Menu ✖

Mode Gelap
Tiket KA Keberangkatan 1 Desember 2026 Mulai Dijual 1 November, KAI Terapkan GAPEKA Baru Seni, Seniman, Karya Seni, Pekerja Seni dan Penikmat Seni KEMALA Jabodetabek Gelar Maulid Nabi, Hadirkan Penceramah dari Palestina BRSN DPP PKS Kunjungi Tiga Provinsi di Pulau Jawa, Perkuat Konsolidasi dan Program Join PKS Denny Sambangi PKS, Putusan MK dan MA Jadi Sorotan Baru dalam Desakan Pemakzulan Gibran KM Dorolonda Singgah Perdana di Pelabuhan Donggala Sulteng

Uncategorized

Zhiya Ulhaq, Agen Rezeki untuk Anak Yatim dan Lansia

badge-check


 Zhiya Ulhaq, Agen Rezeki untuk Anak Yatim dan Lansia Perbesar

Wartatrans.com, BIREUEN — Di sudut Desa Tanjong Beuridi, Kecamatan , peusangan selatan. sosok Zhiya Ulhaq dikenal sebagai pedagang ikan biasa. Namun bagi anak-anak yatim piatu dan para lansia dhuafa, ia adalah perantara rezeki dari Allah.

Semua bermula dari siaran langsung di TikTok. Saat sedang live, banyak warganet meminta bantuannya untuk mengantarkan ikan kepada anak-anak yatim.

Dari situlah Zhiya membuat pengumuman di akun TikTok miliknya, bohmanok.85, bahwa ia siap menerima titipan sedekah ikan untuk diantarkan kepada anak-anak yatim di daerah yang mampu ia jangkau.

Zhiya mengaku tergerak setelah melihat ketimpangan hidup yang begitu nyata. Anak-anak yang masih memiliki orang tua dapat bermimpi memiliki sepeda, baju baru, mainan, bahkan telepon genggam mahal.

Sementara sebagian anak yatim, untuk sekadar makan pun masih kesulitan.

 

“Dari situlah hati saya tergerak,” ungkapnya.

Sejak tiga tahun lalu, Zhiya mulai membuat konten sederhana di TikTok dan media sosial lainnya dengan bahasa Aceh yang kental. Tanpa kemampuan editing profesional dan tanpa peralatan mahal, ia hanya bermodal niat tulus.

Perlahan, kepercayaan masyarakat tumbuh. Hampir setiap hari ada saja donatur yang menitipkan sedekah. Bantuan itu disalurkan dalam bentuk ikan untuk anak-anak yatim. Tak hanya itu, beberapa dermawan juga menitipkan bantuan renovasi rumah hingga ke luar kabupaten.

Zhiya kerap menjual ikan dengan harga murah kepada donatur, lalu ikan tersebut kembali disedekahkan kepada anak yatim yang ditunjuk oleh konsumen.

Dalam prosesnya, ia tak jarang harus menempuh perjalanan ke pelosok kampung, melewati jalan setapak bahkan kawasan hutan, demi memastikan bantuan tepat sasaran.

Kini, sedekah yang disalurkan tak hanya berupa ikan. Bantuan nasi untuk dayah-dayah serta santunan bagi lansia jompo juga turut mengalir berkat dukungan para dermawan.

Zhiya menegaskan seluruh aktivitas sosialnya dilakukan tanpa mengambil ongkos antar atau keuntungan tambahan.

“Saya hanya menjalankan amanah dari hamba Allah yang menitipkan rezekinya,” ujarnya.

Motivasinya sederhana: anak-anak yatim tidak lagi memiliki orang tua. Ia ingin mereka tetap merasakan kasih sayang dan perhatian agar tidak merasa sendirian.

Gerakan ini pun mendapat sambutan positif dari masyarakat. Warga merasa terbantu, terutama anak-anak yang kini bisa menikmati makanan layak dan perhatian yang tulus.

Di akhir perbincangan, Zhiya menyampaikan pesan sederhana:

“Kalau mau menjadi agen rezeki Allah itu mudah. Kalau tidak bisa menyumbang harta, sumbanglah tenaga. Kalau tidak bisa tenaga, sumbanglah pikiran. Sumbanglah apa yang kamu bisa.”

 

Baginya, bukan soal besar kecilnya yang diberikan, melainkan tentang hati yang peduli.

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Management Walkthrough Dorong Optimalisasi Pengawasan dan Perluasan Area Kerja di Surabaya

30 Oktober 2026 - 17:08 WIB

INKA Buka Suara soal KRL CLI-225 Bermasalah, Perbaikan Dipercepat

28 Oktober 2026 - 17:16 WIB

IPCM Catat Pertumbuhan Pendapatan 5,33% hingga Kuartal III 2026

28 Oktober 2026 - 15:12 WIB

Chairil Gibran Ramadhan Perjuangkan Film Biografi Ismail Marzuki

24 Oktober 2026 - 17:18 WIB

Demonstrasi AMSR di Semarang Disertai Aksi Vandalisme

23 Oktober 2026 - 10:17 WIB

Aksi Demo di Jakarta, KAI Pastikan Kereta dari Gambir Tetap Berangkat Sesuai Jadwal

20 Oktober 2026 - 10:48 WIB

​Seleksi Ketat! 60 Calon Kepala Sekolah di Fakfak Ikuti Pelatihan dan OJT Hingga 28 Oktober

19 Oktober 2026 - 10:09 WIB

KKP Segel Tambak Udang 7,71 Hektare di Karimunjawa, Ada Apa?

14 Oktober 2026 - 19:03 WIB

Indonesia Raih Kenaikan Kuota Tuna Sirip Biru Selatan 25 Persen, Jadi 1.670 Ton per Tahun

12 Oktober 2026 - 14:21 WIB

KKP Siapkan Produk Lele dan Nila Siap Masak untuk SPPG

10 Oktober 2026 - 06:21 WIB

Trending di Uncategorized