Wartatrans.com, JAKARTA – Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Laut kembali memperkuat sinergi pemerintah dan sektor swasta melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama Pemanfaatan Barang Milik Negara (KSP BMN) antara Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas III Tanjung Wangi dan PT Pelabuhan Lembar Sejahtera.
Teken dilakukan Kepala Kantor KSOP Tanjung Wangi Capt. Purgana dan Direktur Utama PT Pelabuhan Lembar Sejahtera Sudarta, serta disaksikan Sekretaris Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Lollan Panjaitan di Ruang Sriwijaya Kantor Pusat Kemenhub, Jakarta, Kamis (11/12/2025).

Lollan menegaskan, kerja sama ini menjadi langkah penting dalam optimalisasi aset negara serta peningkatan kualitas layanan kepelabuhanan.
“Kerja sama ini diharapkan tidak hanya mengoptimalkan pelayanan kepelabuhanan, tetapi juga meningkatkan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) serta memberikan manfaat ekonomi dengan melibatkan peran masyarakat,” ungkapnya.
Menurutnya, kerja sama ini mencakup pemanfaatan tanah hasil reklamasi, dermaga, dan jembatan labuh/sandar pada terminal lainnya, dengan jangka waktu 30 tahun, nilai investasi Rp31,5 Miliar, serta skema bagi hasil 6% dari pendapatan bruto.
Pelabuhan Tanjung Wangi memiliki posisi penting sebagai pintu gerbang utama di ujung timur Pulau Jawa yang menghubungkan Jawa dengan Bali, Nusa Tenggara, dan wilayah sekitarnya.
Selain berperan sebagai simpul konektivitas logistik nasional, pelabuhan ini menjadi pusat pertumbuhan ekonomi kawasan.
Keterlibatan PT Pelabuhan Lembar Sejahtera diyakini mampu menghadirkan peningkatan pengelolaan operasional, memperluas aktivitas kepelabuhanan, serta membuka peluang investasi dan lapangan kerja.
“Kami berharap pemanfaatan BMN ini dilakukan secara profesional, transparan, dan akuntabel dengan tetap mengedepankan aspek keselamatan dan keamanan pelayaran,” imbuh Lollan.
Dalam kesempatan yang sama, Direktur Utama PT Pelabuhan Lembar Sejahtera Sudarta, menyampaikan apresiasi atas terjalinnya kerja sama ini serta komitmen perusahaan untuk mendukung pelayanan kepelabuhanan di Tanjung Wangi.
“Ketersediaan fasilitas pelabuhan menjadi kebutuhan penting bagi masyarakat, khususnya para pengguna jasa kepelabuhanan. Kami akan berkolaborasi dengan KSOP Tanjung Wangi sebagai mitra strategis kami, karena keberhasilan pemanfaatan aset BMN ini adalah tanggung jawab bersama,” tutupnya. (omy)










