Selaras dengan Transformasi Transportasi Berkelanjutan FIFGROUP Hadirkan FIFestival Street Food 2026 untuk Dorong UMKM Binaan The Polonia Rilis Single “Lelah”, Tetap Berkarya dari Medan Setelah 17 Tahun Berkiprah Holding Kawasan Industri BUMN Perlu Diperkuat dengan Logistics Park dan Integrasi Multimoda KAI Layani 1,4 Juta Pelanggan Selama Libur Panjang Iduladha dan Hari Lahir Pancasila

PERON

KAI Temukan Barang Penumpang Senilai Rp 12,8 Miliar: Imbau Pelanggan Lebih Waspada Jelang Nataru

badge-check


 KAI Temukan Barang Penumpang Senilai Rp 12,8 Miliar: Imbau Pelanggan Lebih Waspada Jelang Nataru Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA – PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat 11.670 barang tertinggal dengan nilai estimasi Rp12.880.191.812 pada periode Januari–Oktober 2025. Dari jumlah tersebut, 3.819 merupakan barang berharga seperti handphone, laptop, dan perhiasan.

Data ini menunjukkan tingginya mobilitas pelanggan dan pentingnya menjaga barang bawaan, terutama menjelang Angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026.

Vice President Public Relations KAI Anne Purba menyampaikan bahwa KAI terus memperkuat aspek keselamatan, keamanan, dan pelayanan pelanggan.

“KAI meningkatkan pelayanan aman dan terpercaya melalui layanan Lost and Found. Layanan ini membantu pelanggan menemukan barang yang tertinggal di stasiun maupun di kereta api,” ujar Anne, Rabu (19/11/2025).

Pelanggan dapat melaporkan kehilangan melalui kondektur, petugas pengamanan (Polsuska), atau KAI Contact Center 121. Setelah laporan diterima, petugas melakukan penelusuran dan mengembalikan barang secara langsung jika segera ditemukan. Jika memerlukan waktu lebih lama, pelanggan akan mendapatkan informasi perkembangan pencarian.

Saat mengambil barang, pelanggan diwajibkan menunjukkan identitas diri. Informasi barang temuan juga diumumkan melalui pengeras suara di stasiun. Barang makanan hanya disimpan maksimal 1×24 jam sebelum dimusnahkan untuk menjaga kebersihan.

Seluruh barang diberi label, diverifikasi, dan dicatat dalam database Lost and Found KAI yang terintegrasi nasional. Dengan sistem ini, pelaporan dan pencarian barang dapat dilakukan di stasiun mana pun.

Menjelang masa angkutan Nataru, KAI mengimbau pelanggan untuk lebih berhati-hati.

“Kami mengajak pelanggan untuk selalu memeriksa kursi, rak bagasi, dan area sekitar sebelum turun dari kereta,” tutup Anne.(****)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

KAI Layani 1,4 Juta Pelanggan Selama Libur Panjang Iduladha dan Hari Lahir Pancasila

2 Juni 2026 - 19:48 WIB

Libur Panjang Idul Adha, Waisak, dan Hari Lahir Pancasila, KAI Daop 1 Jakarta Layani Lebih dari 588 Ribu Penumpang KAJJ

2 Juni 2026 - 18:59 WIB

Libur Panjang, Stasiun Bogor dan Jakarta Kota Jadi Tujuan Favorit Wisatawan Pengguna Commuter Line

2 Juni 2026 - 18:27 WIB

KAI Percepat Pengembangan Stasiun Bogor, Siapkan Operasional KRL 12 Kereta

2 Juni 2026 - 18:04 WIB

KCIC Operasikan 6 Perjalanan Tambahan pada Puncak Arus Balik, 78% Penumpang Whoosh Mengarah ke Jakarta

1 Juni 2026 - 09:42 WIB

Puncak Arus Balik Long Weekend, Kedatangan Penumpang KA di Daop 1 Jakarta Capai 41.534 Orang

1 Juni 2026 - 09:36 WIB

Penjualan Tiket Long Weekend Tembus 1,3 Juta, KAI Layani 956 Ribu Pelanggan dalam Lima Hari

1 Juni 2026 - 09:00 WIB

KAI Services Hadirkan Kuliner Khas Banyuwangi di Kereta Api Tujuan Ketapang

1 Juni 2026 - 08:20 WIB

Arus Balik Long Weekend, Penumpang Whoosh Diprediksi Capai 20 Ribu Orang

1 Juni 2026 - 08:14 WIB

KAI Layani 736.819 Pelanggan Selama Empat Hari Long Weekend

31 Mei 2026 - 05:16 WIB

Trending di PERON