Menu

Mode Gelap
Sambut Chinese New Year, InJourney Hospitality Hadirkan Ragam Perayaan Bersama Yassalam Arabian Resto, The Manohara Hotel Yogyakarta Hadirkan “Ramadhan Kitchen Take Over” Pelindo Regional 2 Perkuat Silaturahmi Media melalui Media Visit ke CNBC Indonesia Korban Banjir dan Longsor Aceh Tengah Harap Bantuan Daging Kurban Tepat Sasaran Zhiya Ulhaq, Agen Rezeki untuk Anak Yatim dan Lansia Antisipasi Insiden yang Terjadi di Lingkungan Stasiun, KAI Services Gelar Pembinaan Security di Lingkungan Stasiun

RAGAM

Korban Banjir dan Longsor Aceh Tengah Harap Bantuan Daging Kurban Tepat Sasaran

badge-check


 Korban Banjir dan Longsor Aceh Tengah Harap Bantuan Daging Kurban Tepat Sasaran Perbesar

Wartatrans.com, ACEH TENGAH — Kabar rencana penyaluran bantuan daging kurban dari pemerintah pusat disambut dengan penuh harap oleh para korban banjir dan longsor di Aceh Tengah. Para pengungsi berharap bantuan tersebut benar-benar terealisasi dan disalurkan secara adil serta tepat sasaran kepada masyarakat terdampak bencana.

Sebelumnya, Pemerintah Pusat melalui Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menyetujui penyaluran bantuan dana sebesar Rp72,7 miliar kepada Pemerintah Aceh. Dana tersebut diperuntukkan bagi pembelian daging kurban serta sapi tradisi meugang bagi masyarakat Aceh yang terdampak bencana alam.

Informasi tersebut disampaikan Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah, di Banda Aceh. Ia menjelaskan bahwa dana bantuan telah ditransfer oleh Sekretariat Presiden pada Selasa (10/2/2026) dan akan didistribusikan oleh pemerintah kabupaten/kota kepada warga terdampak di 19 daerah di Aceh.

“Alhamdulillah, Bapak Presiden telah menyetujui permohonan Pemerintah Aceh dan masyarakat Aceh untuk bantuan daging sapi meugang, dan dananya telah ditransfer,” ujar Fadhlullah.

Salah satu daerah yang telah menerima alokasi anggaran adalah Aceh Utara. Pemerintah kabupaten setempat memperoleh sekitar Rp19,55 miliar yang akan dikonversi menjadi sapi atau daging, kemudian disalurkan kepada warga korban banjir sebelum memasuki bulan suci Ramadan.

Bagi masyarakat terdampak di Aceh Tengah, bantuan ini bukan semata terkait kebutuhan daging untuk tradisi meugang, melainkan juga menjadi simbol kehadiran negara di tengah situasi sulit pascabencana. Hingga kini, banyak pengungsi masih berjuang memulihkan kondisi ekonomi dan tempat tinggal mereka.

Masyarakat berharap proses pendataan penerima bantuan dilakukan secara cermat dan transparan agar benar-benar menyentuh korban banjir dan longsor yang paling membutuhkan.

Langkah pemerintah ini dinilai sebagai bentuk kepedulian dalam menjaga tradisi budaya Aceh sekaligus meringankan beban masyarakat di tengah proses pemulihan. Harapan terbesar warga kini tertuju pada penyaluran bantuan yang adil, merata, dan tepat sasaran.*** (Kamaruzzaman)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Pelindo Regional 2 Perkuat Silaturahmi Media melalui Media Visit ke CNBC Indonesia

13 Februari 2026 - 11:52 WIB

Upacara Bulan K3 Nasional, Pelindo Regional 4 Konsisten Keselamatan sebagai Prioritas Utama 

12 Februari 2026 - 23:34 WIB

Tim JRS Indonesia Salurkan 221 Paket Persiapan Ramadhan untuk Penyintas Bencana di Lubok Pusaka

12 Februari 2026 - 21:04 WIB

54 Hari Pascabanjir, Hilir Krueng Peusangan Masih Berselimut Lumpur Bantuan Minim, Warga Bangkit Sendiri

12 Februari 2026 - 18:53 WIB

Abiya Jeunieb: Lelaki Kurus yang Memeluk 500 Anak Yatim

12 Februari 2026 - 18:45 WIB

Trending di RAGAM