Menu ✖

Mode Gelap
Suyudi Ario Seto Disetujui DPR Jadi Kapolri, Gantikan Listyo Sigit Kebun Hantu, Menyusuri Arsip Tubuh dan Pengalaman yang Tak Selesai AI Mengubah Wajah Demokrasi, Akademisi: Verifikasi Jadi Senjata Publik Tanam 10 Pala Tomandin di SMA Don Bosco Fakfak, Siswa Belajar Ketangguhan di Tengah El Nino KAI Services Perkuat Layanan Premium di Balik Perjalanan Nusantara Explorer KKP Percepat Sertifikasi Awak Kapal Perikanan melalui Modernisasi Pelatihan

BANDARA

Insiden Pesawat Perintis PK-RCY di Balinggama, Papua Pegunungan, Pilot Meninggal Dunia

badge-check


 Area insiden di Papua Perbesar

Area insiden di Papua

Wartatrans.com, JAKARTA – Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan telah menerima laporan awal mengenai insiden yang melibatkan pesawat perintis milik PT AMA dengan registrasi PK-RCY di Lapangan Terbang Balinggama, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan, Kamis (2/7/2026).

Menurut Direktur Jenderal Perhubungan Udara, Lukman F. Laisa, berdasarkan informasi awal yang diterima dari Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Kelas I Wamena, pesawat berangkat dari Bandar Udara Wamena pada pukul 06.30 WIT dengan satu orang pilot dan tujuh penumpang.

“Pesawat dilaporkan mendarat di Lapangan Terbang Balinggama pada pukul 06.46 WIT,” ujar Lukman.

Tidak diperoleh adanya informasi terkait kondisi keamanan di area sekitar lapter tersebut yang menunjukkan adanya situasi keamanan yang tidak kondusif.

Sebelum penerbangan dilaksanakan, informasi cuaca pada rute penerbangan dilaporkan dalam kondisi baik.

Namun demikian, berdasarkan laporan awal, tidak terdapat penyampaian informasi mengenai situasi keamanan dari Lapangan Terbang Balinggama sebelum pesawat mendarat.

“Setelah pilot melaporkan bahwa pesawat telah mendarat, komunikasi dari pos area di lapangan terbang tersebut dilaporkan terputus,” ucapnya.

Direktorat Jenderal Perhubungan Udara juga telah menerima laporan awal dari Kepala UPBU Kelas I Wamena yang menyebutkan bahwa pilot pesawat atas nama Nicholas F. Goselin dilaporkan meninggal dunia.

Dugaan penyebab kejadian tersebut masih menunggu konfirmasi lebih lanjut dari aparat berwenang.

Saat ini, PT AMA bersama UPBU Kelas I Wamena dan instansi terkait masih melakukan pendalaman serta verifikasi kronologi kejadian untuk memastikan seluruh fakta di lapangan.

Direktorat Jenderal Perhubungan Udara menyampaikan duka cita yang mendalam atas peristiwa ini serta akan terus berkoordinasi dengan operator penerbangan.

Selain itu juga aparat keamanan, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan terkait guna memeroleh informasi yang akurat serta memastikan langkah-langkah penanganan dilakukan sesuai ketentuan. (omy)

 

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Pangkas Rugi 23,2%, Garuda Lulus Uji di Tengah Beban Avtur Global

1 Oktober 2026 - 08:12 WIB

AirNav-Airbus Teken MoU Efisiensi dan Keberlanjutan Ruang Udara Indonesia

30 September 2026 - 07:31 WIB

Menhub Dudy Galang Dukungan Keanggotaan Indonesia di Dewan ICAO

29 September 2026 - 21:23 WIB

Kemenhub Pastikan Transisi Pengelolaan Bandara Dhoho Kediri Berjalan Lancar

29 September 2026 - 09:36 WIB

Dampak Erupsi Gunung Dukono, Bandara Morotai Ditutup Mulai Hari Ini

26 September 2026 - 15:36 WIB

Top! Layanan Contact Center InJourney Airports Bertahan Tetap jadi Terbaik di Indonesia

26 September 2026 - 15:28 WIB

Ditjen Hubud Tegaskan Pengawasan 3 Lapis dan Kesiapsiagaan Bencana

26 September 2026 - 15:04 WIB

Bukaka Pasok 56 Garbarata Generasi Baru untuk Terminal 3 Changi

25 September 2026 - 21:31 WIB

Indonesia AirAsia Sabet Penghargaan Best Low-Cost Airline di Indonesia dari Skytrax

24 September 2026 - 17:00 WIB

Bandara Internasional Soekarno-Hatta Latihan Penanganan Keadaan Darurat

24 September 2026 - 15:49 WIB

Trending di BANDARA