Menu

Mode Gelap
Pelindo Solusi Digital Hadirkan Pemeriksaan Kesehatan Gratis bagi Warga Sekitar Pelabuhan Tanjung Priok Dukung Kebijakan Logistik Nasional, IPC TPK Paparkan Kinerja Operasional Real-Time kepada Bappenas RI KAI Terapkan B50, Tekan Emisi Karbon Operasional Kereta Api Gelar RUA 2026, Iperindo Bahas Order Pembangunan Kapal Baru Dalam Negeri masih Sepi Semarak Kemerdekaan, Warga Griya Serpong Adu Kekompakan di Masak Gesss Episode 324 “Meradjoet Sendja” Hadirkan Orkestrasi Kebangsaan, Satukan Seni, Sejarah dan Kepedulian Sosial

OLAH RAGA

Final Four Proliga 2026 Digelar April, Menjadikannya Arena ‘Perang’ 8 Tim Elite Voli Indonesia 

badge-check


 Final Four Proliga 2026 Digelar April, Menjadikannya Arena ‘Perang’ 8 Tim Elite Voli Indonesia  Perbesar

Wartatrans.com, SEMARANG — Final Four Proliga 2026 akan digelar tanggal 2 sampai 26 April 2026. Laga dijadwalkan berlangsung di empat kota penyelenggara, yakni Surabaya, Solo, Semarang, dan Yogyakarta.

Ini arena ‘perang’ bagi delapan tim elite voli Indonesia pada sektor putra dan putri. Mereka akan bertempur di atas lapangan untuk memperebutkan status juara liga.

Di sektor putri, Phonska Plus (Gresik) bersaing dengan Pertamina Enduro (Jakarta). Tidak mau kalah adalah Electric PLN Mobile (Jakarta) serta Popsivo Polwan (Jakarta). Sebelumnya, mereka menyingkirkan BJB Tandamata (Bandung) dan Livin Mandiri (Jakarta) di babak penyisihan.

Tumbangnya dua tim unggulan tersebut menunjukkan bahwa kompetisi tahun ini sangat seru dan tidak mudah menebak hasilnya.

Phonska Plus Pupuk Indonesia masuk Final Four sebagai pemuncak klasemen reguler. Pelatih Alessandro Lodi, menjadikan tim voli asal Gresik ini selalu bermain kolektif. Antara serangan dan pertahanan berjalan seimbang.

Pesaing terdekat adalah Pertamina Enduro. Sang juara bertahan Proliga 2025 memiliki mentalitas dan karakter serangan yang kuat. Megawati Hangestri menjadi senjata utamanya. Ia memiliki smash keras dan konsisten dalam bertanding.

Electric PLN Mobile tampil sebagai kuda hitam. Mereka impresif di laga fase akhir reguler. Dalam pertandingan hidup mati, Neriman Ozsoy dan kawan kawannya menang telak 3-0 atas Livin Mandiri. Hasil ini membuat mereka yang meraih tiket Final Four.

Di pihak lain, Popsivo Polwan mengandalkan pengalaman dan mental bertanding. Tampil buruk di awal musim, mereka bangkit di babak reguler dan bahkan menjuarai putaran kedua.

Dengan melihat peta kekuatan tersebut, banyak prediksi menyebut Phonska Plus dan Pertamina Enduro yang maju ke partai final. Keduanya memiliki peluang sama yaitu 35 persen.

Di sektor putra, tim kuat dialamatkan ke LavAni Livin Transmedia (Jakarta) dan Bhayangkara Presisi (Jakarta). Samator (Surabaya) serta Garuda Jaya (Jakarta) menjadi ‘kuda hitam’.

Keempatnya memiliki kedalaman pasukan menyerang dan bertahan yang solid serta sudah berpengalaman dalam bertanding.

LavAni, klub voli milik Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) diunggulkan 35 persen masuk grand final. Materi pemain yang semuanya grade A menjadikannya konsisten menang dan favorit jadi finalis.

Bhayangkara Presisi diprediksi 25 persen masuk final. Tim ini memiliki fisik prima dan permainan yang fleksibel. Di sisi lain, Samator yang berniat mengembalikan dominasi mereka di kancah voli nasional, berprediksi 20 persen masuk final. Presentasi sama untuk Garuda Jaya yang tampil mengejutkan di babak reguler

Namun dalam olahraga, yang terjadi di atas kertas dan di atas lapangan sering berbanding terbalik. Tim yang tidak diunggulkan bisa membalikkan ramalan.

Di Final Four semua tim akan saling tempur untuk meraih poin secara home and away. Dua tim teratas di klasemen akhir akan kembali bertanding memperebutkan juara pertama, yang kalah jadi runner up.

Aturan baru Proliga 2026, mengamanatkan pertandingan partai final memakai format Best of Three. Untuk jadi juara, finalis harus menang dua kali, dengan skor 2 – 0 atau 1 – 3. Tim dengan kedalaman skuad, stamina terbaik, dan mental juara akan lebih diuntungkan.

Dengan segala dinamikanya, dan bertambahnya pemain top dari luar negeri yang ikut, maka semua pertandingan dijamin berlangsung seru. Tidak salah pula, bila mayoritas pengamat dan penikmat voli menyebut Final Four sebagai arena ‘perang’ bagi delapan tim elite voli Indonesia.*** (Slamet Widodo)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Liga 2 Jadi PT LUI, Bidik Bisnis dari 875 Ribu Penonton

25 Agustus 2026 - 05:55 WIB

Commuter Run 2026 Berhadiah Umrah, KAI Commuter Siapkan Doorprize untuk 2.500 Pelari

24 Agustus 2026 - 19:48 WIB

Mantap, Bank Berebut Ekosistem Suporter di Kompetisi Super League 2026/2027

23 Agustus 2026 - 10:12 WIB

Clairefontaine-Kudus, PSSI Bangun Jalur Talenta Putri U-17

21 Agustus 2026 - 15:33 WIB

RANS Bidik Hak Siar IWL, Bisnis Broadcast Match Mulai Bergeser?

21 Agustus 2026 - 06:57 WIB

Di Upacara Peringatan HUT ke 81 Jawa Tengah, Gubernur Ahmad Luthfi Pamer Keberhasilan

20 Agustus 2026 - 15:03 WIB

KKP Kibarkan Merah Putih di Perairan Teluk Banten

19 Agustus 2026 - 13:12 WIB

Meriahkan HUT Ke-81 RI, Terminal Teluk Lamong Gelar Beragam Lomba dan Pesta Rakyat

18 Agustus 2026 - 21:53 WIB

Penyair LK Ara dan Salman Yoga Baca Puisi di Hari Didong

16 Agustus 2026 - 16:35 WIB

TNI dan Polisi Lepas Tembakan, Peringatan Hari Damai Aceh di Masjid Raya Baiturrahman jadi Ricuh

15 Agustus 2026 - 15:08 WIB

Trending di Uncategorized