Menu ✖

Mode Gelap
IDSurvey Perkuat Pencegahan Stunting di Temanggung, dari Edukasi Keluarga hingga Pangan Bergizi KPLP Tanjung Priok Fokus Tangani KMP Batu Mandi dan Antisipasi Pencemaran Laut Hari Santri Nasional Diperingati Sederhana, SICE EO Acungi Jempol WCCE 2026 Hasilkan Jakarta Vision, Indonesia Bidik Masa Depan Ekonomi Kreatif Dunia KAI Services Latih Frontliner Tangani Kebakaran hingga Evakuasi Korban Dewan PKS Potong Gaji untuk Bantu Korban Karhutla, H. Fikri Hudi Oktiarwan Dukung Instruksi Presiden PKS

RAGAM

Di Galery Ruang Darmin, Yahya TS Tegaskan Identitas Betawi Lewat Pameran “Betawie Punye Yahye”

badge-check


 Di Galery Ruang Darmin, Yahya TS Tegaskan Identitas Betawi Lewat Pameran “Betawie Punye Yahye” Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA – Seniman Yahya TS menghadirkan pameran tunggal bertajuk “Betawie Punye Yahye” yang menampilkan 13 karya lukisan dengan penekanan kuat pada identitas budaya Betawi. Pameran ini menjadi ruang eksplorasi sekaligus pernyataan artistik Yahya dalam membaca dinamika tradisi dan kehidupan urban yang akan berlangsung di Galery Ruang Darmin pada 4-15 April 2026.

Dalam karya-karyanya, Yahya TS mengangkat beragam elemen khas Betawi seperti kehidupan kampung, pertunjukan lenong, hingga ikon budaya seperti ondel-ondel. Semua itu diolah menjadi lanskap kultural yang hidup, menggambarkan masyarakat Betawi yang terus bergerak dan bertransformasi di tengah perkembangan kota.

“Secara visual, Yahya menghadirkan gaya yang lugas dan ekspresif melalui permainan warna yang berani,” ungkap Semut Prasidha, yang mengkuratori karya Yahya

Dalam pandangan Semut, Karya-karya Yahya dengan perpaduan hijau, kuning, biru, hingga merah menciptakan komposisi yang tampak riuh, namun tetap terstruktur. Warna-warna tersebut tidak hanya berfungsi sebagai elemen estetika, tetapi juga menjadi simbol ingatan kolektif tentang karakter Betawi yang cair, jenaka, dan penuh energi.

“Figur-figur dalam lukisannya tampil sederhana namun menyimpan kritik sosial. Ia menampilkan paradoks antara tradisi yang tampak mapan dengan realitas yang terus berubah. Suasana pesta rakyat yang meriah kerap disandingkan dengan kerasnya kehidupan urban, menghadirkan narasi yang reflektif tanpa kehilangan nuansa ringan,” ungkap Semut lagi.

Selain itu, dimensi religius juga menjadi bagian penting dalam karya Yahya TS. Salah satu lukisannya yang menggambarkan Ka’bah tidak hanya dimaknai sebagai simbol spiritual umat Muslim, tetapi juga sebagai ruang kontemplasi pribadi. Dalam hal ini, nilai-nilai keimanan berpadu dengan identitas lokal, memperkaya tema yang diangkat.

Melalui pameran “Betawie Punye Yahye”, Yahya TS menegaskan posisinya di tengah ekosistem seni rupa yang semakin kompetitif. Ia menunjukkan bahwa akar tradisi dan keyakinan dapat menjadi fondasi estetik yang kuat, sekaligus relevan dengan perkembangan zaman.

Semut Prasidha yang juga membuat catatan dalam pameran lukisan Yahya kali ini menilai, bahwa pameran ini sebagai representasi otentik dari upaya merawat sekaligus mengembangkan identitas budaya dalam praktik seni kontemporer.*** (Gara)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

IDSurvey Perkuat Pencegahan Stunting di Temanggung, dari Edukasi Keluarga hingga Pangan Bergizi

22 Oktober 2026 - 22:00 WIB

KPLP Tanjung Priok Fokus Tangani KMP Batu Mandi dan Antisipasi Pencemaran Laut

22 Oktober 2026 - 20:57 WIB

Dewan PKS Potong Gaji untuk Bantu Korban Karhutla, H. Fikri Hudi Oktiarwan Dukung Instruksi Presiden PKS

22 Oktober 2026 - 19:00 WIB

MPU Aceh Tengah Dukung Pemekaran ALA, Karena Berorientasi pada Keadilan dan Kemaslahatan Umat

22 Oktober 2026 - 17:50 WIB

Ibu Sina dan Seni Menghadapi Ketidakpastian Hidup 

22 Oktober 2026 - 17:11 WIB

Wabup Bandung Dorong Serikat Pekerja dan Buruh Tingkatkan Negosiasi Soal Ketenagakerjaan 

22 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Resolusi Jihad Warnai Hari Santri TH 2026 Tingkat Kecamatan Caringin Garut 

22 Oktober 2026 - 13:47 WIB

Kemarau Masih Melanda Kabupaten Bogor, H. Fikri Hudi Oktiarwan Imbau Warga Waspadai Kebakaran Hutan, Lahan, dan Permukiman

22 Oktober 2026 - 13:44 WIB

Kejati Bengkulu dan Pelindo Regional 2 Bengkulu Perpanjang MoU, Perkuat Kepastian Hukum Operasional Pelabuhan

22 Oktober 2026 - 13:20 WIB

Little Harbour, Dermaga Aman bagi Anak dan Ruang Tenang bagi Orang Tua di Pelindo Regional 2

21 Oktober 2026 - 22:01 WIB

Trending di ANJUNGAN