Wartatrans com, JAKARTA – PT Angkasa Pura Indonesia (Persero) atau InJourney Airports tengah melakukan persiapan untuk optimalisasi Bandara Husein Sastranegara Bandung.
Persiapan mencakup pemenuhan persyaratan aspek keamanan, keselamatan dan pelayanan yang ditetapkan Kementerian Perhubungan.

Disebutkan, agar bandara dapat melayani penerbangan berjadwal dalam negeri dan luar negeri dengan pesawat jet dan propeller, penerbangan niaga tidak berjadwal dalam negeri dan luar negeri, serta penerbangan bukan niaga dalam negeri dan luar negeri.
Corporate Secretary Group Head InJourney Airports Arie Ahsanurrohim mengatakan, persiapannya juga menyentuh konektivitas penerbangan.
“InJourney Airports mendukung kebijakan pemerintah terkait optimalisasi Bandara Husein Sastranegara. Kami memastikan optimalisasi turut memperkuat konektivitas penerbangan domestik maupun internasional agar bandara ini dapat berkontribusi maksimal dalam mendukung pertumbuhan perekonomian dan pariwisata di Jawa Barat,” ujar Arie, Selasa (7/7/2026).
“Pembahasan terkait potensial rute penerbangan sudah dilakukan dengan maskapai-maskapai penerbangan baik Maskapai Domestik dan Maskapai Internasional. Respons yang ada cukup positif terhadap kebijakan pemerintah ini, kami mencatat ada 6 maskapai yang menyatakan tertarik membuka penerbangan pesawat jet berjadwal di Bandung.”
Maskapai-maskapai tersebut sudah mengajukan untuk beroperasi di Bandung melayani penerbangan dari dan ke Bali, Balikpapan, Pontianak, Padang, Lampung, Pekanbaru, Kualanamu, Makassar, Palembang, Surabaya, hingga rute internasional yakni Singapura, serta Kuala Lumpur dan Johor Bahru (Malaysia).
Arie menuturkan, InJourney Airports akan berkoordinasi dengan pemangku kepentingan untuk menindaklanjuti permohonan pembukaan rute-rute tersebut, memastikan rute penerbangan dapat mengakomodir kebutuhan masyarakat dan mendukung pertumbuhan ekonomi serta pariwisata khususnya di Jawa Barat,” ulasnya.
Menurut dia, persiapan optimalisasi terus berjalan baik dan lancar melalui koordinasi lintas instansi yakni InJourney Airports selaku pengelola bandara dengan Kementerian Perhubungan, Pemprov Jawa Barat, Pemkot Bandung dan TNI AU.
Salah satu pencapaian adalah telah tibanya kendaraan tambahan Airport Rescue & Fire Fighting (ARFF) di Bandara Husein Sastranegara sejak pekan lalu, sehingga kapasitas pelayanan pemadam dan penyelamatan dapat memenuhi kategori yang dipersyaratkan untuk mendukung pengoperasian pesawat jet.
Di aspek keamanan, telah didatangkan personel Aviation Security (Avsec) tambahan serta optimalisasi fasilitas pemeriksaan keamanan seperti mesin x-ray, walkthrough metal detector, handheld metal detector, sistem CCTV, serta peralatan keamanan lainnya sesuai standar keamanan penerbangan sipil.
InJourney Airports memastikan seluruh tahapan persiapan optimalisasi Bandara Husein selalu berdasarkan peraturan yang berlaku. (omy)
































