Menu

Mode Gelap
KrisFlyer Bertransformasi Jadi Brand Gaya Hidup, Raih 10 Juta Anggota Global Film Horor Korea Dinilai Unggul dalam Story Telling dan Ekosistem, Produser Indonesia Dorong Kolaborasi dan Kualitas Lokal PDAM Tirta Kahuripan Pastikan Pasokan Air Bersih Tetap Optimal Selama Ramadhan 1447 H Toto Hoedy Akui Terpengaruh Film Horor Korea, Dorong Lahirnya Festival Film Horor di Indonesia Dua Terdakwa Kurir Narkoba Dituntut Hukuman Mati Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok Ikuti Peresmian dan Groundbreaking 1.179 SPPG Polri serta 18 Gudang Ketahanan Pangan oleh Presiden RI Secara Virtual

PERON

KCIC Sesuaikan Jadwal Whoosh Selama 22 Hari Akibat Pemindahan Kabel SUTT

badge-check


 KCIC Sesuaikan Jadwal Whoosh Selama 22 Hari Akibat Pemindahan Kabel SUTT Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA – PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) melakukan penyesuaian jadwal perjalanan Kereta Cepat Whoosh selama 22 hari, terhitung mulai 19 Februari hingga 12 Maret 2026. Penyesuaian ini dilakukan seiring adanya pekerjaan pemindahan kabel Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 kV yang melintang di atas jalur Kereta Cepat Jakarta–Bandung.

Pekerjaan pemindahan kabel tersebut merupakan pekerjaan berisiko tinggi dengan tingkat kompleksitas yang besar sehingga membutuhkan standar keselamatan ketat. Proses pekerjaan dilakukan pada malam hingga pagi hari, yakni pukul 21.30 WIB hingga 06.30 WIB atau selama 9 jam per hari (work window), dan berlangsung selama 22 hari berturut-turut.

Kabel SUTT yang dipindahkan memiliki panjang sekitar 550 meter dan berada pada ketinggian 60–70 meter di atas jalur Whoosh pada KM 129 lintas Padalarang–Tegalluar. Selama pekerjaan berlangsung, seluruh pasokan listrik di sepanjang trase Kereta Cepat Jakarta–Bandung dimatikan untuk memastikan ruang kerja yang optimal dan memenuhi standar keselamatan serta regulasi yang berlaku.

General Manager Corporate Secretary KCIC Eva Chairunisa menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh penumpang atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan akibat penyesuaian jadwal tersebut.

“Penambahan window time ini menjadi bagian penting untuk memastikan seluruh tahapan pekerjaan dapat dilakukan sesuai SOP dengan tingkat keselamatan yang tinggi, mengingat posisinya berada di atas jalur Whoosh,” ujar Eva.

Selama periode penyesuaian, jumlah perjalanan Whoosh dioperasikan sebanyak 42 hingga 56 perjalanan per hari. Jadwal keberangkatan KA pertama dari Stasiun Halim dimulai pukul 07.25 WIB, sementara dari Stasiun Tegalluar Summarecon dimulai pukul 07.35 WIB. Adapun jadwal keberangkatan terakhir dari Stasiun Halim pukul 20.00 WIB dan dari Stasiun Tegalluar Summarecon pukul 20.05 WIB.

KCIC menegaskan bahwa penyesuaian jadwal ini bersifat sementara. Setelah pekerjaan pemindahan kabel SUTT selesai, operasional dan jadwal perjalanan Whoosh akan kembali normal.

KCIC juga memastikan tiket perjalanan dengan jadwal terbaru telah tersedia dan dapat dipesan melalui seluruh kanal resmi, seperti Aplikasi Whoosh, website ticket.kcic.co.id, serta aplikasi mitra antara lain Access by KAI, Livin’ by Mandiri, BRImo, Wondr by BNI, Tiket.com, Traveloka, dan Trip.com.

KCIC mengimbau para penumpang untuk selalu memperhatikan jadwal perjalanan terbaru dan memantau informasi resmi melalui kanal komunikasi KCIC. Sosialisasi jadwal baru telah dilakukan melalui media sosial KCIC serta berbagai media informasi yang tersedia di stasiun.(****)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Libur Panjang Imlek 2026, 604 Ribu Tiket KA Terjual; Okupansi Capai 105 Persen di Hari Pertama

13 Februari 2026 - 16:48 WIB

Libur Panjang Imlek dan Jelang Ramadan, Okupansi Keberangkatan 13 Februari dari Gambir dan Pasar Senen Capai 94 Persen

13 Februari 2026 - 14:39 WIB

Seseorang Tertemper KA Jayakarta di Perlintasan Caruban-Babadan, KAI Pastikan Prosedur Sesuai SOP

13 Februari 2026 - 14:34 WIB

Dirut KAI Tinjau Jalur Kedungjati-Tanggung, Dorong Reaktivasi untuk Penguatan Ekonomi dan Pelestarian Sejarah

13 Februari 2026 - 14:28 WIB

Sambut Libur Panjang Imlek, KCIC Tambah Channel Penjualan Baru dan Hadirkan Diskon hingga Rp100 Ribu

13 Februari 2026 - 14:24 WIB

Trending di PERON