Menu ✖

Mode Gelap
Menebar Kebaikan di Tanjung Barat Jaksel, PJBW & GPIB Berbagi Ratusan Paket Nasi Siap Saji ke Para Penerima Manfaat Masyarakat ALA Desak Presiden Prabowo Sahkan Provinsi Baru, Bendera Alam Pedang Jadi Simbol Marwah Gayo Catatan Iwan Piliang: Indonesia Bisa Membuat Pesawat, tetapi Mengapa Sulit Menerbangkan Mimpi? Mantap, 2 Lintasan Utama ASDP Layani 33 Juta Penumpang Sepanjang 2025 Asap Karhutla Kalimantan Terdeteksi di Jakarta Kapal Laut jadi Alternatif Saat Asap Karhutla Ganggu Penerbangan di Papua

ANJUNGAN

Koordinasi Logistik Membaik, Arus Kapal Pascalebaran Lebih Terkendali

badge-check


 Foto istimewa/ilustrasi/IPC TPK Perbesar

Foto istimewa/ilustrasi/IPC TPK

Wartatrans.com, JAKARTA – Aktivitas kunjungan kapal dan arus petikemas Pascalebaran di lingkungan IPC TPK menunjukkan tren penurunan dibandingkan periode sebelum Lebaran. Berdasarkan data operasional, kunjungan kapal tercatat turun dari 121 call pada periode pra Lebaran menjadi 88 call pada periode pascalebaran 2026, atau turun sekitar 27%. Arus petikemas juga tercatat menurun dari 77.577 TEUs menjadi 47.775 TEUs.

Penurunan ini sejalan dengan tren yang juga terjadi pada periode Lebaran tahun sebelumnya, yang menunjukkan adanya pergeseran pola distribusi logistik dalam dua tahun terakhir, di mana pengguna jasa cenderung melakukan pengiriman barang lebih awal sebelum periode Lebaran.

Pola ini tidak terlepas dari adanya pengaturan operasional dan pembatasan arus barang selama periode Lebaran, termasuk pengaturan kuota gatepass dan manajemen kedatangan kapal di Pelabuhan Tanjung Priok, di mana pada minggu awal pascalebaran kapasitas operasional ditetapkan maksimal 50% dan kembali normal secara bertahap pada minggu berikutnya. Kondisi ini mendorong pengguna jasa untuk melakukan percepatan pengiriman atau front loading sebelum periode pembatasan, sehingga aktivitas pasca Lebaran cenderung lebih landai.

Corporate Secretary IPC TPK, Pramestie Wulandary, menjelaskan bahwa tren ini menunjukkan adanya perubahan pola logistik Lebaran dalam dua tahun terakhir.

“Dalam dua tahun terakhir terlihat adanya pergeseran pola logistik Lebaran. Pengguna jasa kini cenderung melakukan pengiriman lebih awal sebelum periode pembatasan operasional dan pengaturan traffic di pelabuhan, sehingga setelah Lebaran aktivitas kapal tidak mengalami lonjakan seperti sebelumnya, melainkan cenderung normal bahkan menurun. Hal ini menunjukkan perencanaan logistik yang semakin baik dan terkoordinasi antara operator terminal, pelayaran, dan pengguna jasa.”

Meskipun terjadi penurunan kunjungan kapal pasca Lebaran, kondisi ini tidak serta-merta menunjukkan penurunan aktivitas logistik secara keseluruhan, melainkan menunjukkan adanya penyesuaian pola distribusi dan perencanaan logistik untuk menghindari kepadatan selama periode Lebaran.

Sebagai penutup, Pramestie menambahkan, “Pola ini menunjukkan bahwa koordinasi dan perencanaan logistik antara stakeholder pelabuhan berjalan semakin baik, sehingga arus barang dapat didistribusikan lebih merata dan tidak menumpuk pada satu periode. Dengan demikian, operasional pelabuhan tetap berjalan lancar dan kepadatan dapat diantisipasi.”

IPC TPK bersama seluruh stakeholder pelabuhan terus berkoordinasi untuk memastikan kelancaran arus logistik, baik pada periode pra maupun pasca Lebaran, sehingga distribusi barang tetap berjalan lancar, terkendali, dan tidak menimbulkan kepadatan di kawasan pelabuhan maupun akses jalan menuju pelabuhan.(ahmad)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Menebar Kebaikan di Tanjung Barat Jaksel, PJBW & GPIB Berbagi Ratusan Paket Nasi Siap Saji ke Para Penerima Manfaat

16 Oktober 2026 - 18:23 WIB

Masyarakat ALA Desak Presiden Prabowo Sahkan Provinsi Baru, Bendera Alam Pedang Jadi Simbol Marwah Gayo

16 Oktober 2026 - 17:47 WIB

Catatan Iwan Piliang: Indonesia Bisa Membuat Pesawat, tetapi Mengapa Sulit Menerbangkan Mimpi?

16 Oktober 2026 - 17:34 WIB

Mantap, 2 Lintasan Utama ASDP Layani 33 Juta Penumpang Sepanjang 2025

16 Oktober 2026 - 16:22 WIB

Kapal Laut jadi Alternatif Saat Asap Karhutla Ganggu Penerbangan di Papua

16 Oktober 2026 - 15:42 WIB

Gapura Angkasa Sukses Dukung Gelaran MotoGP Mandalika 2026

16 Oktober 2026 - 15:10 WIB

ORARI Lokal Bener Meriah, Turun Kejalan Gelar Bakti Sosial Pembagian Masker, untuk Antisipasi Kabut Asap

16 Oktober 2026 - 13:52 WIB

Mantan Kapolda NTB Hadi Gunawan Maju Pimpin Demokrat, Kantongi 11 Surat Dukungan

16 Oktober 2026 - 11:39 WIB

Baketrans Rumuskan Prioritas Kebijakan Transportasi Nasional

16 Oktober 2026 - 10:28 WIB

Arsip Sejarah Seulawah Agam: Pernah Disebut Goldberg, Benarkah Gunung Emas?

16 Oktober 2026 - 09:47 WIB

Trending di RAGAM