Menu

Mode Gelap
KAI Commuter Siagakan 126 Personel di Stasiun Strategis Antisipasi Aksi Massa Kembali ke Kampus, Wabup Bireuen Razuardi Jadi Pemateri PKKMB Universitas Almuslim 2026 PARFI ’56 Ingin Bangun Dana Abadi untuk Seniman Pelindo Solusi Digital Hadirkan Pemeriksaan Kesehatan Gratis bagi Warga Sekitar Pelabuhan Tanjung Priok Dukung Kebijakan Logistik Nasional, IPC TPK Paparkan Kinerja Operasional Real-Time kepada Bappenas RI KAI Terapkan B50, Tekan Emisi Karbon Operasional Kereta Api

Uncategorized

Zhiya Ulhaq, Agen Rezeki untuk Anak Yatim dan Lansia

badge-check


 Zhiya Ulhaq, Agen Rezeki untuk Anak Yatim dan Lansia Perbesar

Wartatrans.com, BIREUEN — Di sudut Desa Tanjong Beuridi, Kecamatan , peusangan selatan. sosok Zhiya Ulhaq dikenal sebagai pedagang ikan biasa. Namun bagi anak-anak yatim piatu dan para lansia dhuafa, ia adalah perantara rezeki dari Allah.

Semua bermula dari siaran langsung di TikTok. Saat sedang live, banyak warganet meminta bantuannya untuk mengantarkan ikan kepada anak-anak yatim.

Dari situlah Zhiya membuat pengumuman di akun TikTok miliknya, bohmanok.85, bahwa ia siap menerima titipan sedekah ikan untuk diantarkan kepada anak-anak yatim di daerah yang mampu ia jangkau.

Zhiya mengaku tergerak setelah melihat ketimpangan hidup yang begitu nyata. Anak-anak yang masih memiliki orang tua dapat bermimpi memiliki sepeda, baju baru, mainan, bahkan telepon genggam mahal.

Sementara sebagian anak yatim, untuk sekadar makan pun masih kesulitan.

 

“Dari situlah hati saya tergerak,” ungkapnya.

Sejak tiga tahun lalu, Zhiya mulai membuat konten sederhana di TikTok dan media sosial lainnya dengan bahasa Aceh yang kental. Tanpa kemampuan editing profesional dan tanpa peralatan mahal, ia hanya bermodal niat tulus.

Perlahan, kepercayaan masyarakat tumbuh. Hampir setiap hari ada saja donatur yang menitipkan sedekah. Bantuan itu disalurkan dalam bentuk ikan untuk anak-anak yatim. Tak hanya itu, beberapa dermawan juga menitipkan bantuan renovasi rumah hingga ke luar kabupaten.

Zhiya kerap menjual ikan dengan harga murah kepada donatur, lalu ikan tersebut kembali disedekahkan kepada anak yatim yang ditunjuk oleh konsumen.

Dalam prosesnya, ia tak jarang harus menempuh perjalanan ke pelosok kampung, melewati jalan setapak bahkan kawasan hutan, demi memastikan bantuan tepat sasaran.

Kini, sedekah yang disalurkan tak hanya berupa ikan. Bantuan nasi untuk dayah-dayah serta santunan bagi lansia jompo juga turut mengalir berkat dukungan para dermawan.

Zhiya menegaskan seluruh aktivitas sosialnya dilakukan tanpa mengambil ongkos antar atau keuntungan tambahan.

“Saya hanya menjalankan amanah dari hamba Allah yang menitipkan rezekinya,” ujarnya.

Motivasinya sederhana: anak-anak yatim tidak lagi memiliki orang tua. Ia ingin mereka tetap merasakan kasih sayang dan perhatian agar tidak merasa sendirian.

Gerakan ini pun mendapat sambutan positif dari masyarakat. Warga merasa terbantu, terutama anak-anak yang kini bisa menikmati makanan layak dan perhatian yang tulus.

Di akhir perbincangan, Zhiya menyampaikan pesan sederhana:

“Kalau mau menjadi agen rezeki Allah itu mudah. Kalau tidak bisa menyumbang harta, sumbanglah tenaga. Kalau tidak bisa tenaga, sumbanglah pikiran. Sumbanglah apa yang kamu bisa.”

 

Baginya, bukan soal besar kecilnya yang diberikan, melainkan tentang hati yang peduli.

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Di Upacara Peringatan HUT ke 81 Jawa Tengah, Gubernur Ahmad Luthfi Pamer Keberhasilan

20 Agustus 2026 - 15:03 WIB

KKP Kibarkan Merah Putih di Perairan Teluk Banten

19 Agustus 2026 - 13:12 WIB

Penyair LK Ara dan Salman Yoga Baca Puisi di Hari Didong

16 Agustus 2026 - 16:35 WIB

TNI dan Polisi Lepas Tembakan, Peringatan Hari Damai Aceh di Masjid Raya Baiturrahman jadi Ricuh

15 Agustus 2026 - 15:08 WIB

Dari Lilitan Utang, Ibu Rini Kini Tekuni Bisnis Gitar dan Perjuangkan Masa Depan Anak

14 Agustus 2026 - 18:04 WIB

Bandara Husein Mulai Layani Pesawat Jet dengan 12 Rute Domestik

14 Agustus 2026 - 16:54 WIB

“Duta” Radio Rimba Raya Hadiri Transformasi Kreator Indonesia di RRI Pusat

13 Agustus 2026 - 13:55 WIB

Raup Suara Mayoritas Tantan Sulthon Nakhodai PWI Jabar Periode 2026-2031

13 Agustus 2026 - 12:31 WIB

Sri Mulyati Buat Kreasi Mozaik Bunga dari Plastik Bekas, Bukti Sampah Bisa Menjadi Karya Seni Bernilai

7 Agustus 2026 - 10:58 WIB

MK: Transparansi Penyebab Delay Pesawat Perlu Diperkuat

6 Agustus 2026 - 04:48 WIB

Trending di Uncategorized