Menu

Mode Gelap
Okupansi 102 Persen, KA Pangrango dan KA Siliwangi Layani 23.495 Pelanggan pada Libur Imlek 13–16 Februari 2026 Pertamina Patra Niaga Tambah 7,8 Juta Tabung LPG 3 Kg di Libur Panjang Imlek dan Ramadhan Pertamina Patra Niaga Jelaskan Proses Distribusi dan Quality Control BBM di IT Jakarta kepada Pemimpin Redaksi Media Produk Perikanan Indonesia Makin Bernilai di Pasar Internasional Akomodir Lonjakan Pemudik, KAI Daop 7 Madiun Operasikan KA Tambahan Lebaran 2026 Kementerian-KP Pastikan Kemudahan Izin, 433 Kapal Purse Seine Siap Melaut dari Jakarta

ANJUNGAN

Kemenhub Fasilitasi Penerbitan Kembali Dokumen Sertifikat Pelaut Terkena Musibah

badge-check


 Pelaut Indonesia Perbesar

Pelaut Indonesia

Wartatrans.com, JAKARTA – Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Perkapalan dan Kepelautan memfasilitasi penerbitan kembali dokumen sertifikat pelaut yang hilang pada saat kecelakaan kapal MV Serdal di Perairan Seychelles pada 29 Mei 2025.

Ini sebagai salah satu bentuk tanggung jawab dan pelayanan terhadap pelaut/awak kapal yang mengalami musibah.

Dokumen Sertifikat yang dicetak ulang tersebut telah diserahterimakan kepada awak kapal MV Serdal atas nama Riski Badri dan Hasrul Harahap di Kantor Kementerian Perhubungan Jakarta, 13 Oktober 2025

Direktur Perkapalan dan Kepelautan Samsuddin mengungkapkan, Ditjen Perhubungan Laut memiliki peran aktif dalam membantu pelaut yang terkena musibah, terutama dalam memfasilitasi proses cetak ulang atau penerbitan kembali dokumen pelaut yang hilang atau rusak akibat musibah.

“Penerbitan kembali dokumen ini dilakukan untuk memastikan pelaut yang selamat dapat kembali bekerja dan memiliki dokumen yang sah,“ tutur Samsuddin, Senin (10/11/2025).

Dokumen sertifikat yang telah diserahterimakan kepada Riski Badri meliputi Sertifikat Basic Safety Training dan Security Awareness Training yang diterbitkan oleh Politeknik Ilmu Pelayaran Semarang serta Sertifikat Keahlian Pelaut dan Sertifikat Keterampilan Pelaut lainnya yang diterbitkan oleh Politeknik Surabaya.

Sedangkan awak kapal atas nama Hasrul Harahap menerima Sertifikat Medical First Aid dan Advanced Fire Fighting dari Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran Jakarta, serta Sertifikat Keahlian Pelaut dan Sertifikat

Keterampilan Pelaut lain yang diterbitkan oleh Bina Sena Maritime Training Center.

Sebagai informasi, Kapal MV Serdal berbendera Uni Komoro mengalami kecelakaan pada 29 Mei 2025 di Perairan Seychelles dampak cuaca buruk dan gelombang tinggi yang menyebabkan kapal tenggelam.

Sebagai bentuk tanggungjawab pemerintah, Ditjen Perhubungan Laut telah memfasilitasi pemulangan 5 orang awak kapal WNI yang selamat dari kecelakaan kapal MV Serdal pada 3 Juli 2025. (omy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Menhub Dudy Sebut Banten Berpotensi Jadi Daerah Lintasan Padat Jawa-Sumatera

16 Februari 2026 - 15:26 WIB

Libur Imlek, Arus Penyeberangan Sumatera-Jawa-Bali Melesat

16 Februari 2026 - 09:09 WIB

Kemenhub dan BRIN Dorong SBNP Berbasis Digital Melalui Smart Buoy

15 Februari 2026 - 13:01 WIB

IPC TPK Catat Kinerja Positif Bongkar Muat di Awal Tahun 2026

15 Februari 2026 - 08:25 WIB

Ditjen Hubla Revalidasi 30 Auditor ISPS Code

14 Februari 2026 - 06:24 WIB

Trending di ANJUNGAN