Menu

Mode Gelap
Percepat Respons Darurat Gempa NTT, IDSurvey Group Salurkan 2,4 Ton Bantuan melalui BNPB Menhub Dudy Tegaskan Evaluasi dan Pembenahan Menyeluruh Keselamatan Pelayaran KMP Ile Labalekan dan KMP Ile Ape ASDP Hadir Dukung Pemulihan NTT Pascagempa NTT, DAMRI Pastikan Layanan Tetap Berjalan dan Dukung Distribusi Logistik Pelindo Raih Apresiasi atas Dukungan Mudik Gratis Sulsel 2026 KKI Ritel Bidik 10% Transaksi Kartu Kredit

RAGAM

Cost Sharing ala Carpooling: Solusi Atasi Kemacetan, Biaya Energi dan Emisi Karbon

badge-check


 Cost Sharing ala Carpooling: Solusi Atasi Kemacetan, Biaya Energi dan Emisi Karbon Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA — Indonesia. BlaBlaCar, platform jaringan Carpooling antarkota terbesar di dunia telah  hadir di Indonesia untuk meringankan tekanan biaya bahan bakar, mengurangi kemacetan dan mengurangi emisi karbon di koridor transportasi utama, serta melengkapi infrastruktur transportasi yang ada melalui model berbagi biaya nirlaba.

Ekspansi ini menandai kehadiran pertama perusahaan di Asia Tenggara dan merupakan bagian dari program ekspansi yang lebih luas, sehingga memperluas jejak global BlaBlaCar menjadi 41 negara. Selain Indonesia, platform ini juga tersedia di Thailand, Malaysia, dan Vietnam.

Platform ini menghubungkan pengemudi pribadi yang memiliki kursi kosong dalam perjalanan antarkota yang telah direncanakan dengan penumpang yang menuju destinasi yang sama, sehingga kedua belah pihak dapat berbagi biaya perjalanan.

Nicolas Brusson, Co-Founder dan CEO BlaBlaCar mengatakan, dalam periode Maret hingga Mei 2026, BlaBlaCar mencatat lebih dari 600.000 pengemudi baru secara global. Hal ini menunjukkan meningkatnya minat terhadap solusi mobilitas berbagi biaya (cost-sharing mobility) di berbagai negara.

“Platform kami menawarkan solusi praktis untuk mobilitas antarkota. Di tengah masyarakat yang semakin digital dan mencari cara untuk menghemat biaya sekaligus mengurangi dampak terhadap lingkungan, BlaBlaCar mempermudah perjalanan antara dua kota dengan menghubungkan pengguna, berbagi biaya perjalanan, serta mengurangi jumlah kendaraan pribadi di jalan,” ujar Nicolas Brusson, Co-Founder dan CEO BlaBlaCar, dalam siaran pers-nya yang diterima WartaTrans.com, Jum’at (2/7/2026).

Nicolas menjelaskan, Model ini menawarkan alternatif yang fleksibel sekaligus sosial, terutama untuk perjalanan antarkota jarak menengah yang terkadang belum terlayani secara optimal oleh transportasi publik. Selain itu, model ini juga membantu mengurangi jumlah kendaraan dengan satu pengemudi di jalan raya.

“Kami sangat antusias meluncurkan BlaBlaCar di Indonesia dan menghadirkan model carpooling kami ke pasar di mana masyarakat Indonesia melakukan lebih dari 1,2 miliar perjalanan domestik pada tahun 2025, mencerminkan tingginya kebutuhan akan solusi mobilitas antarkota yang terjangkau dan fleksibel,” kata Nicolas Brusson.

“Di berbagai negara, seiring semakin banyaknya pengguna yang terhubung melalui BlaBlaCar, platform ini menawarkan alternatif terhadap penggunaan kendaraan pribadi sekaligus menjadi pelengkap bagi sistem transportasi konvensional yang sudah ada.”

Nicolas menegaskan, platform BlaBala Car yang lahir di Prancis pada 2006 dengan 30 juta anggota aktif tahunan, memiliki  fitur penetapan harga. Platform ini menghitung kontribusi yang adil per penumpang berdasarkan tarif bahan bakar lokal dan jarak rute — dengan batas maksimal biaya pemulihan biaya, bukan keuntungan.

Cara Kerja BlaBlaCar

Carpooling melalui BlaBlaCar dilakukan dalam tiga langkah sederhana. Pertama, mengunggah rencana perjalanannya  yang di antaranya termasuk titik keberangkatan, tujuan, tanggal perjalanan, jumlah kursi yang tersedia, dan biaya kontribusi  melalui aplikasi BlaBlaCar yang tersedia gratis di App Store dan Google Play atau situs web.

Kedua, penumpang mencari perjalanan yang sesuai dengan rute mereka dan memesan kursi secara langsung melalui platform.  Dan kemudian pengemudi dan penumpang melakukan perjalanan bersama sambil berbagi biaya bahan bakar dan tol.*** (Septiadi)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Percepat Respons Darurat Gempa NTT, IDSurvey Group Salurkan 2,4 Ton Bantuan melalui BNPB

19 Agustus 2026 - 18:55 WIB

Pelindo Raih Apresiasi atas Dukungan Mudik Gratis Sulsel 2026

19 Agustus 2026 - 17:19 WIB

PFN Targetkan Bioskop Sinewara Beroperasi 2027

19 Agustus 2026 - 14:07 WIB

Perayaan Hari Didong Didorong Miliki Landasan Perda

19 Agustus 2026 - 13:17 WIB

Meriahkan HUT Ke-81 RI, Terminal Teluk Lamong Gelar Beragam Lomba dan Pesta Rakyat

18 Agustus 2026 - 21:53 WIB

IPCC Perkuat Keselamatan Kerja TKBM melalui Pelatihan Basic K3

18 Agustus 2026 - 21:44 WIB

Pesan Rakyat Aceh Kepada Juha Christensen

18 Agustus 2026 - 19:40 WIB

Kids Fest 2026 Hadir di Takengon, Ajak Keluarga Isi Liburan dengan Lomba dan Edukasi Anak

18 Agustus 2026 - 19:33 WIB

9 Bulan Tak Digaji, 60 Honorer Damkar Gayo Lues Pertanyakan Kejelasan Pemda

18 Agustus 2026 - 19:29 WIB

Haji Fikri Soroti Kesiapan Mitigasi Bencana di Kabupaten Bogor, Pemprov Jabar Diminta Perkuat Ketahanan Wilayah

18 Agustus 2026 - 17:42 WIB

Trending di RAGAM