Menu ✖

Mode Gelap
Suyudi Ario Seto Disetujui DPR Jadi Kapolri, Gantikan Listyo Sigit Kebun Hantu, Menyusuri Arsip Tubuh dan Pengalaman yang Tak Selesai AI Mengubah Wajah Demokrasi, Akademisi: Verifikasi Jadi Senjata Publik Tanam 10 Pala Tomandin di SMA Don Bosco Fakfak, Siswa Belajar Ketangguhan di Tengah El Nino KAI Services Perkuat Layanan Premium di Balik Perjalanan Nusantara Explorer KKP Percepat Sertifikasi Awak Kapal Perikanan melalui Modernisasi Pelatihan

SENI BUDAYA

Komunitas Rancage Manunggal Rasa Bahas Program 2026

badge-check


 Komunitas Rancage Manunggal Rasa Bahas Program 2026 Perbesar

Wartatrans.com, BOGOR – Komunitas Rancage Manunggal Rasa menggelar rapat informal membahas program untuk 2026.

Kegiatan ini sekaligus menguatkan silaturahmi dan konsolidasi para pegiatnya di Kompleks Edukasi Putra Bangsa, Kampung Pasirangin RT 03/RW 04, Desa Cipicung, Kecamatan Cijeruk, Kabupaten Bogor, Sabtu (28/12/2025).

Sebelum rapat dimulai, Komunitas Rancage menyerahkan bantuan buku secara simbolis untuk menambah koleksi perpustakaan Putra Bangsa.

Para pupuhu Rancage juga turut memantau aktivitas anak-anak Taman Baca Putra Bangsa yang tengah mengikuti program kursus Matematika Dasar.

“Rapat dipandu oleh Ki Tjetjep Torik dan Ki Odoy dengan agenda utama pengajuan program untuk Ramadan, yakni kegiatan santunan bagi anak yatim dan dhuafa,” tutur Koordinator Rancage, Ki Ahmad Taviv Budiman.

Meski membahas program kerja, suasana rapat berlangsung santai, penuh canda dan gelak tawa. Maklum, para pegiat Rancage dikenal sebagai seniman dan budayawan Kasundaan yang jenaka dan membumi.

Kegiatan rapat kemudian diselingi makan siang bersama dengan menu khas nasi liwet ala Rancage yang dimasak secara dadakan.

Guyub dan keakraban semakin terasa di antara sekitar 16 peserta yang hadir.

“Ya, kegiatan seperti ini rutin dilakukan untuk menguatkan tali persaudaraan sekaligus menyusun agenda bersama di tempat dan waktu yang berbeda,” ungkapnya.

Kokohnya tali silaturahmi menumbuhkan rasa kebersamaan yang pada gilirannya menjadi kekuatan komunitas untuk melakukan kegiatan yang berdampak positif bagi orang banyak.

Usai rapat, di tengah hujan gerimis yang mulai turun, kata Taviv, kegiatan dilanjutkan dengan shooting film dokumenter yang mengangkat kisah Si Kabayan, tokoh ikonik urang Sunda yang lugu, jenaka, dan sarat kecerdikan meski menjalani hidup dengan sederhana.

Menurut Ki Odoy, pengangkatan tokoh Si Kabayan bertujuan mengenalkan kembali figur inspiratif ini kepada generasi muda.

“Amat disayangkan bila tokoh Si Kabayan hilang ditelan zaman akibat infiltrasi budaya asing yang begitu masif memengaruhi anak-anak muda kita,” katanya.

Menjelang magrib, rangkaian kegiatan ditutup dengan doa bersama untuk rakyat Sumatera yang tengah dilanda bencana, seraya berharap pemerintah dapat semakin gencar melakukan upaya pemulihan secara maksimal. (omy(

 

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Kebun Hantu, Menyusuri Arsip Tubuh dan Pengalaman yang Tak Selesai

1 Oktober 2026 - 10:53 WIB

AI Mengubah Wajah Demokrasi, Akademisi: Verifikasi Jadi Senjata Publik

1 Oktober 2026 - 10:43 WIB

Penerapan Biometrik Meluas, dari Registrasi SIM Card hingga Perjalanan Udara

1 Oktober 2026 - 09:31 WIB

Dr. Mohammad Amin, M. Sn,MA Jangan Malu Disebut Kampungan, Dangdut Justru Siap Menembus UNESCO

1 Oktober 2026 - 03:44 WIB

Mansyur S Minta Wejangan Rhoma Irama: Jangan Takut Dangdut Ditinggal Anak Muda

1 Oktober 2026 - 03:12 WIB

Jeritan Pilu Warga Berawang Baro Pegasing Delapan Dekade Merdeka, Terisolasi di Kubangan Lumpur dan Janji Manis Pembangunan ‎

1 Oktober 2026 - 03:08 WIB

Peduli Lingkungan Sejak Dini, Terminal Teluk Lamong Edukasi Siswa tentang Pemilahan Sampah

30 September 2026 - 20:34 WIB

Dukung Program Presiden Prabowo, KKP Siapkan Produk Perikanan untuk Menu MBG

30 September 2026 - 18:39 WIB

Komitmen Jaga Setiap Perjalanan, DAMRI Raih Penghargaan Pelopor Kita DKI 2026

30 September 2026 - 14:46 WIB

KPU Fakfak Tetapkan Data Pemilih Triwulan III 2026, Naik 808 Jiwa

30 September 2026 - 13:41 WIB

Trending di RAGAM